{"id":45641,"date":"2020-04-16T08:30:43","date_gmt":"2020-04-16T01:30:43","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=45641"},"modified":"2020-04-16T08:30:43","modified_gmt":"2020-04-16T01:30:43","slug":"pesan-paskah-2020-dewan-gereja-gereja-sedunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/pesan-paskah-2020-dewan-gereja-gereja-sedunia\/","title":{"rendered":"Pesan Paskah 2020 Dewan Gereja-Gereja Sedunia"},"content":{"rendered":"<figure class=\"entry-thumbnail\"><\/figure>\n<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id-Menjelang masa raya Paskah, kami ingin menyampaikan kepada anda salam tradisional Kristen, yang menegaskan Kebangkitan Yesus Kristus dari kematian dan pesan pembebasannya yang kuat, membawa sukacita dan harapan kepada dunia, mengatasi ketakutan dan ketidakpastian. Kristus sudah bangkit! Dia sungguh bangkit! Tahun ini, kita merayakan Paskah dalam konteks yang menantang di tengah situasi yang menyakitkan. Pandemi COVID-19, yang telah mempengaruhi seluruh dunia, juga akan memengaruhi cara merayakan Paskah. Untuk melindungi hidup kita sendiri dan orang lain, kita tidak bisa memenuhi jalan-jalan dengan pawai, gereja juga tidak akan bergemuruh dengan nyanyian dan liturgi, mengungkapkan dan berbagi sukacita Paskah kita satu sama lain. Sebaliknya, kita akan membagikan misteri Paskah dan bertemu dengan Tuhan Yang Bangkit di rumah kita, di balik pintu tertutup. Banyak dari umat kita mengalami ketakutan dan ketidakpastian, serta trauma, perpisahan, isolasi, kehilangan anggota atau bahkan kematian dalam keluarga mereka atau dalam komunitas gereja mereka. Namun, terlepas dari situasi yang traumatis dan menyakitkan ini, pesan Paskah tetap menjadi sukacita dan harapan yang menggembirakan. Pengalaman pertama para murid dengan Tuhan Yang Bangkit terjadi dalam keadaan yang serupa. Karena takut dan untuk melindungi hidup mereka, para murid Yesus berkumpul di sebuah ruangan, di balik pintu tertutup. Dan di sana Kristus Yang Bangkit datang di antara mereka, membawa damai sejahtera. Ketika mereka terkejut dan ngeri, \u201cDia berkata kepada mereka, \u2018Mengapa kamu takut? \u2026 Lihatlah, Aku sendirilah ini.\u2019\u201d (Lukas 24: 37-39). Tuhan Yang Bangkit adalah sama, kemarin, hari ini, dan selamanya (Ibrani 13: 8). Paskah adalah pengingat dan dorongan bahwa Allah dalam Kristus terus mencintai dan memelihara seluruh dunia, mengatasi kematian dengan kehidupan, menaklukkan ketakutan dan ketidakpastian dengan harapan. Kepada mereka yang tergoda untuk menjelaskan situasi saat ini sebagai ungkapan dari hukuman dan murka Allah, pesan Paskah menyampaikan bahwa Allah kita adalah Allah yang pengasih, sumber kehidupan, bukan kematian, Allah kehidupan dan cinta, \u201cKarena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.\u201d (Yohanes 3: 16-17). Saudara dan saudari yang terkasih, selama berabad-abad, salam Paskah \u201cKristus sudah bangkit!\u201d selalu memberi orang Kristen kekuatan dan keberanian untuk menghadapi kematian, kehancuran, penindasan, perbudakan, ketakutan, keraguan, dan ketidakpastian. Saat kita dihadapkan pada hari ini dengan tantangan COVID-19, kami meyakinkan anda semua bahwa pada hari-hari ini kita dipersatukan dalam doa dan dalam menegaskan bersama iman dan harapan kita bersama dalam Tuhan Yang Bangkit: \u201cHai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?\u201d Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.\u201d (1 Korintus 15:55, 57). (psi)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Diakonia.id<\/strong>-Menjelang masa raya Paskah, kami ingin menyampaikan kepada anda salam tradisional Kristen, yang menegaskan Kebangkitan Yesus Kristus dari kematian dan pesan pembebasannya yang kuat, membawa sukacita dan harapan kepada dunia, mengatasi ketakutan dan ketidakpastian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kristus sudah bangkit! Dia sungguh bangkit!