{"id":47305,"date":"2020-10-09T18:16:45","date_gmt":"2020-10-09T11:16:45","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=47305"},"modified":"2020-10-09T16:54:58","modified_gmt":"2020-10-09T09:54:58","slug":"tgpf-intan-jaya-terbang-ke-tkp-penembakan-pendeta-pagi-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/tgpf-intan-jaya-terbang-ke-tkp-penembakan-pendeta-pagi-ini\/","title":{"rendered":"TGPF Intan Jaya Terbang ke TKP Penembakan Pendeta Pagi Ini"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya yang dibentuk untuk menginvestigasi peristiwa penembakan yang menewaskan Pendeta\u00a0Yeremia Zanambani, di Distrik Hitadifa, Intan Jaya, Papua, pada September, mulai melakukan investigasi ke lapangan. Anggota Investigasi Lapangan TGPF Intan Jaya\u00a0Edwin Partogi memastikan tim telah berangkat per Rabu (7\/10) dini hari ini. &quot;Kami berangkat Rabu dini hari ke Papua,&quot; kata\u00a0dia, saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui pesan singkat. Edwin juga menjelaskan, dari 18 anggota, Tim Investigasi Lapangan TGPF Intan Jaya ini akan dibagi ke dalam dua kelompok untuk menuju ke dua lokasi berbeda. Kelompok pertama akan langsung berangkat ke Distrik Hitadifa di Intan Jaya begitu mendarat di Papua. Tim akan langsung melakukan investigasi di lokasi peristiwa yang menewaskan Yeremia terjadi. Sementara, tim lainnya akan menuju ke Jayapura\u00a0untuk\u00a0mencari dan mendalami informasi dari berbagai pihak. &quot;Untuk tim Jayapura ini untuk mendalami informasi dari Gubernur, Kapolda, Pangdam dan pihak gereja,&quot; kata Edwin, yang juga menjabat Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) itu. Dalam kesempatan itu, Edwin menjelaskan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD juga telah meminta TGPF untuk memaksimalkan waktu sehingga dalam kurun waktu dua minggu bisa melaporkan hasil temuan dari investigasi tersebut. &quot;Iya dua minggu diharapkan sudah melaporkan hasil investigasi dan laporan kepada Pak Menko,&quot; kata dia. Sebelumnya, Mahfud\u00a0menunjuk 30 orang yang terdiri dari berbagai unsur masyarakat untuk melakukan investigasi dan pendalaman terhadap peristiwa penembakan\u00a0di Intan Jaya\u00a0yang menewaskan Pendeta Yeremia\u00a0dan dua anggota TNI serta seorang warga sipil. Terkait kematian Pendeta Yeremia, pihak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menuding oknum TNI lah yang telah menembak Yeremia hingga tewas di dekat kandang babi. Sementara pihak TNI justru bersikeras Yeremia tewas akibat ulah KKB. Sementara itu, keluarga dan pihak gereja juga berpandangan bahwa Yeremia meninggal karena tembakan yang berasal dari oknum TNI. Meski telah dibentuk, tim ini mendapat sikap skeptis dari berbagai masyarakat khususnya dari warga Papua sendiri. (tst\/arh\/CNN)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\" data-rvtts-brand-url=\"https:\/\/responsivevoice.org\/?utm_source=wordpress-plugin&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=powered-by\" data-rvtts-brand-label=\"Powered by ResponsiveVoice\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Tim Gabungan Pencari Fakta (<strong>TGPF<\/strong>) Intan Jaya yang dibentuk untuk menginvestigasi peristiwa penembakan yang menewaskan <strong>Pendeta\u00a0Yeremia Zanambani<\/strong>, di Distrik Hitadifa, Intan Jaya, Papua, pada September, mulai melakukan investigasi ke lapangan.<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Anggota Investigasi Lapangan TGPF Intan Jaya\u00a0Edwin Partogi memastikan tim telah berangkat per Rabu (7\/10) dini hari ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami berangkat Rabu dini hari ke Papua,&#8221; kata\u00a0dia, saat dihubungi <em>CNNIndonesia.com<\/em> melalui pesan singkat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Edwin juga menjelaskan, dari 18 anggota, Tim Investigasi Lapangan TGPF Intan Jaya ini akan dibagi ke dalam dua kelompok untuk menuju ke dua lokasi berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kelompok