{"id":45686,"date":"2020-04-17T15:05:17","date_gmt":"2020-04-17T08:05:17","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=45686"},"modified":"2020-04-16T09:02:35","modified_gmt":"2020-04-16T02:02:35","slug":"bagaimana-saya-dapat-memiliki-jaminan-keselamatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/bagaimana-saya-dapat-memiliki-jaminan-keselamatan\/","title":{"rendered":"Bagaimana saya dapat memiliki jaminan keselamatan?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca Artikel<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Diakonia.id-Pertanyaan: Bagaimana saya dapat memiliki jaminan keselamatan? Jawaban: Bagaimana Saudara dapat mengetahui dengan pasti bahwa Saudara sudah diselamatkan? \u201cDan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.\u201d (1 Yohanes 5:11-13). Siapakah orang yang memiliki sang Anak? Mereka yang telah percaya kepadaNya dan menerima Dia (Yohanes 1:12). Jika Saudara memiliki Yesus, Anda memiliki hidup; hidup kekal. Bukan hidup yang sementara, tapi hidup kekal. Allah ingin kita memiliki jaminan untuk keselamatan. Kita tidak sepantasnya hidup sebagai orang Kristen yang ragu dan kuatir mengenai sudah belumnya kita betul-betul diselamatkan. Itu sebabnya Alkitab membuat rencana keselamatan begitu jelas jalannya. Percaya kepada Yesus Kristus, dan engkau akan diselamatkan (Yohanes 3:16; Kisah Rasul 16:31). Apakah engkau percaya bahwa Yesus adalah sang Penyelamat, bahwa Dia telah mati untuk membayar hutang dosa kita (Roma 5:8; 2 Korintus 5:21)? Apakah engkau percaya hanya kepada Dia untuk keselamatanmu? Jika jawaban Saudara ya, Saudara sudah diselamatkan! Jaminan ini untuk \u201dmenghilangkan segala keraguan.\u201d Dengan mempercayai Firman Tuhan, Saudara dapat \u201cmenghilangkan segala keraguan\u201d tentang fakta dan realitas terkait keselamatan. Tentang orang-orang yang percaya kepadaNya, Yesus sendiri mengatakan, \u201cDan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.\u201d (Yohanes 10:28-29). Sekali lagi di sini ditekankan kata \u201ckekal.\u201d Kekal adalah \u2013 kekal. Tidak seorangpun, termasuk diri Saudara sendiri, yang dapat merebut dan mengambil karunia keselamatan, yang diberikan oleh Allah di dalam Kristus, dari Saudara. Hafalkan ayat-ayat berikut ini. Kita menyimpan Firman Tuhan dalam hati supaya kita jangan berdosa terhadap Dia (Mazmur 119:11). Termasuk menyimpan keragu-raguan. Terimalah dengan sukacita apa yang dikatakan Firman Tuhan kepada Saudara, bahwa kita dapat hidup dengan penuh keyakinan, sebagai ganti keragu-raguan. Kita dapat memperoleh jaminan dari perkataan Kristus sendiri bahwa status keselamatan kita tidak akan pernah jadi masalah. Keyakinan kita didasarkan pada kasih Allah kepada manusia melalui Yesus Kristus. Yudas 24-25 menyatakan, \u201cBagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya, Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin!\", \"Indonesian Male\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Diakonia.id<\/strong>&#8211;<strong>Pertanyaan: Bagaimana saya dapat memiliki jaminan keselamatan?<\/p>\n<p>Jawaban: <\/strong>Bagaimana Saudara dapat mengetahui dengan pasti bahwa Saudara sudah diselamatkan? \u201cDan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.\u201d (1 Yohanes 5:11-13).<\/p>\n<p>Siapakah orang yang memiliki sang Anak? Mereka yang telah percaya kepadaNya dan menerima Dia (Yohanes 1:12).<\/p>\n<p>Jika Saudara memiliki Yesus, Anda memiliki hidup; hidup kekal. Bukan hidup yang sementara, tapi hidup kekal.<\/p>\n<p>Allah ingin kita memiliki jaminan untuk keselamatan. Kita tidak sepantasnya hidup sebagai orang Kristen yang ragu dan kuatir mengenai sudah belumnya kita betul-betul diselamatkan. Itu sebabnya Alkitab membuat rencana keselamatan begitu jelas jalannya. Percaya kepada Yesus Kristus, dan engkau akan diselamatkan (Yohanes 3:16; Kisah Rasul 16:31).<\/p>\n<p>Apakah engkau percaya bahwa Yesus adalah sang Penyelamat, bahwa Dia telah mati untuk membayar hutang dosa kita (Roma 5:8; 2 Korintus 5:21)?<\/p>\n<p>Apakah engkau percaya hanya kepada Dia untuk keselamatanmu? Jika jawaban Saudara ya, Saudara sudah diselamatkan!<\/p>\n<p>Jaminan ini untuk \u201dmenghilangkan segala keraguan.\u201d Dengan mempercayai Firman Tuhan, Saudara dapat \u201cmenghilangkan segala keraguan\u201d tentang fakta dan realitas terkait keselamatan.<\/p>\n<p>Tentang orang-orang yang percaya kepadaNya, Yesus sendiri mengatakan, \u201cDan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.\u201d (Yohanes 10:28-29).<\/p>\n<p>Sekali lagi di sini ditekankan kata \u201ckekal.\u201d Kekal adalah \u2013 kekal. Tidak seorangpun, termasuk diri Saudara sendiri, yang dapat merebut dan mengambil karunia keselamatan, yang diberikan oleh Allah di dalam Kristus, dari Saudara.<\/p>\n<p>Hafalkan ayat-ayat berikut ini. Kita menyimpan Firman Tuhan dalam hati supaya kita jangan berdosa terhadap Dia (Mazmur 119:11). Termasuk menyimpan keragu-raguan.<\/p>\n<p>Terimalah dengan sukacita apa yang dikatakan Firman Tuhan kepada Saudara, bahwa kita dapat hidup dengan penuh keyakinan, sebagai ganti keragu-raguan. Kita dapat memperoleh jaminan dari perkataan Kristus sendiri bahwa status keselamatan kita tidak akan pernah jadi masalah.<\/p>\n<p>Keyakinan kita didasarkan pada kasih Allah kepada manusia melalui Yesus Kristus. Yudas 24-25 menyatakan, \u201cBagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya, Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id&#8211;Pertanyaan: Bagaimana saya dapat memiliki jaminan keselamatan? Jawaban: Bagaimana Saudara dapat mengetahui dengan pasti bahwa Saudara sudah diselamatkan? \u201cDan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu kutuliskan kepada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27090,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-45686","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"better_featured_image":{"id":27090,"alt_text":"","caption":"","description":"4dac7e2917f07f93080f0af6aac19f60","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/kj-364-berserah-kepada-yesus-all-to-jesus-i-surrender-krista-g-septian_5d0a5f39b82bf.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/kj-364-berserah-kepada-yesus-all-to-jesus-i-surrender-krista-g-septian_5d0a5f39b82bf.jpeg?fit=768%2C432&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/kj-364-berserah-kepada-yesus-all-to-jesus-i-surrender-krista-g-septian_5d0a5f39b82bf.jpeg"},"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/kj-364-berserah-kepada-yesus-all-to-jesus-i-surrender-krista-g-septian_5d0a5f39b82bf.jpeg?fit=1280%2C720&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1428","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45686","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45686"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45686\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27090"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45686"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45686"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45686"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}