{"id":47015,"date":"2026-01-13T18:16:14","date_gmt":"2026-01-13T11:16:14","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/tetapi-mereka-tidak-dapat-membawanya-kepada-nya-karena-orang-banyak-itu-lalu-mereka-membuka-atap-yang-di-atas-nya-sesudah-terbuka-mereka-menurunkan-tilam-tempat-orang-lumpuh-itu-terbaring-markus\/"},"modified":"2026-01-13T18:16:16","modified_gmt":"2026-01-13T11:16:16","slug":"tetapi-mereka-tidak-dapat-membawanya-kepada-nya-karena-orang-banyak-itu-lalu-mereka-membuka-atap-yang-di-atas-nya-sesudah-terbuka-mereka-menurunkan-tilam-tempat-orang-lumpuh-itu-terbaring-markus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/tetapi-mereka-tidak-dapat-membawanya-kepada-nya-karena-orang-banyak-itu-lalu-mereka-membuka-atap-yang-di-atas-nya-sesudah-terbuka-mereka-menurunkan-tilam-tempat-orang-lumpuh-itu-terbaring-markus\/","title":{"rendered":"Yosafat membuat kapal-kapal Tarsis untuk pergi ke Ofir mengambil emas, tetapi kapal-kapal itu tidak jadi pergi ke sana, sebab kapal-kapal itu pecah di Ezion-Geber. [1 Raja-raja 22:48]"},"content":{"rendered":"<button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca Artikel<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Diakonia.id - Kapal Salomo telah kembali dengan selamat [1 Raja-raja 9:26], tetapi kapal Yosafat tidak pernah mencapai tanah yang penuh emas. Sang Pemelihara menyejahterakan seorang, dan menggagalkan hasrat seorang yang lain, dalam urusan yang sama di tempat yang sama, namun tetap Sang Penguasa Besar sama baik dan bijaknya baik pada satu masa maupun yang lain. Semoga hari ini kita mendapat anugerah, mengingat ayat ini, untuk memuji Tuhan baik atas kapal yang pecah di Ezion-Geber, maupun atas kapal yang dimuati berkat-berkat yang fana itu; janganlah kita iri terhadap yang lebih sukses, atau mengeluhkan kerugian kita seakan-akan cuma kita yang secara khusus diberikan ujian. Seperti Yosafat, kita dapat menjadi berharga di mata Tuhan, meskipun rencana kita berakhir mengecewakan. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\", \"Indonesian Male\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    \n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Kapal Salomo telah kembali dengan selamat [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?1%20Raja-raja%209:26\">1 Raja-raja 9:26<\/a>], tetapi kapal Yosafat tidak pernah mencapai tanah yang penuh emas. Sang Pemelihara menyejahterakan seorang, dan menggagalkan hasrat seorang yang lain, dalam urusan yang sama di tempat yang sama, namun tetap Sang Penguasa Besar sama baik dan bijaknya baik pada satu masa maupun yang lain. Semoga hari ini kita mendapat anugerah, mengingat ayat ini, untuk memuji Tuhan baik atas kapal yang pecah di Ezion-Geber, maupun atas kapal yang dimuati berkat-berkat yang fana itu; janganlah kita iri terhadap yang lebih sukses, atau mengeluhkan kerugian kita seakan-akan cuma kita yang secara khusus diberikan ujian. Seperti Yosafat, kita dapat menjadi berharga di mata Tuhan, meskipun rencana kita berakhir mengecewakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Kapal Salomo telah kembali dengan selamat [1 Raja-raja 9:26], tetapi kapal Yosafat tidak pernah mencapai tanah yang penuh emas. Sang Pemelihara menyejahterakan seorang, dan menggagalkan hasrat seorang yang lain, dalam urusan yang sama di tempat yang sama, namun tetap Sang Penguasa Besar sama baik dan bijaknya baik pada satu masa maupun yang lain. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-47015","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"82","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47015","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47015"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47015\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68687,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47015\/revisions\/68687"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47015"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47015"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47015"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}