{"id":43836,"date":"2021-03-27T14:38:18","date_gmt":"2021-03-27T07:38:18","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=43836"},"modified":"2021-03-27T14:38:18","modified_gmt":"2021-03-27T07:38:18","slug":"siapa-saja-yang-dapat-diselamatkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/siapa-saja-yang-dapat-diselamatkan\/","title":{"rendered":"Siapa saja yang dapat diselamatkan?"},"content":{"rendered":"<p><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id -\u00a0 Yesus mengajar dengan jelas dalam Yohanes 3:16 bahwa Ia dapat menyelamatkan siapapun yang hendak percaya pada-Nya: &quot;Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.&quot; Di dalam kalimt ini &quot;setiap orang&quot; termasuk Anda dan setiap orang di dunia ini. Alkitab mengajar bahwa, jika keselamatan hanya berdasarkan upaya pribadi kita, tak seorangpun dapat selamat: &quot;Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah&quot; (Roma 3:23). Mazmur 143:2 menambahkan, &quot;Di antara yang hidup tidak seorangpun yang benar di hadapan-Mu.&quot; Roma 3:10 menyatakan, &quot;Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.&quot; Kita tidak dapat menyelamatkan diri kita sendiri. Sebaliknya, kita diselamatkan ketika kita percaya pada Yesus Kristus. Efesus 2:8-9 mengajar, &quot;Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.&quot; Kita diselamatkan karena anugrah Allah, dan anugrah, menurut maknanya, bukan upah yang dapat diperoleh melalui karya. Kita tidak layak menerima keselamatan; kita hanya menerimanya dalam iman. Kasih karunia Allah cukup untuk menutupi semua dosa (Roma 5:20). Alkitab penuh dengan berbagai contoh manusia yang diselamatkan dari masa lalu yang berdosa. Rasul Paulus menulis kepada orang Kristen yang dahulunya hidup dalam kondisi berdosa, seperti perzinahan, percabulan, penyembahan berhala, homoseksualitas, kebiasaan mencuri, serakah, dan pemabuk. Akan tetapi, Paulus memberi tahu mereka bahwa, ketika mereka diselamatkan, &quot;Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita&quot; (1 Korintus 6:9-11). Rasul Paulus sendiri pernah menjadi penganiaya umat Kristen, menyetujui pembunuhan Stefanus (Kisah 8:1) serta menangkap umat Kristen dan memenjarakan mereka (Kisah 8:3). Di kemudian waktu ia menulis, &quot;Aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman. Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus. Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: &#039;Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa,&#039; dan di antara mereka akulah yang paling berdosa&quot; (1 Timotius 1:13-15). Allah seringkali memilih calon yang tampaknya tidak mungkin terpilih demi menggenapi tujuan-Nya. Ia menyelamatkan seorang pencuri di atas kayu salib dalam detik-detik terakhir kehidupannya (Lukas 23:42-43), seorang penganiaya gereja (Paulus), seorang nelayan yang menyangkal-Nya (Petrus), seorang prajurit Romawi dan keluarganya (Kisah pasal 10), seorang budak yang melarikan diri (Onesimus di dalam kitab Filemon), dan banyak orang lainnya. Tidak ada yang tak terjangkau oleh kemampuan penyelamatan Allah (baca Yesaya 50:2). Kita harus meresponi dalam iman dan menerima anugrah kehidupan kekal-Nya. Siapa yang dapat diselamatkan? Yang pasti adalah Anda dapat diselamatkan, jika Anda menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat Anda! Jika Anda belum yakin bahwa Anda telah menerima Yesus sebagai Juruselamat Anda, Anda dapat memberi respon sekarang juga dengan doa yang kurang lebih berbunyi demikian: &quot;Ya Allah, saya menyadari saya seorang berdosa dan saya tidak mungkin mencapai surga berdasarkan perbuatan baik saya. Sekarang saya ingin beriman pada Yesus Kristus sebagai Anak Allah yang telah mati bagi dosa saya dan bangkit dari kematian demi mengaruniakan kehidupan kekal bagi saya. Ampuni dosa saya dan mampukanlah saya untuk hidup demi Engkau. Terima kasih karena Engkau telah menerima saya dan memberi saya kehidupan kekal.&quot; Apakah Anda membuat keputusan untuk menerima Kristus karena apa yang Anda baca di sini? Jika demikian, klik pada tombol \u201cSaya telah menerima Kristus pada hari ini\u201d di bawah. (gotquestions)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/><strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211;\u00a0 Yesus mengajar dengan jelas dalam Yohanes 3:16 bahwa Ia dapat menyelamatkan siapapun yang hendak percaya pada-Nya: &#8220;Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.&#8221; Di dalam kalimt ini &#8220;setiap orang&#8221; termasuk Anda dan setiap orang di dunia ini.<\/p>\n<div id=\"\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Alkitab mengajar bahwa, jika keselamatan hanya berdasarkan upaya pribadi kita, tak seorangpun dapat selamat: &#8220;Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah&#8221; (Roma 3:23). Mazmur 143:2 menambahkan, &#8220;Di antara yang hidup tidak seorangpun yang benar di hadapan-Mu.