{"id":45988,"date":"2020-05-19T08:18:30","date_gmt":"2020-05-19T01:18:30","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=45988"},"modified":"2020-05-17T14:52:39","modified_gmt":"2020-05-17T07:52:39","slug":"5-hukum-rentenir-menurut-agama-kristen-yang-harus-dijauhi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/5-hukum-rentenir-menurut-agama-kristen-yang-harus-dijauhi\/","title":{"rendered":"5 Hukum Rentenir Menurut Agama Kristen Yang Harus Dijauhi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id -Banyak umat Kristen sendiri yang masih belum paham benar hukum rentenir menurut agama Kristen. Padahal jelas dalam firman Allah hal ini merupakan sesuatu yang tidak disukai oleh Allah. Karena itu ada beberapa hal mengenai rentenir yang sebaiknya dipahami umat Tuhan. Supaya tidak terjerumus pada sifat dosa menurut Alkitab\u00a0dengan melakukan praktik rentenir yang tidak disukai oleh Allah. Untuk lebih jelasnya berikut ini beberapa hukum rentenir menurut agama Kristen yang sebaiknya diterapkan pada kehidupan nyata. 1. Tidak Sesuai Firman Dikatakan pada Alkitab bahwa mereka yang menjalankan praktik rentenir adalah mereka yang tidak menjalankan firman Allah. Karena prinsip ini merupakan hal yang tidak diperbolehkan oleh Allah untuk dilakukan. Hanya saja karena banyak umat Kristen yang masih belum paham benar kehendak Allah, sehingga melakukan hal tersebut dan mendatangkan kesusahan pada sesamanya. Karena itu selalu minta karunia Roh Kudus tunjukkan jalan mana yang benar dan tidak. 2. Tidak Mengenal Kasih Sebenarnya melakukan tindakan rentenir pada sesama merupakan perbuatan yang tidak mengenal prinsip kasih tentang Alkitab. Oleh sebab itu hal ini bertentangan dengan firman Allah. Dimana hukum terbesar yang diajarkan Tuhan Yesus sendiri yaitu melakukan kasih kepada sesama. Termasuk menghindari praktik rentenir pada orang lain. Dengan menghindari praktik rentenir pada orang lain secara langsung melakukan hukum kasih dari Tuhan Yesus dan tidak menjadi batu sandungan pada orang lain yang tidak seiman. 3. Harus Bertobat Tentunya setiap umat Tuhan yang terlanjur melakukan praktik rentenir ini sebaiknya bertobat dan tidak mengulangi kembali. Diceritakan pada jaman Perjanjian Baru bahwa Allah sendiri mengampuni mereka yang bertobat dari praktik rentenir. Oleh karena itu pahami bahwa macam-macam dosa menurut Alkitab ini masih diberikan kesempatan untuk bertobat. Jika telah berhenti sebaiknya jangan diulangi lagi dan sebisa mungkin segera jauhkan hal tersebut dari kehidupan yang telah dijalani saat ini. 4. Perbuatan Dosa Praktik rentenir ini merupakan dosa yang tidak secara langsung disukai oleh Allah. Karena itu sebaiknya doakan dan pergumulkan. Supaya tidak melakukan hal-hal yang dibenci oleh Allah. Dengan berdoa dan minta pimpinan buah-buah Roh Kudus tentu akan lebih mudah menjauhi dosa termasuk tidak lagi memilih jalan sebagai rentenir. 5. Dijauhi dan Doakan Sebaiknya jauhi perbuatannya dan doakan pelakunya. Oleh karena itu sebaiknya hindari dari praktik dosa termasuk melakukan praktik rentenir pada sesama. Sebaiknya doakan mereka yang masih melakukan cara tersebut untuk mendapatkan uang. Karena hal tersebut bukanlah hal yang baik atau berkenan kepada Allah. Sebaiknya lakukan dengan cara berdoa yang benar dan bila perlu ambil waktu untuk berpuasa sebelum berdoa bersama. Itulah beberapa hukum rentenir menurut agama Kristen. Sudah sangat jelas bahwa praktik ini merupakan perbuatan yang tidak disukai oleh Allah. Karena itu dengan cara berdoa dalam Roh mintalah selalu dijauhkan dari cobaan atau perbuatan rentenir tersebut. Apabila menghadapi masalah keuangan ada baiknya berdoa dan minta pimpinan maupun jalan keluar yang hanya datang dari Allah. Sehingga tidak perlu terjebak dengan bahaya rentenir yang menyusahkan serta tidak sesuai dengan kehendak Allah.(tuhanyesus.org)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>-Banyak umat Kristen sendiri yang masih belum paham benar hukum rentenir menurut agama Kristen. Padahal jelas dalam firman Allah hal ini merupakan sesuatu yang tidak disukai oleh Allah. Karena itu ada beberapa hal mengenai rentenir yang sebaiknya dipahami umat Tuhan. Supaya tidak terjerumus pada sifat dosa menurut Alkitab\u00a0dengan melakukan praktik rentenir yang tidak disukai oleh Allah. Untuk lebih jelasnya berikut ini beberapa hukum rentenir menurut agama Kristen yang sebaiknya diterapkan pada kehidupan nyata.