{"id":46463,"date":"2020-06-29T14:00:56","date_gmt":"2020-06-29T07:00:56","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=46463"},"modified":"2020-06-29T14:00:56","modified_gmt":"2020-06-29T07:00:56","slug":"sendiri-dan-putus-asa-percayalah-masih-ada-harapan-dari-yesus-bagimu-roma-1513","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/sendiri-dan-putus-asa-percayalah-masih-ada-harapan-dari-yesus-bagimu-roma-1513\/","title":{"rendered":"Sendiri dan Putus Asa? Percayalah Masih Ada Harapan Dari Yesus Bagimu   Roma 15:13"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id -Dalam perjalanan menuju tempat kerjaku, aku melihat kata-kata ini tertulis di papan pengumuman di sebuah gereja lokal. Katanya,\u00a0 \u201cHarapan Itu Nyata\u201d. Aku memikirkannya dan (tak perlu aku katakan) setuju dengan pernyataan itu. Tapi saat saku merenungkan frasa sederhana itu, aku menyadari kalau bagi banyak orang, harapan itu telah semu. Aku percaya \u2018harapan\u2019 adalah salah satu karunia penting yang bisa kita berikan kepada orang lain. Bisa jadi ada seseorang yang sedang putus ada dan kesepian. Dia gak bisa membantu dirinya sendiri keluar dari situasinya. Dia merasa kehilangan dan tak berdaya. Kita harus mendatanginya dan membawa kabar baik tentang Yesus dan semua hal baik yang ditawarkannya kepada kita. \u201cPencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.\u201d (Yohanes 10: 10) Salah satu pengertian dari \u2018harapan\u2019 adalah menantikan dengan keyakinan atau penuh pengharapan. Kita harus meletakkan firman Tuhan dengan semua harapanNya kepada seseorang yang tak lagi percaya dengan \u2018harapan\u2019. Saat kita membawa harapan, kita membawa kehidupan. Hal itu mengubah hidup untuk akhirnya percaya lagi. Itu lebih dari sekadar meminta kepada Tuhan untuk sesuatu yang sangat kita butuhkan; kita harus mengharapkan keajaiban kita. Di tengah segala pertanyaan kita, percayalah dan harapkanlah Tuhan menjawab, maka kita akan menemukan apa yang kita cari. \u201cSesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!\u201d (Mazmur 27: 13) Aku sudah lama merasa kalau masalah terbesar yang kita miliki di dunia saat ini adalah ada begitu banyak orang yang kehilangan harapan. Tampaknya ada begitu banyak rasa sakit, masalah, penyakit, kesengsaraan keuangan, masalah keluarga, masalah dunia, politik dan sebagainya. Dunia ini sepertinya gak lagi punya harapan. Dunia tanpa harapan hanyalah menjadi tempat yang mengerikan. Tapi dengan pertolongan Tuhan, kita bisa mengubahnya. Aku mau kamu tahu bahwa apapun situasi yang sedang kamu hadapi saat ini, masih ada harapan. Kamu mungkin tak bisa melihat atau merasakan harapan itu, tapi percayalah harapan itu ada bagimu. Bagaimana kita bisa menemukan harapan? Hanya ada satu tempat dimana kamu bisa menemukannya yaitu di dalam Yesus Kristus (bacalah ayat-ayat ini Mazmur 39: 7; Mazmur 42: 11; Mazmur 25: 4-5; Mazmur 25: 3; Mazmur 33: 18; Mazmur 119: 49). Jadi, percayalah kepada Tuhan. Dia mau kamu percaya kepada Dia. Apa yang Tuhan katakan tentang siapa dirimu dana pa kehendakNya bagi hidupmu harus kamu percayai. Jangan larut dalam perasaanmu. Sebaliknya, kita harus mengingatkan diri kita kalau Tuhan hanya punya rencana yang baik buat kita (Yeremia 29: 11). Kita tak perlu kecewa dan merasa sendirian. Kita bisa punya harapan! Kasih Allah di dalam hati kita akan menyalakan api pengharapan yang sudah kita curahkan di dalam hati kita. Firman Tuhan bisa mendorong kita saat kita membacanya dengan penuh kewaspadaan di dalam iman. \u201cDan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.\u201d (Roma 5: 5) Aku mau kamu mengalami kehidupan yang melimpah di dalam Tuhan hari ini. Jadi ucapkanlah firman pengharapan dengan keras atas hidupmu. Katakan, \u201cAku memiliki harapan! Harapanku ada di dalam Tuhan! Aku kuat dan menanti-nantikan Tuhan! Aku mempercayakan hidupku dan keluargaku di dalam Tuhan!\u201d Ucapkanlah kata-kata ini setiap hari dan nantikanlah bahwa \u2018Harapan Itu Pasti Nyata!\u2019 Apa kebutuhanmu hari ini? Apakah soal keuangan, kesembuhan, pekerjaan baru, rumah, mobil atau yang lainnya? Apapun itu, bahwalah kepada Tuhan hari ini. (jawaban.com)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>-Dalam perjalanan menuju tempat kerjaku, aku melihat kata-kata ini tertulis di papan pengumuman di sebuah gereja lokal. Katanya,\u00a0 \u201cHarapan Itu Nyata\u201d. Aku memikirkannya dan (tak perlu aku katakan) setuju dengan pernyataan itu. Tapi saat saku merenungkan frasa sederhana itu, aku menyadari kalau bagi banyak orang, harapan itu telah semu. Aku percaya \u2018harapan\u2019 adalah salah satu karunia penting yang bisa kita berikan kepada orang lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bisa jadi ada seseorang yang sedang putus ada dan kesepian. Dia gak bisa membantu dirinya sendiri keluar dari situasinya. Dia merasa kehilangan dan tak berdaya. Kita harus mendatanginya dan membawa kabar baik tentang Yesus dan semua hal baik yang ditawarkannya kepada kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cPencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.