{"id":44822,"date":"2021-03-11T09:21:00","date_gmt":"2021-03-11T02:21:00","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=44822"},"modified":"2021-02-13T16:12:17","modified_gmt":"2021-02-13T09:12:17","slug":"apa-yang-alkitab-nyatakan-mengenai-pentingnya-akuntabilitas-saling-bertanggung-jawab-antara-satu-sama-lain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/apa-yang-alkitab-nyatakan-mengenai-pentingnya-akuntabilitas-saling-bertanggung-jawab-antara-satu-sama-lain\/","title":{"rendered":"Apa yang Alkitab nyatakan mengenai pentingnya akuntabilitas\/saling bertanggung jawab antara satu sama lain?"},"content":{"rendered":"<p><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Ada banyak godaan di dunia pada saat ini. Setan bekerja kerja untuk menciptakan lebih banyak lagi godaan. Dalam menghadapi godaan tersebut, banyak orang Kristen mencari seorang &quot;mitra akuntabilitas&quot; untuk saling mendoakan dan membantu menanggung beban terkait peperangan rohani. Merupakan hal yang baik untuk memiliki saudara rohani yang dapat diandalkan ketika kita sedang menghadapi godaan. Raja Daud sedang sendirian saja ketika Setan mencobai dia ke dalam perzinahan dengan Batsyeba (2 Sam pasal 11). Alkitab mengatakan bahwa kita berperang bukan melawan daging tetapi melawan roh; melawan kuasa dan kekuatan spiritual yang mengancam kita (Ef 6:12).Mengetahui bahwa kita berada dalam pertempuran melawan kekuatan kegelapan, kita seharusnya menginginkan sebanyak mungkin bantuan yang kita bisa dapatkan. Sesama orang-percaya harus saling bertanggung jawab sehingga satu sama lainnya dapat saling menguatkan dalam peperangan rohani ini. Paulus mengatakan bahwa kita harus diperlengkapi dengan semua kekuatan yang dianugerahkan Allah untuk berjuang di dalam peperangan ini. &quot;Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu&quot; (Ef 6:13). Godaan pasti akan datang. Kita seharusnya telah bersiap. Setan tahu kelemahan kita. Dia tahu saat-saat dimana kita sedang rentan dan mudah diserang. Dia tahu saat pasangan yang sudah menikah sedang bertengkar, salah satu dari mereka mungkin merasa kalau orang lain lebih bisa memahami dan bersimpati. Dia tahu saat seorang anak dihukum oleh orangtuanya, si anak mungkin menjadi dendam. Dia tahu saat hal-hal tidak berjalan dengan baik di tempat kerja, orang itu mungkin bisa diarahkan untuk mabuk-mabukan di bar. Di mana kita bisa mendapatkan bantuan? Kita ingin melakukan apa yang benar di mata Allah, namun kita lemah. Apa yang harus kita lakukan? Amsal 27:17 mengatakan, &quot;Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.&quot; Raut wajah seorang teman merupakan ekspresi dari dorongan atau dukungan moral. Kapan terakhir kali Saudara menerima telepon dari seorang teman yang sekedar bertanya mengenai kabar Saudara? Kapan terakhir kali Saudara menelepon seorang teman dan bertanya apakah dia perlu teman bicara? Dorongan dan dukungan moral dari teman rohani kadang-kadang tidak lagi kita miliki dalam perjuangan melawan Setan. Bertanggung jawab terhadap satu sama lainnya sangat membantu dalam perjuangan ini. Penulis kitab Ibrani menyimpulkan hal tersebut ketika ia berkata, &quot;Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat&quot; (Ibr 10:24-25). Tubuh Kristus saling terhubung satu sama lain. Kita memiliki tugas untuk saling membangun satu sama lain. Selain itu, Yakobus menyiratkan soal akuntabilitas ini ketika ia mengatakan, &quot;Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya&quot; (Yak 5:16). Akuntabilitas dapat membantu kita dalam pertempuran melawan dosa. \u201cMitra akuntabilitas\u201d bisa berada di dekat Saudara untuk mendorong, menegur, mengajar, bersukacita, dan menangis bersama Saudara. Setiap orang Kristen harus mempertimbangkan untuk memiliki \u201cmitra akuntabilitas;\u201d yaitu orang yang bisa kita ajak berdoa, berdiskusi, curhat, dan saling mengakui dosa. (gotquestions)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\" data-rvtts-brand-url=\"https:\/\/responsivevoice.org\/?utm_source=wordpress-plugin&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=powered-by\" data-rvtts-brand-label=\"Powered by ResponsiveVoice\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Ada banyak godaan di dunia pada saat ini. Setan bekerja kerja untuk menciptakan lebih banyak lagi godaan. Dalam menghadapi godaan tersebut, banyak orang Kristen mencari seorang &#8220;mitra akuntabilitas&#8221; untuk saling mendoakan dan membantu menanggung beban terkait peperangan rohani. Merupakan hal yang baik untuk memiliki saudara rohani yang dapat diandalkan ketika kita sedang menghadapi godaan.