{"id":43834,"date":"2021-03-22T17:39:04","date_gmt":"2021-03-22T10:39:04","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=43834"},"modified":"2021-03-22T17:39:19","modified_gmt":"2021-03-22T10:39:19","slug":"apakah-rencana-keselamatan-itu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/apakah-rencana-keselamatan-itu\/","title":{"rendered":"Apakah rencana keselamatan itu?"},"content":{"rendered":"<p><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Keselamatan adalah pembebasan. Semua agama di dunia percaya bahwa kita perlu diselamatkan dari sesuatu, namun pengertian diselamatkan dari apa, mengapa perlu diselamatkan, dan bagaimana keselamatan diperoleh sangat berbeda. Alkitab menjelaskan bahwa hanya ada satu jalan keselamatan. Hal yang terpenting dalam memahami rencana keselamatan ialah bahwa rencana itu berasal dari Allah, bukan manusia. Rencana keselamatan manusia berhubungan dengan ritual agamis atau memelihara peraturan atau mencapai tingkatan tertentu dalam pencerahan rohani mereka. Namun semua ini bukanlah bagian dari rencana keselamatan Allah. Rencana Keselamatan Allah - Mengapa Di dalam rencana keselamatan Allah, secara utama kita harus memahami alasan mengapa kita perlu diselamatkan. Alkitab mengajar bahwa semua orang telah berdosa (Pengkhotbah 7:20; Roma 3:23; 1 Yohanes 1:8). Dosa adalah pemberontakan terhadap Allah. Kita dengan sengaja memilih melakukan hal yang kita tahu salah. Dosa menyakiti orang lain, menyakiti diri kita sendiri, dan, secara lebih penting lagi, memalukan Allah. Alkitab juga mengajar bahwa, karena Allah bersifat adil dan kudus, Ia tidak dapat membiarkan dosa tidak dihukum. Hukuman atas dosa adalah kematian (Roma 6:23) dan keterpisahan yang kekal dari Allah (Wahyu 20:11-15). Tanpa rencana keselamatan Allah, setiap orang ditakdirkan mati secara kekal. Rencana Keselamatan Allah - Apa Di dalam rencana keselamatan Allah, Allah Sendiri merupakan satu-satunya yang dapat menyediakan keselamatan kita. Kita sepenuhnya tidak mampu menyelamatkan diri kita karena kita berdosa dan dosa kita membawa konsekuensi. Allah menjadi manusia di dalam Pribadi Yesus Kristus (Yohanes 1:1,14). Yesus hidup secara tidak berdosa (2 Korintus 5:21; Ibrani 4:15; 1 Yohanes 3:5) dan menyerahkan Diri sebagai kurban sempurna sebagai ganti pihak kita (1 Korintus 15:3; Kolose 1:22; Ibrani 10:10). Karena Yesus adalah Allah, kematian-Nya bernilai kekal dan tak terbatas. Kematian Yesus Kristus di atas salib melunasi hutang hukuman dosa seluruh dunia (1 Yohanes 2:2). Kebangkitan-Nya dari kematian membuktikan bahwa pengurbanan-Nya benar cukup dan bahwa keselamatan sekarang tersedia. Rencana Keselamatan Allah - Bagaimana Di dalam Kisah 16:31, seseorang bertanya kepada rasul Paulus bagaimana caranya ia dapat selamat. Paulus menjawab, &quot;Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat.&quot; Satu-satunya cara mengikuti rencana keselamatan Allah adalah dengan percaya. Itulah satu-satunya persyaratan yang harus dipenuhi (Yohanes 3:16; Efesus 2:8-9). Allah telah menyediakan keselamatan kita melalui Yesus Kristus. Yang perlu kita lakukan adalah menerimanya, dalam iman, dengan percaya sepenuhnya pada Yesus saja sebagai sang Juruselamat (Yohanes 14:6; Kisah 4:12). Itulah rencana keselamatan Allah. Rencana Keselamatan Allah - Akankah Anda menerimanya? Jika Anda sudah siap mengikuti rencana keselamatan Allah, tempatkanlah iman Anda dalam Yesus Kristus sebagai Juruselamat Anda. Ubahlah haluan pikiran Anda dari hal-hal yang berdosa dan penolakan Allah, kepada penerimaan Allah melalui Yesus Kristus. Percayailah bahwa pengurbanan Yesus adalah pelunas yang sempurna bagi hutang dosa Anda. Jika Anda melakukan hal ini, Firman Allah berjanji bahwa Anda akan diselamatkan, dosa Anda akan diampuni, dan Anda kelak akan menikmati surga selamanya. Tidak ada pilihan yang lebih penting daripada ini. Tempatkan iman Anda dalam Yesus Kristus sebagai Juruselamat Anda pada hari ini! Apakah Anda membuat keputusan untuk menerima Kristus karena apa yang Anda baca di sini? Jika demikian, klik pada tombol \u201cSaya telah menerima Kristus pada hari ini\u201d di bawah. (gotquestions)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Keselamatan adalah pembebasan. Semua agama di dunia percaya bahwa kita perlu diselamatkan dari sesuatu, namun pengertian diselamatkan dari apa, mengapa perlu diselamatkan, dan bagaimana keselamatan diperoleh sangat berbeda. Alkitab menjelaskan bahwa hanya ada satu jalan keselamatan.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>Hal yang terpenting dalam memahami rencana keselamatan ialah bahwa rencana itu berasal dari Allah, bukan manusia. Rencana keselamatan manusia berhubungan dengan ritual agamis atau memelihara peraturan atau mencapai tingkatan tertentu dalam pencerahan rohani mereka. Namun semua ini bukanlah bagian dari rencana keselamatan Allah.