{"id":46724,"date":"2025-11-29T18:17:28","date_gmt":"2025-11-29T11:17:28","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/berdirilah-tetap-dan-lihatlah-keselamatan-dari-tuhan-keluaran-1413\/"},"modified":"2025-11-29T18:17:30","modified_gmt":"2025-11-29T11:17:30","slug":"berdirilah-tetap-dan-lihatlah-keselamatan-dari-tuhan-keluaran-1413","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/berdirilah-tetap-dan-lihatlah-keselamatan-dari-tuhan-keluaran-1413\/","title":{"rendered":"Janganlah engkau pergi kian ke mari menyebarkan fitnah di antara orang-orang sebangsamu \u2026 tetapi engkau harus berterus terang menegor orang sesamamu dan janganlah engkau mendatangkan dosa kepada dirimu karena dia. [Imamat 19:16,17]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Menyebarkan fitnah memancarkan racun lipat tiga; yang dirugikan adalah si penyebar fitnah, si pendengar, dan orang yang mengenainya fitnah itu dikatakan. Apakah cerita itu benar atau salah, berdasarkan perintah Firman Tuhan ini, kita dilarang untuk menyebarkannya. Nama baik umat Tuhan seharusnya kita pandang sangat berharga dan kita seharusnya merasa malu menolong iblis mencela Gereja dan nama Tuhan. Ada lidah lebih memerlukan kekang daripada pacu. Banyak yang merasa bangga sudah menarik ke bawah saudara-saudara mereka, seakan-akan dengan begitu diri mereka semakin tinggi. Anak-anak Nuh yang bijaksana membentangkan sehelai kain pada ayah mereka, sedangkan anak lain yang memamerkan ketelanjangan ayahnya memperoleh kutukan yang menakutkan. Kita di dalam masa-masa kelam mungkin memerlukan kesabaran dan keheningan dari saudara-saudara kita, marilah kita dengan suka hati melakukannya juga untuk mereka yang memerlukannya sekarang. Hendaklah ini menjadi aturan keluarga kita, dan pengikat pribadi kita \u2014 Jangan memfitnah [Titus 3:2]. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\" data-rvtts-brand-url=\"https:\/\/responsivevoice.org\/?utm_source=wordpress-plugin&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=powered-by\" data-rvtts-brand-label=\"Powered by ResponsiveVoice\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Menyebarkan fitnah memancarkan racun lipat tiga; yang dirugikan adalah si penyebar fitnah, si pendengar, dan orang yang mengenainya fitnah itu dikatakan. Apakah cerita itu benar atau salah, berdasarkan perintah Firman Tuhan ini, kita dilarang untuk menyebarkannya. Nama baik umat Tuhan seharusnya kita pandang sangat berharga dan kita seharusnya merasa malu menolong iblis mencela Gereja dan nama Tuhan. Ada lidah lebih memerlukan kekang daripada pacu. Banyak yang merasa bangga sudah menarik ke bawah saudara-saudara mereka, seakan-akan dengan begitu diri mereka semakin tinggi. Anak-anak Nuh yang bijaksana membentangkan sehelai kain pada ayah mereka, sedangkan anak lain yang memamerkan ketelanjangan ayahnya memperoleh kutukan yang menakutkan. Kita di dalam masa-masa kelam mungkin memerlukan kesabaran dan keheningan dari saudara-saudara kita, marilah kita dengan suka hati melakukannya juga untuk mereka yang memerlukannya sekarang. Hendaklah ini menjadi aturan keluarga kita, dan pengikat pribadi kita \u2014 Jangan memfitnah [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Titus%203:2\">Titus 3:2<\/a>].<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Menyebarkan fitnah memancarkan racun lipat tiga; yang dirugikan adalah si penyebar fitnah, si pendengar, dan orang yang mengenainya fitnah itu dikatakan. Apakah cerita itu benar atau salah, berdasarkan perintah Firman Tuhan ini, kita dilarang untuk menyebarkannya. Nama baik umat Tuhan seharusnya kita pandang sangat berharga dan kita seharusnya merasa malu menolong iblis mencela [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-46724","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","comment_count":0,"views":"185","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46724","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46724"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46724\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68557,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46724\/revisions\/68557"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46724"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46724"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46724"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}