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>Raja Daud sedang sendirian saja ketika Setan mencobai dia ke dalam perzinahan dengan Batsyeba (2 Sam pasal 11). Alkitab mengatakan bahwa kita berperang bukan melawan daging tetapi melawan roh; melawan kuasa dan kekuatan spiritual yang mengancam kita (Ef 6:12).Mengetahui bahwa kita berada dalam pertempuran melawan kekuatan kegelapan, kita seharusnya menginginkan sebanyak mungkin bantuan yang kita bisa dapatkan. Sesama orang-percaya harus saling bertanggung jawab sehingga satu sama lainnya dapat saling menguatkan dalam peperangan rohani ini.<\/p>\n<p>Paulus mengatakan bahwa kita harus diperlengkapi dengan semua kekuatan yang dianugerahkan Allah untuk berjuang di dalam peperangan ini. &#8220;Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu&#8221; (Ef 6:13). Godaan pasti akan datang. Kita seharusnya telah bersiap.<\/p>\n<p>Setan tahu kelemahan kita. Dia tahu saat-saat dimana kita sedang rentan dan mudah diserang. Dia tahu saat pasangan yang sudah menikah sedang bertengkar, salah satu dari mereka mungkin merasa kalau orang lain lebih bisa memahami dan bersimpati. Dia tahu saat seorang anak dihukum oleh orangtuanya, si anak mungkin menjadi dendam. Dia tahu saat hal-hal tidak berjalan dengan baik di tempat kerja, orang itu mungkin bisa diarahkan untuk mabuk-mabukan di bar. Di mana kita bisa mendapatkan bantuan? Kita ingin melakukan apa yang benar di mata Allah, namun kita lemah. Apa yang harus kita lakukan?<\/p>\n<p>Amsal 27:17 mengatakan, &#8220;Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.&#8221; Raut wajah seorang teman merupakan ekspresi dari dorongan atau dukungan moral. Kapan terakhir kali Saudara menerima telepon dari seorang teman yang sekedar bertanya mengenai kabar Saudara? Kapan terakhir kali Saudara menelepon seorang teman dan bertanya apakah dia perlu teman bicara? Dorongan dan dukungan moral dari teman rohani kadang-kadang tidak lagi kita miliki dalam perjuangan melawan Setan. Bertanggung jawab terhadap satu sama lainnya sangat membantu dalam perjuangan ini.<\/p>\n<p>Penulis kitab Ibrani menyimpulkan hal tersebut ketika ia berkata, &#8220;Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat&#8221; (Ibr 10:24-25). Tubuh Kristus saling terhubung satu sama lain. Kita memiliki tugas untuk saling membangun satu sama lain. Selain itu, Yakobus menyiratkan soal akuntabilitas ini ketika ia mengatakan, &#8220;Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya&#8221; (Yak 5:16).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akuntabilitas dapat membantu kita dalam pertempuran melawan dosa. \u201cMitra akuntabilitas\u201d bisa berada di dekat Saudara untuk mendorong, menegur, mengajar, bersukacita, dan menangis bersama Saudara. Setiap orang Kristen harus mempertimbangkan untuk memiliki \u201cmitra akuntabilitas;\u201d yaitu orang yang bisa kita ajak berdoa, berdiskusi, curhat, dan saling mengakui dosa. (gotquestions)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Ada banyak godaan di dunia pada saat ini. Setan bekerja kerja untuk menciptakan lebih banyak lagi godaan. Dalam menghadapi godaan tersebut, banyak orang Kristen mencari seorang &#8220;mitra akuntabilitas&#8221; untuk saling mendoakan dan membantu menanggung beban terkait peperangan rohani. Merupakan hal yang baik untuk memiliki saudara rohani yang dapat diandalkan ketika kita sedang menghadapi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":44527,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"single_blog_custom":"","sidebar":"","second_sidebar":"","share_position":"","share_float_style":"","post_date_format":"","post_date_format_custom":"","post_reading_time_wpm":"","zoom_button_out_step":"1","zoom_button_in_step":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"","single_post_gallery_size":""}],"trending_post_position":"","trending_post_label":"","sponsored_post_label":"","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"1"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[134,1,3],"tags":[],"class_list":["post-44822","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apologetika","category-belajar-alkitab","category-umum"],"better_featured_image":{"id":44527,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/free-will.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/free-will.jpg?fit=450%2C333&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/free-will.jpg"},"categories_detail":[{"id":134,"name":"Apologetika","description":"","slug":"apologetika","count":299,"parent":0},{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0},{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/free-will.jpg?fit=450%2C333&ssl=1","comment_count":0,"views":"1258","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44822","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44822"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44822\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44527"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44822"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44822"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44822"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}