pertama akan langsung berangkat ke Distrik Hitadifa di Intan Jaya begitu mendarat di Papua. Tim akan langsung melakukan investigasi di lokasi peristiwa yang menewaskan Yeremia terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara, tim lainnya akan menuju ke Jayapura\u00a0untuk\u00a0mencari dan mendalami informasi dari berbagai pihak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Untuk tim Jayapura ini untuk mendalami informasi dari Gubernur, Kapolda, Pangdam dan pihak gereja,&#8221; kata Edwin, yang juga menjabat Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kesempatan itu, Edwin menjelaskan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD juga telah meminta TGPF untuk memaksimalkan waktu sehingga dalam kurun waktu dua minggu bisa melaporkan hasil temuan dari investigasi tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Iya dua minggu diharapkan sudah melaporkan hasil investigasi dan laporan kepada Pak Menko,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya, Mahfud\u00a0menunjuk 30 orang yang terdiri dari berbagai unsur masyarakat untuk melakukan investigasi dan pendalaman terhadap peristiwa penembakan\u00a0di Intan Jaya\u00a0yang menewaskan Pendeta Yeremia\u00a0dan dua anggota TNI serta seorang warga sipil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terkait kematian Pendeta Yeremia, pihak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menuding oknum TNI lah yang telah menembak Yeremia hingga tewas di dekat kandang babi. Sementara pihak TNI justru bersikeras Yeremia tewas akibat ulah KKB.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, keluarga dan pihak gereja juga berpandangan bahwa Yeremia meninggal karena tembakan yang berasal dari oknum TNI.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski telah dibentuk, tim ini mendapat sikap skeptis dari berbagai masyarakat khususnya dari warga Papua sendiri. <b>(tst\/arh\/CNN)<\/b><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya yang dibentuk untuk menginvestigasi peristiwa penembakan yang menewaskan Pendeta\u00a0Yeremia Zanambani, di Distrik Hitadifa, Intan Jaya, Papua, pada September, mulai melakukan investigasi ke lapangan. Anggota Investigasi Lapangan TGPF Intan Jaya\u00a0Edwin Partogi memastikan tim telah berangkat per Rabu (7\/10) dini hari ini. &#8220;Kami berangkat Rabu dini hari ke [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":47306,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[5,14],"tags":[195],"class_list":["post-47305","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gereja","category-kebangsaan","tag-papua"],"better_featured_image":{"id":47306,"alt_text":"","caption":"","description":"9feb793b24b9989cb0b682e27afdc0ff","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/tgpf-intan-jaya-terbang-ke-tkp-penembakan-pendeta-pagi-ini_5f801c6cbdf2d.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/tgpf-intan-jaya-terbang-ke-tkp-penembakan-pendeta-pagi-ini_5f801c6cbdf2d.jpeg?fit=650%2C365&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/tgpf-intan-jaya-terbang-ke-tkp-penembakan-pendeta-pagi-ini_5f801c6cbdf2d.jpeg"},"categories_detail":[{"id":5,"name":"Gereja","description":"","slug":"gereja","count":204,"parent":0},{"id":14,"name":"Kebangsaan","description":"","slug":"kebangsaan","count":107,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/tgpf-intan-jaya-terbang-ke-tkp-penembakan-pendeta-pagi-ini_5f801c6cbdf2d.jpeg?fit=650%2C365&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"988","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47305","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47305"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47305\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47306"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47305"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47305"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47305"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}