<\/p>\n<p><strong>Rencana Keselamatan Allah &#8211; Mengapa<\/strong><br \/>\nDi dalam rencana keselamatan Allah, secara utama kita harus memahami alasan mengapa kita perlu diselamatkan. Alkitab mengajar bahwa semua orang telah berdosa (Pengkhotbah 7:20; Roma 3:23; 1 Yohanes 1:8). Dosa adalah pemberontakan terhadap Allah. Kita dengan sengaja memilih melakukan hal yang kita tahu salah. Dosa menyakiti orang lain, menyakiti diri kita sendiri, dan, secara lebih penting lagi, memalukan Allah. Alkitab juga mengajar bahwa, karena Allah bersifat adil dan kudus, Ia tidak dapat membiarkan dosa tidak dihukum. Hukuman atas dosa adalah kematian (Roma 6:23) dan keterpisahan yang kekal dari Allah (Wahyu 20:11-15). Tanpa rencana keselamatan Allah, setiap orang ditakdirkan mati secara kekal.<\/p>\n<p><strong>Rencana Keselamatan Allah &#8211; Apa<\/strong><br \/>\nDi dalam rencana keselamatan Allah, Allah Sendiri merupakan satu-satunya yang dapat menyediakan keselamatan kita. Kita sepenuhnya tidak mampu menyelamatkan diri kita karena kita berdosa dan dosa kita membawa konsekuensi. Allah menjadi manusia di dalam Pribadi Yesus Kristus (Yohanes 1:1,14). Yesus hidup secara tidak berdosa (2 Korintus 5:21; Ibrani 4:15; 1 Yohanes 3:5) dan menyerahkan Diri sebagai kurban sempurna sebagai ganti pihak kita (1 Korintus 15:3; Kolose 1:22; Ibrani 10:10). Karena Yesus adalah Allah, kematian-Nya bernilai kekal dan tak terbatas. Kematian Yesus Kristus di atas salib melunasi hutang hukuman dosa seluruh dunia (1 Yohanes 2:2). Kebangkitan-Nya dari kematian membuktikan bahwa pengurbanan-Nya benar cukup dan bahwa keselamatan sekarang tersedia.<\/p>\n<p><strong>Rencana Keselamatan Allah &#8211; Bagaimana<\/strong><br \/>\nDi dalam Kisah 16:31, seseorang bertanya kepada rasul Paulus bagaimana caranya ia dapat selamat. Paulus menjawab, &#8220;Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat.&#8221; Satu-satunya cara mengikuti rencana keselamatan Allah adalah dengan percaya. Itulah satu-satunya persyaratan yang harus dipenuhi (Yohanes 3:16; Efesus 2:8-9). Allah telah menyediakan keselamatan kita melalui Yesus Kristus. Yang perlu kita lakukan adalah menerimanya, dalam iman, dengan percaya sepenuhnya pada Yesus saja sebagai sang Juruselamat (Yohanes 14:6; Kisah 4:12). Itulah rencana keselamatan Allah.<\/p>\n<p><strong>Rencana Keselamatan Allah &#8211; Akankah Anda menerimanya?<\/strong><br \/>\nJika Anda sudah siap mengikuti rencana keselamatan Allah, tempatkanlah iman Anda dalam Yesus Kristus sebagai Juruselamat Anda. Ubahlah haluan pikiran Anda dari hal-hal yang berdosa dan penolakan Allah, kepada penerimaan Allah melalui Yesus Kristus. Percayailah bahwa pengurbanan Yesus adalah pelunas yang sempurna bagi hutang dosa Anda. Jika Anda melakukan hal ini, Firman Allah berjanji bahwa Anda akan diselamatkan, dosa Anda akan diampuni, dan Anda kelak akan menikmati surga selamanya. Tidak ada pilihan yang lebih penting daripada ini. Tempatkan iman Anda dalam Yesus Kristus sebagai Juruselamat Anda pada hari ini!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apakah Anda membuat keputusan untuk menerima Kristus karena apa yang Anda baca di sini? Jika demikian, klik pada tombol \u201cSaya telah menerima Kristus pada hari ini\u201d di bawah. (gotquestions)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Keselamatan adalah pembebasan. Semua agama di dunia percaya bahwa kita perlu diselamatkan dari sesuatu, namun pengertian diselamatkan dari apa, mengapa perlu diselamatkan, dan bagaimana keselamatan diperoleh sangat berbeda. Alkitab menjelaskan bahwa hanya ada satu jalan keselamatan. Hal yang terpenting dalam memahami rencana keselamatan ialah bahwa rencana itu berasal dari Allah, bukan manusia. Rencana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":33746,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"134"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[134,1],"tags":[170],"class_list":["post-43834","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apologetika","category-belajar-alkitab","tag-injil"],"better_featured_image":{"id":33746,"alt_text":"","caption":"","description":"f1c37a067b1355e0f41510785476c09f","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/benarkah-yesus-menaruh-label-harga-pada_5df75f769b632.jpeg","medium_large":false,"post_thumbnail":false},"categories_detail":[{"id":134,"name":"Apologetika","description":"","slug":"apologetika","count":299,"parent":0},{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/benarkah-yesus-menaruh-label-harga-pada_5df75f769b632.jpeg?fit=593%2C248&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1885","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43834","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43834"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43834\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43834"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43834"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43834"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}