<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahun ini, kita merayakan Paskah dalam konteks yang menantang di tengah situasi yang menyakitkan. Pandemi COVID-19, yang telah mempengaruhi seluruh dunia, juga akan memengaruhi cara merayakan Paskah. Untuk melindungi hidup kita sendiri dan orang lain, kita tidak bisa memenuhi jalan-jalan dengan pawai, gereja juga tidak akan bergemuruh dengan nyanyian dan liturgi, mengungkapkan dan berbagi sukacita Paskah kita satu sama lain. Sebaliknya, kita akan membagikan misteri Paskah dan bertemu dengan Tuhan Yang Bangkit di rumah kita, di balik pintu tertutup. Banyak dari umat kita mengalami ketakutan dan ketidakpastian, serta trauma, perpisahan, isolasi, kehilangan anggota atau bahkan kematian dalam keluarga mereka atau dalam komunitas gereja mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, terlepas dari situasi yang traumatis dan menyakitkan ini, pesan Paskah tetap menjadi sukacita dan harapan yang menggembirakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengalaman pertama para murid dengan Tuhan Yang Bangkit terjadi dalam keadaan yang serupa. Karena takut dan untuk melindungi hidup mereka, para murid Yesus berkumpul di sebuah ruangan, di balik pintu tertutup. Dan di sana Kristus Yang Bangkit datang di antara mereka, membawa damai sejahtera. Ketika mereka terkejut dan ngeri, \u201cDia berkata kepada mereka, \u2018Mengapa kamu takut? \u2026 Lihatlah, Aku sendirilah ini.\u2019\u201d (Lukas 24: 37-39).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tuhan Yang Bangkit adalah sama, kemarin, hari ini, dan selamanya (Ibrani 13: 8). Paskah adalah pengingat dan dorongan bahwa Allah dalam Kristus terus mencintai dan memelihara seluruh dunia, mengatasi kematian dengan kehidupan, menaklukkan ketakutan dan ketidakpastian dengan harapan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepada mereka yang tergoda untuk menjelaskan situasi saat ini sebagai ungkapan dari hukuman dan murka Allah, pesan Paskah menyampaikan bahwa Allah kita adalah Allah yang pengasih, sumber kehidupan, bukan kematian, Allah kehidupan dan cinta, \u201cKarena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.\u201d (Yohanes 3: 16-17).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saudara dan saudari yang terkasih, selama berabad-abad, salam Paskah \u201cKristus sudah bangkit!\u201d selalu memberi orang Kristen kekuatan dan keberanian untuk menghadapi kematian, kehancuran, penindasan, perbudakan, ketakutan, keraguan, dan ketidakpastian. Saat kita dihadapkan pada hari ini dengan tantangan COVID-19, kami meyakinkan anda semua bahwa pada hari-hari ini kita dipersatukan dalam doa dan dalam menegaskan bersama iman dan harapan kita bersama dalam Tuhan Yang Bangkit: \u201cHai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?\u201d Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.\u201d (1 Korintus 15:55, 57). (psi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id-Menjelang masa raya Paskah, kami ingin menyampaikan kepada anda salam tradisional Kristen, yang menegaskan Kebangkitan Yesus Kristus dari kematian dan pesan pembebasannya yang kuat, membawa sukacita dan harapan kepada dunia, mengatasi ketakutan dan ketidakpastian. Kristus sudah bangkit! Dia sungguh bangkit! Tahun ini, kita merayakan Paskah dalam konteks yang menantang di tengah situasi yang menyakitkan. Pandemi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":45642,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"22"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[22],"tags":[],"class_list":["post-45641","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional"],"better_featured_image":{"id":45642,"alt_text":"","caption":"","description":"7f6c39ba3e5fbdb3dd227703da1665ee","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/pesan-paskah-2020-dewan-gereja-gereja-sedunia_5e91f76e78ef8.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/pesan-paskah-2020-dewan-gereja-gereja-sedunia_5e91f76e78ef8.jpeg?fit=622%2C350&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/pesan-paskah-2020-dewan-gereja-gereja-sedunia_5e91f76e78ef8.jpeg"},"categories_detail":[{"id":22,"name":"Internasional","description":"","slug":"internasional","count":158,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/pesan-paskah-2020-dewan-gereja-gereja-sedunia_5e91f76e78ef8.jpeg?fit=622%2C350&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1147","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45641","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45641"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45641\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45642"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45641"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45641"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45641"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}