{"id":42960,"date":"2021-01-23T09:22:03","date_gmt":"2021-01-23T02:22:03","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=42960"},"modified":"2020-11-15T21:22:57","modified_gmt":"2020-11-15T14:22:57","slug":"apakah-ada-seorang-mantan-kristen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/apakah-ada-seorang-mantan-kristen\/","title":{"rendered":"Apakah ada seorang mantan Kristen?"},"content":{"rendered":"<p><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Pertanyaan ini telah dijawab oleh Alkitab dengan detil dan terperinci. Satu Yohanes 2:19 menyatakan, &quot;Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.&quot; Ayat Alkitab begitu menjelaskan bahwa tidak ada yang namanya mantan orang Kristen. Jika seorang benar-benar orang Kristen sejati, ia tidak akan meninggalkan imannya: &quot;sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita.&quot; Jika seorang yang mengklaim diri sebagai Kristen meninggalkan imannya, maka ia belum pernah menjadi orang Kristen sejati. &quot;Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita.&quot; Tidak, tidak ada yang namanya mantan orang Kristen. Adalah penting untuk membedakan orang Kristen sejati dan orang Kristen KTP. Seorang Kristen sejati adalah orang yang telah sepenuhnya mempercayai keselamatannya pada Yesus Kristus saja. Seorang Kristen sejati adalah seseorang yang telah memahami sepenuhnya ajaran Alkitab mengenai dosa, hukuman atas dosa, siapakah sosok Yesus, apa yang telah Yesus lakukan bagi kita, dan bagaimana tindakan-Nya menyediakan pengampunan bagi dosa ktia. Seorang Kristen sejati telah menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadinya, dan telah menjadi ciptaan baru (2 Korintus 5:17), dan terus diperbarui serupa dengan gambar Kristus. Seorang Kristen imannya dipelihara oleh Roh Kudus (Efesus 4:13,30; 2 Korintus 1:22). Seorang Kristen sejati tidak mungkin meninggalkan imannya. Tidak seorangpun yang pernah benar-benar mempercayai Kristus sebagai Juruselamat dapat menolak-Nya. Tidak seorangpun yang memahami jahatnya dosa, ngerinya akibat dari dosa, kasih Kristus, serta kasih karunia dan belas kasihan Allah, akan pernah berpaling dari iman Kristen. Banyak orang di dunia ini yang mengklaim diri sebagai orang Kristen, namun mereka bukan. Menjadi orang Kristen bukan berarti berwarga-negara tertentu atau termasuk golongan etnis tertentu. Menjadi orang Kristen bukanlah sekedar menyadari bahwa Yesus adalah pengajar yang hebat, atau berusaha mengikuti ajaran-Nya. Menjadi orang Kristen adalah mewakili Kristus dan menjadi seorang hamba \/ pengikut Kristus. Tidak sedikit orang yang mempunyai &quot;hubungan&quot; dengan gereja &quot;Kristen&quot; tetapi kemudian meninggalkan dan menolak hubungan itu. Ada mereka yang telah &quot;mencoba&quot; Yesus Kristus, tanpa pernah menerima-Nya sebagai Juruselamat. Namun tetap saja, tidak ada yang namanya mantan orang Kristen sejati. Seorang Kristen sejati tidak akan pernah, dan tidak mampu, melepaskan imannya. Seseorang yang mengklaim diri sebagai orang Kristen, tapi kemudian menolak iman Kristen, belum pernah menjadi orang Kristen yang sejati. (gotquestions)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Pertanyaan ini telah dijawab oleh Alkitab dengan detil dan terperinci. Satu Yohanes 2:19 menyatakan, &#8220;Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.&#8221; Ayat Alkitab begitu menjelaskan bahwa tidak ada yang namanya mantan orang Kristen. Jika seorang benar-benar orang Kristen sejati, ia tidak akan meninggalkan imannya: &#8220;sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita.&#8221; Jika seorang yang mengklaim diri sebagai Kristen meninggalkan imannya, maka ia belum pernah menjadi orang Kristen sejati. &#8220;Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita.&#8221; Tidak, tidak ada yang namanya mantan orang Kristen.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>Adalah penting untuk membedakan orang Kristen sejati dan orang Kristen KTP. Seorang Kristen sejati adalah orang yang telah sepenuhnya mempercayai keselamatannya pada Yesus Kristus saja. Seorang Kristen sejati adalah seseorang yang telah memahami sepenuhnya ajaran Alkitab mengenai dosa, hukuman atas dosa, siapakah sosok Yesus, apa yang telah Yesus lakukan bagi kita, dan bagaimana tindakan-Nya menyediakan pengampunan bagi dosa ktia. Seorang Kristen sejati telah menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadinya, dan telah menjadi ciptaan baru (2 Korintus 5:17), dan terus diperbarui serupa dengan gambar Kristus. Seorang Kristen imannya dipelihara oleh Roh Kudus (Efesus 4:13,30; 2 Korintus 1:22). Seorang Kristen sejati tidak mungkin meninggalkan imannya. Tidak seorangpun yang pernah benar-benar mempercayai Kristus sebagai Juruselamat dapat menolak-Nya. Tidak seorangpun yang memahami jahatnya dosa, ngerinya akibat dari dosa, kasih Kristus, serta kasih karunia dan belas kasihan Allah, akan pernah berpaling dari iman Kristen.<\/p>\n<p>Banyak orang di dunia ini yang mengklaim diri sebagai orang Kristen, namun mereka bukan. Menjadi orang Kristen bukan berarti berwarga-negara tertentu atau termasuk golongan etnis tertentu. Menjadi orang Kristen bukanlah sekedar menyadari bahwa Yesus adalah pengajar yang hebat, atau berusaha mengikuti ajaran-Nya. Menjadi orang Kristen adalah mewakili Kristus dan menjadi seorang hamba \/ pengikut Kristus. Tidak sedikit orang yang mempunyai &#8220;hubungan&#8221; dengan gereja &#8220;Kristen&#8221; tetapi kemudian meninggalkan dan menolak hubungan itu. Ada mereka yang telah &#8220;mencoba&#8221; Yesus Kristus, tanpa pernah menerima-Nya sebagai Juruselamat. Namun tetap saja, tidak ada yang namanya mantan orang Kristen sejati. Seorang Kristen sejati tidak akan pernah, dan tidak mampu, melepaskan imannya. Seseorang yang mengklaim diri sebagai orang Kristen, tapi kemudian menolak iman Kristen, belum pernah menjadi orang Kristen yang sejati. (gotquestions)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Pertanyaan ini telah dijawab oleh Alkitab dengan detil dan terperinci. Satu Yohanes 2:19 menyatakan, &#8220;Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":31773,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"134"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[134,1,3],"tags":[154,303,304],"class_list":["post-42960","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apologetika","category-belajar-alkitab","category-umum","tag-alkitab","tag-kristen","tag-murtad"],"better_featured_image":{"id":31773,"alt_text":"","caption":"","description":"eb1344412fb899666419fb6a9bcf7e84","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/kanon-alkitab_5df6fde1c4748.jpeg","medium_large":false,"post_thumbnail":false},"categories_detail":[{"id":134,"name":"Apologetika","description":"","slug":"apologetika","count":299,"parent":0},{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0},{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/kanon-alkitab_5df6fde1c4748.jpeg?fit=1600%2C900&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1696","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42960","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42960"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42960\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42960"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42960"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42960"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}