<\/p>\n<div class=\"code-block code-block-1\">\n<div id=\"div-gpt-ad-1578481566798-0\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Tidak Sesuai Firman<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dikatakan pada Alkitab bahwa mereka yang menjalankan praktik rentenir adalah mereka yang tidak menjalankan firman Allah. Karena prinsip ini merupakan hal yang tidak diperbolehkan oleh Allah untuk dilakukan. Hanya saja karena banyak umat Kristen yang masih belum paham benar kehendak Allah, sehingga melakukan hal tersebut dan mendatangkan kesusahan pada sesamanya. Karena itu selalu minta karunia Roh Kudus tunjukkan jalan mana yang benar dan tidak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Tidak Mengenal Kasih<\/strong><\/p>\n<div class=\"code-block code-block-2\">\n<div id=\"div-gpt-ad-1578481637998-0\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebenarnya melakukan tindakan rentenir pada sesama merupakan perbuatan yang tidak mengenal prinsip kasih tentang Alkitab. Oleh sebab itu hal ini bertentangan dengan firman Allah. Dimana hukum terbesar yang diajarkan Tuhan Yesus sendiri yaitu melakukan kasih kepada sesama. Termasuk menghindari praktik rentenir pada orang lain. Dengan menghindari praktik rentenir pada orang lain secara langsung melakukan hukum kasih dari Tuhan Yesus dan tidak menjadi batu sandungan pada orang lain yang tidak seiman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Harus Bertobat<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tentunya setiap umat Tuhan yang terlanjur melakukan praktik rentenir ini sebaiknya bertobat dan tidak mengulangi kembali. Diceritakan pada jaman Perjanjian Baru bahwa Allah sendiri mengampuni mereka yang bertobat dari praktik rentenir. Oleh karena itu pahami bahwa macam-macam dosa menurut Alkitab ini masih diberikan kesempatan untuk bertobat. Jika telah berhenti sebaiknya jangan diulangi lagi dan sebisa mungkin segera jauhkan hal tersebut dari kehidupan yang telah dijalani saat ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Perbuatan Dosa<\/strong><\/p>\n<div class=\"code-block code-block-3\">\n<div id=\"div-gpt-ad-1578481686552-0\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Praktik rentenir ini merupakan dosa yang tidak secara langsung disukai oleh Allah. Karena itu sebaiknya doakan dan pergumulkan. Supaya tidak melakukan hal-hal yang dibenci oleh Allah. Dengan berdoa dan minta pimpinan buah-buah Roh Kudus tentu akan lebih mudah menjauhi dosa termasuk tidak lagi memilih jalan sebagai rentenir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Dijauhi dan Doakan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebaiknya jauhi perbuatannya dan doakan pelakunya. Oleh karena itu sebaiknya hindari dari praktik dosa termasuk melakukan praktik rentenir pada sesama. Sebaiknya doakan mereka yang masih melakukan cara tersebut untuk mendapatkan uang. Karena hal tersebut bukanlah hal yang baik atau berkenan kepada Allah. Sebaiknya lakukan dengan cara berdoa yang benar dan bila perlu ambil waktu untuk berpuasa sebelum berdoa bersama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itulah beberapa hukum rentenir menurut agama Kristen. Sudah sangat jelas bahwa praktik ini merupakan perbuatan yang tidak disukai oleh Allah. Karena itu dengan cara berdoa dalam Roh mintalah selalu dijauhkan dari cobaan atau perbuatan rentenir tersebut. Apabila menghadapi masalah keuangan ada baiknya berdoa dan minta pimpinan maupun jalan keluar yang hanya datang dari Allah. Sehingga tidak perlu terjebak dengan bahaya rentenir yang menyusahkan serta tidak sesuai dengan kehendak Allah.(tuhanyesus.org)<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id -Banyak umat Kristen sendiri yang masih belum paham benar hukum rentenir menurut agama Kristen. Padahal jelas dalam firman Allah hal ini merupakan sesuatu yang tidak disukai oleh Allah. Karena itu ada beberapa hal mengenai rentenir yang sebaiknya dipahami umat Tuhan. Supaya tidak terjerumus pada sifat dosa menurut Alkitab\u00a0dengan melakukan praktik rentenir yang tidak disukai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":45997,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"134"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[134,1,42],"tags":[],"class_list":["post-45988","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apologetika","category-belajar-alkitab","category-video"],"better_featured_image":{"id":45997,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/holy-.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/holy-.jpg?fit=263%2C192&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/holy-.jpg"},"categories_detail":[{"id":134,"name":"Apologetika","description":"","slug":"apologetika","count":299,"parent":0},{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0},{"id":42,"name":"Video","description":"","slug":"video","count":62,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/holy-.jpg?fit=263%2C192&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"5783","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45988","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45988"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45988\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45997"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45988"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45988"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45988"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}