{"id":47367,"date":"2022-06-24T17:47:53","date_gmt":"2022-06-24T10:47:53","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=47367"},"modified":"2022-06-24T17:48:00","modified_gmt":"2022-06-24T10:48:00","slug":"beberkan-tiga-dosa-di-dunia-pendidikan-mendikbud-itu-sudah-kartu-merah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/beberkan-tiga-dosa-di-dunia-pendidikan-mendikbud-itu-sudah-kartu-merah\/","title":{"rendered":"Beberkan Tiga Dosa di Dunia Pendidikan, Mendikbud: Itu Sudah Kartu Merah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan ada tiga dosa di dalam dunia pendidikan. Dosa-dosa yang disebutkan Nadiem tersebut sangat berdampak negatif bagi pelajar hingga tenaga pengajar. Tiga dosa itu di antaranya, intoleransi, kekerasan seksual, hingga bullying. Dosa-dosa tersebut juga turut dipaparkan oleh Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR. &quot;Itu saya pribadi ya. Buat saya ada tiga dosa. Dosa intoleransi, dosa kekerasan seksual, dan dosa bullying. Ini tiga dosa yang buat saya tidak bisa diterima sama sekali,&quot; kata Nadiem. Nadiem menuturkan, pihaknya tengah mencari cara untuk menangani dosa-dosa di dunia pendidikan. Tetapi, Nadiem menyadari bahwa menghilangkan dosa terdebut bukan hanya tugas dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saja, melainkan juga kementerian dan instansi lainnya. &quot;Dan saya harus menemukan bagaimana formulanya karena ini bukan hanya di saya, tapi lintas kementerian dan lintas pemerintah pusat dan daerah. Bagaimana kita bisa bukan hanya penguatan karakter dan mengimbau dan melatih, tapi juga harus ada tindakan tegas yang bisa dilakukan di setiap jenjang terhadap tiga dosa ini,&quot; ujar Nadiem. &quot;Itu saya pribadi. Apa saya sebagai Kemendikbud bisa melaksanakan kebijakan itu? Belum tentu. Mungkin bukan tugas fungsinya saya. Itu yang mungkin harus dipertanyakan,&quot; sambungnya. Menurut Nadiem, seharusnya intoleransi, kekerasan seksual, dan bullying tidak ada lagi, khususnya di dalam dunia pendidikan. &quot;Tapi secara pribadi jangan ada yang pernah meragukan apa posisi saya mengenai tiga dosa. Itu udah kartu merah harusnya tiga dosa,&quot; ujar Nadiem.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan ada tiga dosa di dalam dunia pendidikan. Dosa-dosa yang disebutkan Nadiem tersebut sangat berdampak negatif bagi pelajar hingga tenaga pengajar.<\/p>\n<div id=\"\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Tiga dosa itu di antaranya, intoleransi, kekerasan seksual, hingga bullying. Dosa-dosa tersebut juga turut dipaparkan oleh Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR.<\/p>\n<p>&#8220;Itu saya pribadi ya. Buat saya ada tiga dosa. Dosa intoleransi, dosa kekerasan seksual, dan dosa bullying. Ini tiga dosa yang buat saya tidak bisa diterima sama sekali,&#8221; kata Nadiem.<\/p>\n<p>Nadiem menuturkan, pihaknya tengah mencari cara untuk menangani dosa-dosa di dunia pendidikan. Tetapi, Nadiem menyadari bahwa menghilangkan dosa terdebut bukan hanya tugas dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saja, melainkan juga kementerian dan instansi lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Dan saya harus menemukan bagaimana formulanya karena ini bukan hanya di saya, tapi lintas kementerian dan lintas pemerintah pusat dan daerah. Bagaimana kita bisa bukan hanya penguatan karakter dan mengimbau dan melatih, tapi juga harus ada tindakan tegas yang bisa dilakukan di setiap jenjang terhadap tiga dosa ini,&#8221; ujar Nadiem.<\/p>\n<p>&#8220;Itu saya pribadi. Apa saya sebagai Kemendikbud bisa melaksanakan kebijakan itu? Belum tentu. Mungkin bukan tugas fungsinya saya. Itu yang mungkin harus dipertanyakan,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>Menurut Nadiem, seharusnya intoleransi, kekerasan seksual, dan bullying tidak ada lagi, khususnya di dalam dunia pendidikan.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi secara pribadi jangan ada yang pernah meragukan apa posisi saya mengenai tiga dosa. Itu udah kartu merah harusnya tiga dosa,&#8221; ujar Nadiem.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan ada tiga dosa di dalam dunia pendidikan. Dosa-dosa yang disebutkan Nadiem tersebut sangat berdampak negatif bagi pelajar hingga tenaga pengajar. Tiga dosa itu di antaranya, intoleransi, kekerasan seksual, hingga bullying. Dosa-dosa tersebut juga turut dipaparkan oleh Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR. &#8220;Itu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":47368,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"floatbottom","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[3],"tags":[178],"class_list":["post-47367","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-intoleransi"],"better_featured_image":{"id":47368,"alt_text":"","caption":"","description":"372637bf86623444b21f5d3544bf7322","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/beberkan-tiga-dosa-di-dunia-pendidikan-mendikbud-itu-sudah-kartu-merah_5f80723c7c500.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/beberkan-tiga-dosa-di-dunia-pendidikan-mendikbud-itu-sudah-kartu-merah_5f80723c7c500.jpeg?fit=653%2C366&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/beberkan-tiga-dosa-di-dunia-pendidikan-mendikbud-itu-sudah-kartu-merah_5f80723c7c500.jpeg"},"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/beberkan-tiga-dosa-di-dunia-pendidikan-mendikbud-itu-sudah-kartu-merah_5f80723c7c500.jpeg?fit=653%2C366&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"803","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47367","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47367"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47367\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47368"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47367"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47367"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47367"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}