{"id":47103,"date":"2026-01-25T18:15:34","date_gmt":"2026-01-25T11:15:34","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/pedang-demi-tuhan-dan-demi-gideon-hakim-hakim-720\/"},"modified":"2026-01-25T18:15:35","modified_gmt":"2026-01-25T11:15:35","slug":"pedang-demi-tuhan-dan-demi-gideon-hakim-hakim-720","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/pedang-demi-tuhan-dan-demi-gideon-hakim-hakim-720\/","title":{"rendered":"Aku hendak menyebut-nyebut perbuatan kasih setia TUHAN, perbuatan TUHAN yang masyhur, sesuai dengan segala yang dilakukan TUHAN kepada kita. [Yesaya 63:7]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Kalau begitu mengapa engkau tidak bisa melakukannya? Tidak adakah belas kasih yang sudah engkau alami? Apakah di saat engkau murung, engkau bisa lupa akan waktu penuh berkat itu, saat Yesus bertemu engkau dan berkata, &quot;Marilah kepada-Ku&quot; [Matius 11:28]? Apakah engkau tidak ingat akan saat berbahagia waktu Yesus mematahkan rantaimu, menggeruskan ke tanah tali pengikatmu, dan berkata, &quot;Aku datang untuk mematahkan tali-tali pengikatmu dan memerdekakan kamu&quot;? Atau jikalau engkau lupa akan cinta Kekasihmu, pastilah ada batu penanda di sepanjang jalan hidupmu yang belum diselimuti lumut, yang pada batu itu engkau masih bisa membaca sebuah kenangan akan belas kasih-Nya terhadap engkau? Apakah engkau tidak pernah terkena sakit seperti yang kaualami kini dan Dia menyembuhkanmu? Apakah engkau tidak pernah miskin dan Dia menyediakan kebutuhanmu? Apakah engkau tidak pernah berada di tengah-tengah masalah dan Allah melepaskanmu? Bangkitlah dan pergi ke sungai pengalamanmu, cabutlah beberapa gelagah dan anyamlah menjadi sebuah peti, yang di dalamnya bayi dirimu\u2014iman\u2014dapat mengapung dengan aman sepanjang aliran sungai itu. Jangan lupa apa yang telah Allah lakukan untukmu; buka kembali buku kenanganmu, dan pikir-pikirlah akan hari-hari masa lalumu. Tidak ingatkah engkau akan gunung Mizar [Mazmur 42:6]? Tidakkah Tuhan bertemu dengan engkau di Hermon? Tidak pernahkah engkau mendaki Pegunungan Nikmat? Tidak pernahkah engkau ditolong saat kekurangan? Mana mungkin, aku tahu engkau pernah. Kalau begitu, mundurlah sebentar kepada belas kasih istimewa di masa kemarin, dan walaupun saat ini segalanya gelap, nyalakan lampu masa lalu, supaya lampu-lampu itu berpijar melintasi kegelapan, dan engkau akan percaya kepada Tuhan hingga saatnya terang terbit dan bayang-bayang itu melarikan diri. &quot;Ingatlah segala rahmat-Mu dan kasih setia-Mu, ya TUHAN, sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala.&quot; [Mazmur 25:6] RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Kalau begitu mengapa engkau tidak bisa melakukannya? Tidak adakah belas kasih yang <i>sudah engkau alami<\/i>? Apakah di saat engkau murung, engkau bisa lupa akan waktu penuh berkat itu, saat Yesus bertemu engkau dan berkata, &#8220;Marilah kepada-Ku&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Matius%2011:28\">Matius 11:28<\/a>]? Apakah engkau tidak ingat akan saat berbahagia waktu Yesus mematahkan rantaimu, menggeruskan ke tanah tali pengikatmu, dan berkata, &#8220;Aku datang untuk mematahkan tali-tali pengikatmu dan memerdekakan kamu&#8221;? Atau jikalau engkau lupa akan cinta Kekasihmu, pastilah ada batu penanda di sepanjang jalan hidupmu yang belum diselimuti lumut, yang pada batu itu engkau masih bisa membaca sebuah kenangan akan belas kasih-Nya terhadap engkau? Apakah engkau tidak pernah terkena sakit seperti yang kaualami kini dan Dia menyembuhkanmu? Apakah engkau tidak pernah miskin dan Dia menyediakan kebutuhanmu? Apakah engkau tidak pernah berada di tengah-tengah masalah dan Allah melepaskanmu? Bangkitlah dan pergi ke sungai pengalamanmu, cabutlah beberapa gelagah dan anyamlah menjadi sebuah peti, yang di dalamnya bayi dirimu\u2014iman\u2014dapat mengapung dengan aman sepanjang aliran sungai itu. Jangan lupa apa yang telah Allah lakukan untukmu; buka kembali buku kenanganmu, dan pikir-pikirlah akan hari-hari masa lalumu. Tidak ingatkah engkau akan gunung Mizar [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Mazmur%2042:6\">Mazmur 42:6<\/a>]? Tidakkah Tuhan bertemu dengan engkau di Hermon? Tidak pernahkah engkau mendaki Pegunungan Nikmat? Tidak pernahkah engkau ditolong saat kekurangan? Mana mungkin, aku tahu engkau pernah. Kalau begitu, mundurlah sebentar kepada belas kasih istimewa di masa kemarin, dan walaupun <i>saat ini<\/i> segalanya gelap, nyalakan lampu masa lalu, supaya lampu-lampu itu berpijar melintasi kegelapan, dan engkau akan percaya kepada Tuhan hingga saatnya terang terbit dan bayang-bayang itu melarikan diri. &#8220;Ingatlah segala rahmat-Mu dan kasih setia-Mu, ya TUHAN, sebab semuanya itu sudah ada sejak purbakala.&#8221; [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Mazmur%2025:6\">Mazmur 25:6<\/a>]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Kalau begitu mengapa engkau tidak bisa melakukannya? Tidak adakah belas kasih yang sudah engkau alami? Apakah di saat engkau murung, engkau bisa lupa akan waktu penuh berkat itu, saat Yesus bertemu engkau dan berkata, &#8220;Marilah kepada-Ku&#8221; [Matius 11:28]? Apakah engkau tidak ingat akan saat berbahagia waktu Yesus mematahkan rantaimu, menggeruskan ke tanah tali [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-47103","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"95","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47103","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47103"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47103\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68712,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47103\/revisions\/68712"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47103"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47103"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47103"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}