{"id":43796,"date":"2021-06-20T08:22:00","date_gmt":"2021-06-20T01:22:00","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=43796"},"modified":"2021-06-19T15:38:08","modified_gmt":"2021-06-19T08:38:08","slug":"siapa-itu-orang-kristen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/siapa-itu-orang-kristen\/","title":{"rendered":"Siapa itu orang Kristen?"},"content":{"rendered":"<p><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Kamus Webster mendefinisikan orang Kristen sebagai \u201corang yang mengaku percaya kepada Yesus sebagai Kristus, atau percaya kepada agama yang berdasarkan pengajaran Yesus.\u201d Meskipun definisi ini membantu memahami siapa itu orang Kristen, sebagaimana definisi sekuler lainnya, definisi ini kurang menjelaskan apa artinya menjadi seorang Kristen menurut definisi Alkitab. Kata \u201cKristen\u201d digunakan tiga kali dalam Perjanjian Baru (Kisah Para Rasul 11:26; 26:28; 1 Petrus 4:16). Dikisahkan dalam Kisah Para Rasul 11:26, para pengikut Yesus Kristus pertama kali digelari \u201cKristen\u201d di Antiokhia karena perbuatan, keseharian dan kata-kata mereka seperti Kristus. Pada mulanya istilah ini dipakai oleh orang-orang tidak percaya di Antiokhia sebagai ejekan dan penghinaan terhadap orang-orang Kristen. Secara harafiah istilah tersebu berarti \u201cmenjadi bagian dari kelompok Kristus\u201d atau \u201cpengikut Kristus,\u201d yang mirip artinya dengan definisi dalam Kamus Webster. Sayangnya, seiring berjalannya waktu, istilah \u201cKristen\u201d telah kehilangan sebagian besar maknanya dan sering dipergunakan hanya untuk merujuk pada seseorang yang beragama atau yang memiliki nilai-nilai moral tertentu, bukannya dipakai merujuk pada pengikut Yesus Kristus yang sudah betul-betul ter\u201dlahir\u201d kembali. Kebanyakan orang yang tidak-percaya-Yesus-Kristus menganggap bahwa orang Kristen itu adalah mereka yang pergi ke gereja atau yang tinggal di negara \u201cKristen.\u201d Pergi ke gereja, membantu orang-orang yang kurang beruntung, menjadi orang baik; semua itu tidak menjadikan seseorang layak disebut orang Kristen. Seperti dikatakan oleh seorang penginjil, \u201cPergi ke gereja tidak membuat orang jadi Kristen, sama seperti masuk ke garasi tidak membuat orang jadi mobil.\u201d Menjadi anggota gereja, mengikuti kebaktian secara teratur dan menyumbang untuk gereja tidak membuat Anda menjadi orang Kristen. Alkitab mengajarkan kita bahwa perbuatan-perbuatan baik kita tidak dapat membuat kita diterima oleh Tuhan. Dalam Titus 3:5, Paulus mengatakan, \u201cbukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus.\u201d Jadi, orang Kristen adalah seorang yang sudah dilahirkan kembali oleh Allah (Yohanes 3:3,7; 1 Petrus 1:23), dan yang telah memegang iman dan percayanya kepada Yesus Kristus. Dalam Efesus 2:8, Paulus dengan tegas menyatakan, \u201cSebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah.\u201d Seorang Kristen sejati adalah seseorang yang telah meninggalkan dosa-dosanya dan menempatkan iman dan percayanya hanya kepada Yesus Kristus. Imannya bukanlah kepada agama atau ajaran moral tertentu, atau mengenai apa yang boleh dan tidak boleh. Seorang Kristen sejati adalah seorang yang telah menempatkan iman dan percayanya kepada Yesus Kristus; bahwa Dia telah mati di salib sebagai pembayaran dosa, bangkit kembali pada hari ketiga untuk mendapatkan kemenangan atas kematian, dan memberi hidup kekal kepada setiap orang yang percaya kepadaNya. Dari Yohanes 1:12 kita mengetahui, \u201cTetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.\u201d Karena itu, seorang Kristen sejati sesungguhnya adalah seorang anak Allah, anggota dari keluarga Allah, dan seorang yang telah diberikan hidup baru di dalam Kristus. Tanda dari orang Kristen sejati adalah kasihnya kepada sesamanya dan ketaatannya kepada Firman Tuhan (1 Yohanes 2:4,10). Apakah Anda membuat keputusan untuk menerima Kristus karena apa yang Anda baca di sini? Jika demikian, klik pada tombol \u201cSaya telah menerima Kristus pada hari ini\u201d di bawah. (gotquestions)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Kamus Webster mendefinisikan orang Kristen sebagai \u201corang yang mengaku percaya kepada Yesus sebagai Kristus, atau percaya kepada agama yang berdasarkan pengajaran Yesus.\u201d<\/p>\n<div id=\"\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Meskipun definisi ini membantu memahami siapa itu orang Kristen, sebagaimana definisi sekuler lainnya, definisi ini kurang menjelaskan apa artinya menjadi seorang Kristen menurut definisi Alkitab.<\/p>\n<p>Kata \u201cKristen\u201d digunakan tiga kali dalam Perjanjian Baru (Kisah Para Rasul 11:26; 26:28; 1 Petrus 4:16).<\/p>\n<p>Dikisahkan dalam Kisah Para Rasul 11:26, para pengikut Yesus Kristus pertama kali digelari \u201cKristen\u201d di Antiokhia karena perbuatan, keseharian dan kata-kata mereka seperti Kristus.