{"id":46654,"date":"2025-11-24T18:15:35","date_gmt":"2025-11-24T11:15:35","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/kami-tahu-hai-saudara-saudara-yang-dikasihi-allah-bahwa-ia-telah-memilih-kamu-1-tesalonika-14\/"},"modified":"2025-11-24T18:15:38","modified_gmt":"2025-11-24T11:15:38","slug":"kami-tahu-hai-saudara-saudara-yang-dikasihi-allah-bahwa-ia-telah-memilih-kamu-1-tesalonika-14","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/kami-tahu-hai-saudara-saudara-yang-dikasihi-allah-bahwa-ia-telah-memilih-kamu-1-tesalonika-14\/","title":{"rendered":"Kita akan melihat betapa mulia TUHAN kita: seperti tempat yang penuh sungai dan aliran yang lebar. [Yesaya 33:21]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Sungai dan aliran yang lebar menghasilkan kesuburan, dan kelimpahan di tanahnya. Tempat-tempat dekat sungai lebar terkenal akan ragam tanamannya dan banyaknya hasil panen. Seperti semua inilah Allah bagi Gereja-Nya. Dengan memiliki Allah, Gereja memiliki kelimpahan. Apa yang dapat Gereja minta yang tidak akan Dia berikan? Kebutuhan apa yang bisa Gereja sebutkan yang tidak Dia sediakan? &quot;TUHAN semesta alam akan menyediakan di gunung Sion ini bagi segala bangsa-bangsa suatu perjamuan dengan masakan yang bergemuk.&quot; [Yesaya 25:6] Engkau ingin roti hidup? Roti hidup jatuh seperti manna dari langit. Engkau ingin aliran yang menyegarkan? Batu karang mengikuti engkau, dan Batu karang tersebut ialah Kristus. Jika engkau kekurangan suatu kebutuhan itu adalah kesalahanmu sendiri; bagimu ada tempat yang luas dalam hati-Nya, tetapi bagi-Nya hanya tersedia tempat yang sempit di dalam hatimu [2 Korintus 6:12]. Sungai dan aliran yang lebar juga mengarah kepada niaga. Kemuliaan Tuhan bagi kita adalah tempat penuh barang jualan surgawi. Melalui Penebus kita, kita dapat berniaga dengan masa lalu; kekayaan Kalvari, harta perjanjian, gemuknya hari-hari purbakala saat pemilihan, gudang kekekalan, seluruhnya datang kepada kita menuruni aliran lebar kasih setia Tuhan. Kita dapat berniaga, juga, dengan masa depan. Sungguh, kapal yang sarat muatan sampai pinggiran air, datang pada kita dari milenium itu! Gambaran macam apa yang kita miliki mengenai hari-hari surga di bumi! Melalui Tuhan kita yang agung kita memiliki hubungan niaga dengan malaikat-malaikat; komunitas dengan roh-roh terang yang dibasuh darah itu, yang bernyanyi dihadapan takhta; bahkan, lebih baik lagi, bersekutu dengan yang Tak Terbatas. Sungai dan aliran yang lebar dimaksudkan untuk menyampaikan ide keamanan. Pada masa lampau sungai merupakan pertahanan. Oh! kekasih, sungguh Allah merupakan pertahanan Gereja-Nya! Setan tidak dapat menyeberangi sungai lebar Allah ini. Setan berharap ia dapat membalikkan arus, tapi jangan takut, Allah tinggal tetap sama tidak berubah. Iblis dapat membuat kita khawatir, tetapi ia tidak dapat menghancurkan kita; perahu dayung tidak melaluinya, dan kapal besar tidak menyeberanginya [Yesaya 33:21]. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Sungai dan aliran yang lebar menghasilkan kesuburan, dan kelimpahan di tanahnya. Tempat-tempat dekat sungai lebar terkenal akan ragam tanamannya dan banyaknya hasil panen. Seperti semua inilah Allah bagi Gereja-Nya. Dengan memiliki Allah, Gereja memiliki <i>kelimpahan<\/i>. Apa yang dapat Gereja minta yang tidak akan Dia berikan? Kebutuhan apa yang bisa Gereja sebutkan yang tidak Dia sediakan? &#8220;TUHAN semesta alam akan menyediakan di gunung Sion ini bagi segala bangsa-bangsa suatu perjamuan dengan masakan yang bergemuk.&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yesaya%2025:6\">Yesaya 25:6<\/a>] Engkau ingin roti hidup? Roti hidup jatuh seperti manna dari langit. Engkau ingin aliran yang menyegarkan? Batu karang mengikuti engkau, dan Batu karang tersebut ialah Kristus. Jika engkau kekurangan suatu kebutuhan itu adalah kesalahanmu sendiri; bagimu ada tempat yang luas dalam hati-Nya, tetapi bagi-Nya hanya tersedia tempat yang sempit di dalam hatimu [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?2%20Korintus%206:12\">2 Korintus 6:12<\/a>]. Sungai dan aliran yang lebar juga mengarah kepada <i>niaga<\/i>. Kemuliaan Tuhan bagi kita adalah tempat penuh barang jualan surgawi. Melalui Penebus kita, kita dapat berniaga dengan masa lalu; kekayaan Kalvari, harta perjanjian, gemuknya hari-hari purbakala saat pemilihan, gudang kekekalan, seluruhnya datang kepada kita menuruni aliran lebar kasih setia Tuhan. Kita dapat berniaga, juga, dengan masa depan. Sungguh, kapal yang sarat muatan sampai pinggiran air, datang pada kita dari milenium itu! Gambaran macam apa yang kita miliki mengenai hari-hari surga di bumi! Melalui Tuhan kita yang agung kita memiliki hubungan niaga dengan malaikat-malaikat; komunitas dengan roh-roh terang yang dibasuh darah itu, yang bernyanyi dihadapan takhta; bahkan, lebih baik lagi, bersekutu dengan yang Tak Terbatas. Sungai dan aliran yang lebar dimaksudkan untuk menyampaikan ide <i>keamanan<\/i>. Pada masa lampau sungai merupakan pertahanan. Oh! kekasih, sungguh Allah merupakan pertahanan Gereja-Nya! Setan tidak dapat menyeberangi sungai lebar Allah ini. Setan berharap ia dapat membalikkan arus, tapi jangan takut, Allah tinggal tetap sama tidak berubah. Iblis dapat membuat kita khawatir, tetapi ia tidak dapat menghancurkan kita; perahu dayung tidak melaluinya, dan kapal besar tidak menyeberanginya [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Yesaya%2033:21\">Yesaya 33:21<\/a>].<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Sungai dan aliran yang lebar menghasilkan kesuburan, dan kelimpahan di tanahnya. Tempat-tempat dekat sungai lebar terkenal akan ragam tanamannya dan banyaknya hasil panen. Seperti semua inilah Allah bagi Gereja-Nya. Dengan memiliki Allah, Gereja memiliki kelimpahan. Apa yang dapat Gereja minta yang tidak akan Dia berikan? Kebutuhan apa yang bisa Gereja sebutkan yang tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-46654","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"108","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46654","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46654"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46654\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68505,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46654\/revisions\/68505"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46654"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46654"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46654"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}