{"id":46124,"date":"2025-08-10T18:15:47","date_gmt":"2025-08-10T11:15:47","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/hai-orang-orang-yang-mengasihi-tuhan-bencilah-kejahatan-maz-9710\/"},"modified":"2025-08-10T18:15:49","modified_gmt":"2025-08-10T11:15:49","slug":"hai-orang-orang-yang-mengasihi-tuhan-bencilah-kejahatan-maz-9710","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/hai-orang-orang-yang-mengasihi-tuhan-bencilah-kejahatan-maz-9710\/","title":{"rendered":"Kristus, yang adalah hidup kita. [Kolose 3:4]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Ekspresi kaya yang menakjubkan dari Paulus menunjukkan, bahwa Kristus adalah sumber hidup kita. &quot;Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu&quot; [Efesus 2:1]. Suara yang sama itu yang membawa Lazarus keluar dari kubur membangkitkan kita kepada pembaruan hidup. Dia sekarang adalah substansi kehidupan rohani kita. Dari hidup-Nyalah kita hidup; Dia di dalam kita, harapan bagi kemuliaan, sumber perbuatan kita, pikiran inti yang menggerakkan segala pikiran yang lain. Kristus adalah sumber nafkah hidup kita. Apa yang orang Kristen bisa makan selain daging dan darah Yesus? &quot;Inilah roti yang turun dari sorga; barangsiapa makan dari padanya ia tidak akan mati&quot;[Yohanes 6:50]. O musafir yang lelah dalam gurun dosa ini, Engkau tak akan pernah mendapat sepotong kecil apapun makanan yang dapat memuaskan kelaparan roh-mu, kecuali Engkau temukan itu di dalam Dia! Kristus adalah penghiburan hidup kita. Semua kebahagiaan sejati kita datang dari Dia; dan dalam masa-masa yang sulit, kehadiran-Nya adalah pelipur lara kita. Tidak ada hal yang baginya layak kita berikan hidup kita kecuali Dia, dan kasih setia-Nya lebih baik daripada hidup! [Mzm 63:3] Kristus adalah tujuan hidup kita. Sebagaimana cepatnya kapal laut menuju pelabuhan, begitu juga orang percaya bergegas menuju perlindungan dalam pelukan Sang Juruselamat. Sebagaimana terbangnya panah melesat menuju sasarannya, begitu juga orang Kristen terbang menuju persekutuan bersama Yesus Kristus. Sebagaimana tentara bertempur bagi pemimpinnya, dan dimahkotai dalam kemenangan pemimpinnya, begitu juga orang percaya berjuang bagi Kristus, dan memperoleh kemenangannya dari kemenangan Tuannya. &quot;Bagi dia [Paulus], hidup adalah Kristus&quot; [Filipi 1:21]. Kristus adalah teladan hidup kita. Di mana ada hidup yang sama di dalam, maka akan ada, pasti ada, dalam lingkup yang besar, pengembangan yang sama di luar; dan jika kita hidup bersekutu dekat dengan Tuhan Yesus, kita akan bertumbuh serupa dengan Dia. Kita mesti menempatkan Dia di depan kita sebagai tiruan Ilahi kita, dan kita mesti mencari untuk mengikuti jejak kaki-Nya sampai Dia menjadi mahkota kehidupan kita dalam kemuliaan. Oh! Betapa sentosa, betapa terhormat, betapa bahagianya hidup seorang Kristen, karena Kristus adalah hidup kita. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Ekspresi kaya yang menakjubkan dari Paulus menunjukkan, bahwa Kristus adalah <i>sumber<\/i> hidup kita. &#8220;Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Efesus%202:1\">Efesus 2:1<\/a>]. Suara yang sama itu yang membawa Lazarus keluar dari kubur membangkitkan kita kepada pembaruan hidup. Dia sekarang adalah <i>substansi<\/i> kehidupan rohani kita. Dari hidup-Nyalah kita hidup; Dia di dalam kita, harapan bagi kemuliaan, sumber perbuatan kita, pikiran inti yang menggerakkan segala pikiran yang lain. <i>Kristus adalah sumber nafkah hidup kita<\/i>. Apa yang orang Kristen bisa makan selain daging dan darah Yesus? &#8220;Inilah roti yang turun dari sorga; barangsiapa makan dari padanya ia tidak akan mati&#8221;[<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yohanes%206:50\">Yohanes 6:50<\/a>]. O musafir yang lelah dalam gurun dosa ini, Engkau tak akan pernah mendapat sepotong kecil apapun makanan yang dapat memuaskan kelaparan roh-mu, kecuali Engkau temukan itu di dalam Dia! <i>Kristus adalah penghiburan hidup kita<\/i>. Semua kebahagiaan sejati kita datang dari Dia; dan dalam masa-masa yang sulit, kehadiran-Nya adalah pelipur lara kita. Tidak ada hal yang baginya layak kita berikan hidup kita kecuali Dia, dan kasih setia-Nya lebih baik daripada hidup! [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Mzm%2063:3\">Mzm 63:3<\/a>] <i>Kristus adalah tujuan hidup kita.<\/i> Sebagaimana cepatnya kapal laut menuju pelabuhan, begitu juga orang percaya bergegas menuju perlindungan dalam pelukan Sang Juruselamat. Sebagaimana terbangnya panah melesat menuju sasarannya, begitu juga orang Kristen terbang menuju persekutuan bersama Yesus Kristus. Sebagaimana tentara bertempur bagi pemimpinnya, dan dimahkotai dalam kemenangan pemimpinnya, begitu juga orang percaya berjuang bagi Kristus, dan memperoleh kemenangannya dari kemenangan Tuannya. &#8220;Bagi dia [Paulus], hidup adalah Kristus&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Filipi%201:21\">Filipi 1:21<\/a>]. <i>Kristus adalah teladan hidup kita.<\/i> Di mana ada hidup yang sama di dalam, maka akan ada, pasti ada, dalam lingkup yang besar, pengembangan yang sama di luar; dan jika kita hidup bersekutu dekat dengan Tuhan Yesus, kita akan bertumbuh serupa dengan Dia. Kita mesti menempatkan Dia di depan kita sebagai tiruan Ilahi kita, dan kita mesti mencari untuk mengikuti jejak kaki-Nya sampai Dia menjadi <i>mahkota kehidupan kita dalam kemuliaan.<\/i> Oh! Betapa sentosa, betapa terhormat, betapa bahagianya hidup seorang Kristen, karena Kristus adalah hidup kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Ekspresi kaya yang menakjubkan dari Paulus menunjukkan, bahwa Kristus adalah sumber hidup kita. &#8220;Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu&#8221; [Efesus 2:1]. Suara yang sama itu yang membawa Lazarus keluar dari kubur membangkitkan kita kepada pembaruan hidup. Dia sekarang adalah substansi kehidupan rohani kita. Dari hidup-Nyalah kita hidup; Dia di dalam kita, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-46124","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"170","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46124","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46124"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46124\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68045,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46124\/revisions\/68045"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46124"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46124"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46124"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}