{"id":47445,"date":"2020-10-12T23:25:40","date_gmt":"2020-10-12T16:25:40","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=47445"},"modified":"2020-10-12T23:25:44","modified_gmt":"2020-10-12T16:25:44","slug":"cabuli-putra-altar-tersangka-lakukan-aksinya-di-berbagai-tempat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/cabuli-putra-altar-tersangka-lakukan-aksinya-di-berbagai-tempat\/","title":{"rendered":"Cabuli Putra Altar, Tersangka Lakukan Aksinya di Berbagai Tempat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Azis Andriansyah mengatakan, pengurus gereja yang kini menjadi tersangka pencabulan kerap melakukan aksinya di berbagai tempat. \u201cYa di mobil ada, di rumah ibadah, di rumah korban bahkan ada,\u201d kata Azis di Mapolrestro Depok, Senin 15 Juni 2020. Menurut Azis para korban yang rata-rata adalah masih anak-anak, diajak untuk membersihkan ruangan atau merapikan peralatan rumah ibadah. \u201cDia ini pura-pura korbannya diajak bebenah perkakas, tapi justru malah dicabuli,\u201d kata Azis. Azis pun mengatakan beberapa kali tersangka melakukan ancaman terhadap korbannya. \u201cSedikit ancaman sih, tapi tidak sampai ancaman kekerasan, dipaksa saja untuk melepas pakaiannya,\u201d kata dia. Masih menurut pengakuan tersangka, Azis mengatakan, perbuatannya itu telah dilakukan lama.\u201cSudah lama sejak awal tahun 2000an, tapi ini apakah sepenuhnya pencabulan atau ada unsur suka sama suka,\u201d kata dia. Ia mengatakan saat ini penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Metro Depok masih melakukan pendalaman terhadap kejiwaan pelaku.\u201cMemang ada perilaku seks menyimpang ya, akan kami bantu ke psikiater,\u201d kata Azis. Sebelumnya, pengurus salah satu gereja paroki di kawasan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat menjadi pelaku pencabulan. Korbannya merupakan bocah laki-laki jemaat gereja tersebut yang menjadi putra altar-- yakni jemaat gereja yang bertugas melayani di altar saat misa. \u201cPada tersangka (cabul) kami sangkakan Pasal 82 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman 15 tahun penjara,\u201d kata Azis. (tempo)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Azis Andriansyah mengatakan, pengurus gereja yang kini menjadi tersangka pencabulan kerap melakukan aksinya di berbagai tempat. \u201cYa di mobil ada, di rumah ibadah, di rumah korban bahkan ada,\u201d kata Azis di Mapolrestro Depok, Senin 15 Juni 2020.<\/p>\n<div id=\"isi\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Menurut Azis para korban yang rata-rata adalah masih anak-anak, diajak untuk membersihkan ruangan atau merapikan peralatan rumah ibadah. \u201cDia ini pura-pura korbannya diajak bebenah perkakas, tapi justru malah dicabuli,\u201d kata Azis.<\/p>\n<p>Azis pun mengatakan beberapa kali tersangka melakukan ancaman terhadap korbannya. \u201cSedikit ancaman sih, tapi tidak sampai ancaman kekerasan, dipaksa saja untuk melepas pakaiannya,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Masih menurut pengakuan tersangka, Azis mengatakan, perbuatannya itu telah dilakukan lama.\u201cSudah lama sejak awal tahun 2000an, tapi ini apakah sepenuhnya pencabulan atau ada unsur suka sama suka,\u201d kata dia.<\/p>\n<p>Ia mengatakan saat ini penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Metro Depok masih melakukan pendalaman terhadap kejiwaan pelaku.\u201cMemang ada perilaku seks menyimpang ya, akan kami bantu ke psikiater,\u201d kata Azis.<\/p>\n<p>Sebelumnya, pengurus salah satu gereja paroki di kawasan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat menjadi pelaku pencabulan. Korbannya merupakan bocah laki-laki jemaat gereja tersebut yang menjadi putra altar&#8211; yakni jemaat gereja yang bertugas melayani di altar saat misa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPada tersangka (cabul) kami sangkakan Pasal 82 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman 15 tahun penjara,\u201d kata Azis. (tempo)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Azis Andriansyah mengatakan, pengurus gereja yang kini menjadi tersangka pencabulan kerap melakukan aksinya di berbagai tempat. \u201cYa di mobil ada, di rumah ibadah, di rumah korban bahkan ada,\u201d kata Azis di Mapolrestro Depok, Senin 15 Juni 2020. Menurut Azis para korban yang rata-rata adalah masih anak-anak, diajak untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":47446,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-47445","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"better_featured_image":{"id":47446,"alt_text":"","caption":"","description":"f3f2bcec8e7d68e12ee72e62a554c5ef","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/cabuli-putra-altar-tersangka-lakukan-aksinya-di-berbagai-tempat_5f80853aa031b.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/cabuli-putra-altar-tersangka-lakukan-aksinya-di-berbagai-tempat_5f80853aa031b.jpeg?fit=720%2C405&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/cabuli-putra-altar-tersangka-lakukan-aksinya-di-berbagai-tempat_5f80853aa031b.jpeg"},"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/cabuli-putra-altar-tersangka-lakukan-aksinya-di-berbagai-tempat_5f80853aa031b.jpeg?fit=720%2C405&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"951","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47445","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47445"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47445\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47446"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47445"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47445"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47445"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}