\u201d (Yohanes 10: 10)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu pengertian dari \u2018harapan\u2019 adalah menantikan dengan keyakinan atau penuh pengharapan. Kita harus meletakkan firman Tuhan dengan semua harapanNya kepada seseorang yang tak lagi percaya dengan \u2018harapan\u2019. Saat kita membawa harapan, kita membawa kehidupan. Hal itu mengubah hidup untuk akhirnya percaya lagi. Itu lebih dari sekadar meminta kepada Tuhan untuk sesuatu yang sangat kita butuhkan; kita harus mengharapkan keajaiban kita. Di tengah segala pertanyaan kita, percayalah dan harapkanlah Tuhan menjawab, maka kita akan menemukan apa yang kita cari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cSesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!\u201d (Mazmur 27: 13)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aku sudah lama merasa kalau masalah terbesar yang kita miliki di dunia saat ini adalah ada begitu banyak orang yang kehilangan harapan. Tampaknya ada begitu banyak rasa sakit, masalah, penyakit, kesengsaraan keuangan, masalah keluarga, masalah dunia, politik dan sebagainya. Dunia ini sepertinya gak lagi punya harapan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dunia tanpa harapan hanyalah menjadi tempat yang mengerikan. Tapi dengan pertolongan Tuhan, kita bisa mengubahnya. Aku mau kamu tahu bahwa apapun situasi yang sedang kamu hadapi saat ini, masih ada harapan. Kamu mungkin tak bisa melihat atau merasakan harapan itu, tapi percayalah harapan itu ada bagimu. Bagaimana kita bisa menemukan harapan? Hanya ada satu tempat dimana kamu bisa menemukannya yaitu di dalam Yesus Kristus (bacalah ayat-ayat ini Mazmur 39: 7; Mazmur 42: 11; Mazmur 25: 4-5; Mazmur 25: 3; Mazmur 33: 18; Mazmur 119: 49).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi, percayalah kepada Tuhan. Dia mau kamu percaya kepada Dia. Apa yang Tuhan katakan tentang siapa dirimu dana pa kehendakNya bagi hidupmu harus kamu percayai. Jangan larut dalam perasaanmu. Sebaliknya, kita harus mengingatkan diri kita kalau Tuhan hanya punya rencana yang baik buat kita (Yeremia 29: 11).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kita tak perlu kecewa dan merasa sendirian. Kita bisa punya harapan! Kasih Allah di dalam hati kita akan menyalakan api pengharapan yang sudah kita curahkan di dalam hati kita. Firman Tuhan bisa mendorong kita saat kita membacanya dengan penuh kewaspadaan di dalam iman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>\u201cDan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.\u201d (Roma 5: 5)<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aku mau kamu mengalami kehidupan yang melimpah di dalam Tuhan hari ini. Jadi ucapkanlah firman pengharapan dengan keras atas hidupmu. Katakan, \u201cAku memiliki harapan! Harapanku ada di dalam Tuhan! Aku kuat dan menanti-nantikan Tuhan! Aku mempercayakan hidupku dan keluargaku di dalam Tuhan!\u201d Ucapkanlah kata-kata ini setiap hari dan nantikanlah bahwa \u2018Harapan Itu Pasti Nyata!\u2019<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Apa kebutuhanmu hari ini? Apakah soal keuangan, kesembuhan, pekerjaan baru, rumah, mobil atau yang lainnya? Apapun itu, bahwalah kepada Tuhan hari ini. (jawaban.com)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id -Dalam perjalanan menuju tempat kerjaku, aku melihat kata-kata ini tertulis di papan pengumuman di sebuah gereja lokal. Katanya,\u00a0 \u201cHarapan Itu Nyata\u201d. Aku memikirkannya dan (tak perlu aku katakan) setuju dengan pernyataan itu. Tapi saat saku merenungkan frasa sederhana itu, aku menyadari kalau bagi banyak orang, harapan itu telah semu. Aku percaya \u2018harapan\u2019 adalah salah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":46404,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"0","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"1"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1,78,3],"tags":[],"class_list":["post-46463","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-belajar-alkitab","category-renungan","category-umum"],"better_featured_image":{"id":46404,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/BERHARGA.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/BERHARGA.jpg?fit=259%2C194&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/BERHARGA.jpg"},"categories_detail":[{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0},{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0},{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/BERHARGA.jpg?fit=259%2C194&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"5181","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46463","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46463"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46463\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46404"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46463"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46463"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46463"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}