{"id":47293,"date":"2020-10-09T19:14:33","date_gmt":"2020-10-09T12:14:33","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=47293"},"modified":"2020-10-09T15:24:03","modified_gmt":"2020-10-09T08:24:03","slug":"upaya-damai-putin-undang-menlu-armenia-azerbaijan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/upaya-damai-putin-undang-menlu-armenia-azerbaijan\/","title":{"rendered":"Upaya Damai, Putin Undang Menlu Armenia-Azerbaijan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Presiden Rusia, Vladimir Putin\u00a0mengundang para Menteri Luar Negeri Armenia dan\u00a0Azerbaijan mengunjungi Moskow untuk pembicaraan damai. Undangan tersebut disampaikan sebagai upaya untuk menghentikan pertempuran di Nagorno-Karabakh demi alasan kemanusiaan. Undangan Putin datang karena tampaknya tak ada kemungkinan pertempuran antara Azerbaijan dan Armenia akan berakhir. &quot;Menteri Luar Negeri Azerbaijan dan Armenia diundang ke Moskow pada 9 Oktober,&quot; kata Putin dalam pernyataan yang dirilis oleh Kremlin. &quot;Presiden Rusia mengeluarkan seruan untuk menghentikan pertempuran di Nagorno-Karabakh atas dasar kemanusiaan untuk menukar mayat dan tahanan,&quot; tambah Kremlin seperti dikutip dari AFP. Sejauh ini, Armenia mengesampingkan pembicaraan antara diplomat Rusia dan Azerbaijan selama bentrokan masih berlangsung. Pembicaraan sebelumnya diadakan di Jenewa dengan ekspektasi rendah dan kemungkinan tidak ada pernyataan dari negosiasi itu, yang dilakukan secara tertutup tanpa partisipasi Armenia. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Azerbaijan, Jeyhun Bayramov akan bertemu dengan diplomat Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat dari kelompok Minsk. Kelompok itu telah berupaya mencari solusi untuk konflik Karabakh sejak 1990-an. Pada Kamis (8\/10), Armenia menuduh Azerbaijan menembaki katedral bersejarah di Karabakh hingga melukai beberapa jurnalis. Pemboman awal dalam serangan tersebut menyisakan puing-puing di lantai, bangku berserakan, dan lapisan debu melapisi interior dari bagian-bagian dinding gedung yang runtuh. &quot;Tidak ada militer, tidak ada yang strategis di sini, bagaimana Anda bisa menargetkan gereja?,&quot; kata warga setempat yang tinggal di dekatnya. Jurnalis AFP melaporkan ada lubang menganga di atap Katedral Ghazanchetsots setelah Kementerian Pertahanan Armenia menuduh Azerbaijan menargetkan situs tersebut. Foto: CNN Indonesia\/Timothy Loen Infografis Perbandingan Militer Armenia-Azerbaijan Di sisi lain, Azerbaijan membantah bertanggung jawab atas serangan itu dan membantah tuduhan Armenia dengan mengatakan tentara mereka tidak menarget bangunan dan monumen bersejarah, budaya, terutama negara. Azerbaijan dan Armenia terlibat dalam pertempuran sengit atas Nagorno-Karabakh, wilayah Azerbaijan yang dikuasai oleh orang-orang Armenia setelah jatuhnya Uni Soviet. Ratusan orang termasuk warga sipil tewas dalam pertempuran yang masih berlangsung hingga kini. Insiden ini menjadi yang terburuk sejak gencatan senjata pada 1994. Pejabat pertahanan Azerbaijan dan Armenia mengatakan pertempuran berlanjut hingga Kamis, dengan kedua belah pihak mengklaim telah menimbulkan kerugian besar dan menuduh pihak lain menembaki daerah sipil. Jurnalis AFP mengatakan ledakan dan sirine terdengar di ibu kota Karabakh, Stepanakert dan kota itu masih terus menghadapi tembakan reguler pada Kamis pagi. Bersamaan dengan pemboman baru di Stepanakert, Azerbaijan mengatakan penembakan Armenia di beberapa desa dekat garis depan telah menyebabkan korban tewas dan terluka. Pada Rabu, ombudsman hak-hak Armenia, Artak Beglaryan mengatakan kepada AFP bahwa pertempuran itu membuat sekitar setengah dari 140 ribu penduduk Karabakh mengungsi dan memaksa sekitar 90 persen wanita dan anak-anak meninggalkan rumah mereka. (ans\/evn\/CNN)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Presiden Rusia,<strong> Vladimir Putin<\/strong>\u00a0mengundang para Menteri Luar Negeri<strong> Armenia<\/strong> dan\u00a0<strong>Azerbaijan<\/strong> mengunjungi Moskow untuk pembicaraan damai. Undangan tersebut disampaikan sebagai upaya untuk menghentikan pertempuran di Nagorno-Karabakh demi alasan kemanusiaan.<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Undangan Putin datang karena tampaknya tak ada kemungkinan pertempuran antara Azerbaijan dan Armenia akan berakhir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Menteri Luar Negeri Azerbaijan dan Armenia diundang ke Moskow pada 9 Oktober,&#8221; kata Putin dalam pernyataan yang dirilis oleh Kremlin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Presiden Rusia mengeluarkan seruan untuk menghentikan pertempuran di Nagorno-Karabakh atas dasar kemanusiaan untuk menukar mayat dan tahanan,&#8221; tambah Kremlin seperti dikutip dari <em>AFP.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejauh ini, Armenia mengesampingkan pembicaraan antara diplomat Rusia dan Azerbaijan selama bentrokan masih berlangsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pembicaraan sebelumnya diadakan di Jenewa dengan ekspektasi rendah dan kemungkinan tidak ada pernyataan dari negosiasi itu, yang dilakukan secara tertutup tanpa partisipasi Armenia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Menteri Luar Negeri Azerbaijan, Jeyhun Bayramov akan bertemu dengan diplomat Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat dari kelompok Minsk. Kelompok itu telah berupaya mencari solusi untuk konflik Karabakh sejak 1990-an.