&#8221; Roma 3:10 menyatakan, &#8220;Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.&#8221;<\/p>\n<p>Kita tidak dapat menyelamatkan diri kita sendiri. Sebaliknya, kita diselamatkan ketika kita percaya pada Yesus Kristus. Efesus 2:8-9 mengajar, &#8220;Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.&#8221; Kita diselamatkan karena anugrah Allah, dan anugrah, menurut maknanya, bukan upah yang dapat diperoleh melalui karya. Kita tidak layak menerima keselamatan; kita hanya menerimanya dalam iman.<\/p>\n<p>Kasih karunia Allah cukup untuk menutupi semua dosa (Roma 5:20). Alkitab penuh dengan berbagai contoh manusia yang diselamatkan dari masa lalu yang berdosa. Rasul Paulus menulis kepada orang Kristen yang dahulunya hidup dalam kondisi berdosa, seperti perzinahan, percabulan, penyembahan berhala, homoseksualitas, kebiasaan mencuri, serakah, dan pemabuk. Akan tetapi, Paulus memberi tahu mereka bahwa, ketika mereka diselamatkan, &#8220;Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita&#8221; (1 Korintus 6:9-11).<\/p>\n<p>Rasul Paulus sendiri pernah menjadi penganiaya umat Kristen, menyetujui pembunuhan Stefanus (Kisah 8:1) serta menangkap umat Kristen dan memenjarakan mereka (Kisah 8:3). Di kemudian waktu ia menulis, &#8220;Aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman. Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus. Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: &#8216;Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa,&#8217; dan di antara mereka akulah yang paling berdosa&#8221; (1 Timotius 1:13-15).<\/p>\n<p>Allah seringkali memilih calon yang tampaknya tidak mungkin terpilih demi menggenapi tujuan-Nya. Ia menyelamatkan seorang pencuri di atas kayu salib dalam detik-detik terakhir kehidupannya (Lukas 23:42-43), seorang penganiaya gereja (Paulus), seorang nelayan yang menyangkal-Nya (Petrus), seorang prajurit Romawi dan keluarganya (Kisah pasal 10), seorang budak yang melarikan diri (Onesimus di dalam kitab Filemon), dan banyak orang lainnya. Tidak ada yang tak terjangkau oleh kemampuan penyelamatan Allah (baca Yesaya 50:2). Kita harus meresponi dalam iman dan menerima anugrah kehidupan kekal-Nya.<\/p>\n<p>Siapa yang dapat diselamatkan? Yang pasti adalah Anda dapat diselamatkan, jika Anda menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat Anda! Jika Anda belum yakin bahwa Anda telah menerima Yesus sebagai Juruselamat Anda, Anda dapat memberi respon sekarang juga dengan doa yang kurang lebih berbunyi demikian:<\/p>\n<p>&#8220;Ya Allah, saya menyadari saya seorang berdosa dan saya tidak mungkin mencapai surga berdasarkan perbuatan baik saya. Sekarang saya ingin beriman pada Yesus Kristus sebagai Anak Allah yang telah mati bagi dosa saya dan bangkit dari kematian demi mengaruniakan kehidupan kekal bagi saya. Ampuni dosa saya dan mampukanlah saya untuk hidup demi Engkau. Terima kasih karena Engkau telah menerima saya dan memberi saya kehidupan kekal.&#8221;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apakah Anda membuat keputusan untuk menerima Kristus karena apa yang Anda baca di sini? Jika demikian, klik pada tombol \u201cSaya telah menerima Kristus pada hari ini\u201d di bawah. (gotquestions) <\/p>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211;\u00a0 Yesus mengajar dengan jelas dalam Yohanes 3:16 bahwa Ia dapat menyelamatkan siapapun yang hendak percaya pada-Nya: &#8220;Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.&#8221; Di dalam kalimt ini &#8220;setiap orang&#8221; termasuk Anda dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":33746,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[134,1,3],"tags":[170],"class_list":["post-43836","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apologetika","category-belajar-alkitab","category-umum","tag-injil"],"better_featured_image":{"id":33746,"alt_text":"","caption":"","description":"f1c37a067b1355e0f41510785476c09f","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/benarkah-yesus-menaruh-label-harga-pada_5df75f769b632.jpeg","medium_large":false,"post_thumbnail":false},"categories_detail":[{"id":134,"name":"Apologetika","description":"","slug":"apologetika","count":299,"parent":0},{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0},{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/benarkah-yesus-menaruh-label-harga-pada_5df75f769b632.jpeg?fit=593%2C248&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1889","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43836","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43836"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43836\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43836"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43836"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43836"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}