<\/p>\n<p>Pada mulanya istilah ini dipakai oleh orang-orang tidak percaya di Antiokhia sebagai ejekan dan penghinaan terhadap orang-orang Kristen. Secara harafiah istilah tersebu berarti \u201cmenjadi bagian dari kelompok Kristus\u201d atau \u201cpengikut Kristus,\u201d yang mirip artinya dengan definisi dalam Kamus Webster.<\/p>\n<p>Sayangnya, seiring berjalannya waktu, istilah \u201cKristen\u201d telah kehilangan sebagian besar maknanya dan sering dipergunakan hanya untuk merujuk pada seseorang yang beragama atau yang memiliki nilai-nilai moral tertentu, bukannya dipakai merujuk pada pengikut Yesus Kristus yang sudah betul-betul ter\u201dlahir\u201d kembali.<\/p>\n<p>Kebanyakan orang yang tidak-percaya-Yesus-Kristus menganggap bahwa orang Kristen itu adalah mereka yang pergi ke gereja atau yang tinggal di negara \u201cKristen.\u201d<\/p>\n<p>Pergi ke gereja, membantu orang-orang yang kurang beruntung, menjadi orang baik; semua itu tidak menjadikan seseorang layak disebut orang Kristen. Seperti dikatakan oleh seorang penginjil, \u201cPergi ke gereja tidak membuat orang jadi Kristen, sama seperti masuk ke garasi tidak membuat orang jadi mobil.\u201d<\/p>\n<p>Menjadi anggota gereja, mengikuti kebaktian secara teratur dan menyumbang untuk gereja tidak membuat Anda menjadi orang Kristen. Alkitab mengajarkan kita bahwa perbuatan-perbuatan baik kita tidak dapat membuat kita diterima oleh Tuhan. Dalam Titus 3:5, Paulus mengatakan, \u201cbukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus.\u201d<\/p>\n<p>Jadi, orang Kristen adalah seorang yang sudah dilahirkan kembali oleh Allah (Yohanes 3:3,7; 1 Petrus 1:23), dan yang telah memegang iman dan percayanya kepada Yesus Kristus. Dalam Efesus 2:8, Paulus dengan tegas menyatakan, \u201cSebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah.\u201d<\/p>\n<p>Seorang Kristen sejati adalah seseorang yang telah meninggalkan dosa-dosanya dan menempatkan iman dan percayanya hanya kepada Yesus Kristus. Imannya bukanlah kepada agama atau ajaran moral tertentu, atau mengenai apa yang boleh dan tidak boleh.<\/p>\n<p>Seorang Kristen sejati adalah seorang yang telah menempatkan iman dan percayanya kepada Yesus Kristus; bahwa Dia telah mati di salib sebagai pembayaran dosa, bangkit kembali pada hari ketiga untuk mendapatkan kemenangan atas kematian, dan memberi hidup kekal kepada setiap orang yang percaya kepadaNya.<\/p>\n<p>Dari Yohanes 1:12 kita mengetahui, \u201cTetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya.\u201d Karena itu, seorang Kristen sejati sesungguhnya adalah seorang anak Allah, anggota dari keluarga Allah, dan seorang yang telah diberikan hidup baru di dalam Kristus.<\/p>\n<p>Tanda dari orang Kristen sejati adalah kasihnya kepada sesamanya dan ketaatannya kepada Firman Tuhan (1 Yohanes 2:4,10).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apakah Anda membuat keputusan untuk menerima Kristus karena apa yang Anda baca di sini? Jika demikian, klik pada tombol \u201cSaya telah menerima Kristus pada hari ini\u201d di bawah. (gotquestions)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Kamus Webster mendefinisikan orang Kristen sebagai \u201corang yang mengaku percaya kepada Yesus sebagai Kristus, atau percaya kepada agama yang berdasarkan pengajaran Yesus.\u201d Meskipun definisi ini membantu memahami siapa itu orang Kristen, sebagaimana definisi sekuler lainnya, definisi ini kurang menjelaskan apa artinya menjadi seorang Kristen menurut definisi Alkitab. Kata \u201cKristen\u201d digunakan tiga kali dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":33822,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"1"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[134,1,3],"tags":[170],"class_list":["post-43796","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apologetika","category-belajar-alkitab","category-umum","tag-injil"],"better_featured_image":{"id":33822,"alt_text":"","caption":"","description":"878466e56b64a93c6d2eb998c7a0b5dc","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/kata-ajaib-orang-kristen-dalam-nama-yesus_5df7632806c77.jpeg","medium_large":false,"post_thumbnail":false},"categories_detail":[{"id":134,"name":"Apologetika","description":"","slug":"apologetika","count":299,"parent":0},{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0},{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/kata-ajaib-orang-kristen-dalam-nama-yesus_5df7632806c77.jpeg?fit=480%2C360&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1821","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43796","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43796"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43796\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43796"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43796"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43796"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}