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada Kamis (8\/10), Armenia menuduh Azerbaijan menembaki katedral bersejarah di Karabakh hingga melukai beberapa jurnalis. Pemboman awal dalam serangan tersebut menyisakan puing-puing di lantai, bangku berserakan, dan lapisan debu melapisi interior dari bagian-bagian dinding gedung yang runtuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Tidak ada militer, tidak ada yang strategis di sini, bagaimana Anda bisa menargetkan gereja?,&#8221; kata warga setempat yang tinggal di dekatnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jurnalis<em> AFP<\/em> melaporkan ada lubang menganga di atap Katedral Ghazanchetsots setelah Kementerian Pertahanan Armenia menuduh Azerbaijan menargetkan situs tersebut.<\/p>\n<table class=\"pic_artikel_sisip_table\" align=\"center\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<div class=\"pic_artikel_sisip\" align=\"center\">\n<div class=\"pic\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" title=\"Infografis Perbandingan Militer Armenia-Azerbaijan\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/akcdn.detik.net.id\/community\/media\/visual\/2020\/09\/29\/infografis-perbandingan-militer-armenia-azerbaijan-1.jpeg?ssl=1\" alt=\"Infografis Perbandingan Militer Armenia-Azerbaijan\" \/>Foto: CNN Indonesia\/Timothy Loen<br \/>\nInfografis Perbandingan Militer Armenia-Azerbaijan<\/div>\n<\/div>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di sisi lain, Azerbaijan membantah bertanggung jawab atas serangan itu dan membantah tuduhan Armenia dengan mengatakan tentara mereka tidak menarget bangunan dan monumen bersejarah, budaya, terutama negara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Azerbaijan dan Armenia terlibat dalam pertempuran sengit atas Nagorno-Karabakh, wilayah Azerbaijan yang dikuasai oleh orang-orang Armenia setelah jatuhnya Uni Soviet. Ratusan orang termasuk warga sipil tewas dalam pertempuran yang masih berlangsung hingga kini. Insiden ini menjadi yang terburuk sejak gencatan senjata pada 1994.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pejabat pertahanan Azerbaijan dan Armenia mengatakan pertempuran berlanjut hingga Kamis, dengan kedua belah pihak mengklaim telah menimbulkan kerugian besar dan menuduh pihak lain menembaki daerah sipil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jurnalis <em>AFP<\/em> mengatakan ledakan dan sirine terdengar di ibu kota Karabakh, Stepanakert dan kota itu masih terus menghadapi tembakan reguler pada Kamis pagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bersamaan dengan pemboman baru di Stepanakert, Azerbaijan mengatakan penembakan Armenia di beberapa desa dekat garis depan telah menyebabkan korban tewas dan terluka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada Rabu, ombudsman hak-hak Armenia, Artak Beglaryan mengatakan kepada AFP bahwa pertempuran itu membuat sekitar setengah dari 140 ribu penduduk Karabakh mengungsi dan memaksa sekitar 90 persen wanita dan anak-anak meninggalkan rumah mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>(ans\/evn\/CNN)<\/b><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Presiden Rusia, Vladimir Putin\u00a0mengundang para Menteri Luar Negeri Armenia dan\u00a0Azerbaijan mengunjungi Moskow untuk pembicaraan damai. Undangan tersebut disampaikan sebagai upaya untuk menghentikan pertempuran di Nagorno-Karabakh demi alasan kemanusiaan. Undangan Putin datang karena tampaknya tak ada kemungkinan pertempuran antara Azerbaijan dan Armenia akan berakhir. &#8220;Menteri Luar Negeri Azerbaijan dan Armenia diundang ke Moskow pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":47294,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"22"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[22],"tags":[],"class_list":["post-47293","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional"],"better_featured_image":{"id":47294,"alt_text":"","caption":"","description":"1449861a3ba2d86d77623194d76ed807","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/upaya-damai-putin-undang-menlu-armenia-azerbaijan_5f801be998edb.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/upaya-damai-putin-undang-menlu-armenia-azerbaijan_5f801be998edb.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/upaya-damai-putin-undang-menlu-armenia-azerbaijan_5f801be998edb.jpeg"},"categories_detail":[{"id":22,"name":"Internasional","description":"","slug":"internasional","count":158,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/upaya-damai-putin-undang-menlu-armenia-azerbaijan_5f801be998edb.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"934","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47293","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47293"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47293\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47294"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47293"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47293"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47293"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}