{"id":47463,"date":"2020-04-29T10:46:17","date_gmt":"2020-04-29T03:46:17","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=47463"},"modified":"2020-10-12T22:34:42","modified_gmt":"2020-10-12T15:34:42","slug":"dikecualikan-dari-pembukaan-lockdown-corona-gereja-italia-protes","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/dikecualikan-dari-pembukaan-lockdown-corona-gereja-italia-protes\/","title":{"rendered":"Dikecualikan dari Pembukaan Lockdown Corona, Gereja Italia Protes"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Gereja Katolik Roma di Italia belum diperbolehkan menggelar misa meski pemerintah setempat sudah menyusun rencana pengangkatan lockdown\u00a0Corona. Oleh karenanya, Gereja Katolik Roma mengirimkan surat protes ke pemerintah Italia dan menuntut penjelasan. &quot;Kami tidak bisa menerima kebebasan beribadah dibatasi seperti itu,&quot; ujar pernyataan pers Gereja Katolik Roma sebagaimana dikutip dari kantor berita Reuters, Senin, 27 April 2020. Tidak hanya protes ke pemerintah setempat, Gereja Katolik Roma juga merasa dikhianati. Mereka bahkan menduga pemerintah Italia dengan sengaja mengecualikan misa gereja dari rencana pengangkatan lockdown virus Corona\u00a0(COVID-19) Di luar gereja, protes datang dari Menteri Kekekeluargaan dan Keadilan Peluang, Elena Bonetti. Bonetti mempertanyakan keputusan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte karena ketika misa Gereja Katolik Roma dikecualikan, hal serupa tidak dialami oleh museum. &quot;Jadi, kita bisa dengan aman mengunjungi museum, namun tidak bisa dengan aman mengikuti misa? Itu keputusan yang tidak masuk akal dan harus diubah,&quot; ujar Bonetti. Pemerintah Italia mengaku sudah menerima protes dari para pendeta Gereja Katolik Roma. Mereka berjanji akan segera membuat keputusan soal kelanjutan ibadah bersama selama pengangkatan lockdown bertahap. Sebagai catatan, selama ini gereja di Italia diperbolehkan buka, namun tidak boleh menggelar misa. &quot;Kami akan mempelajari masalah ini dan mencari cara paling aman agar rakyat bisa mengikuti misa sesegera mungkin,&quot; ujar pernyataan pers Pemerintah Italia. Hingga berita ini ditulis, Italia tercatat memiliki 197.675 kasus dan 26.644 korban meninggal akibat virus Corona (COVID-19). Adapun Italia direncanakan mengangkat lockdownnya secara bertahap per 4 Mei nanti. Target mereka, lockdown bisa sepenuhnya terangkat pada 1 Juni jika tak ada halangan. ISTMAN MP | REUTERS | TEMPO\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Gereja Katolik Roma di Italia belum diperbolehkan menggelar misa meski pemerintah setempat sudah menyusun rencana pengangkatan lockdown\u00a0Corona. Oleh karenanya, Gereja Katolik Roma mengirimkan surat protes ke pemerintah Italia dan menuntut penjelasan.<\/p>\n<div id=\"isi\">\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami tidak bisa menerima kebebasan beribadah dibatasi seperti itu,&#8221; ujar pernyataan pers Gereja Katolik Roma sebagaimana dikutip dari kantor berita Reuters, Senin, 27 April 2020.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak hanya protes ke pemerintah setempat, Gereja Katolik Roma juga merasa dikhianati. Mereka bahkan menduga pemerintah Italia dengan sengaja mengecualikan misa gereja dari rencana pengangkatan lockdown virus Corona\u00a0(COVID-19)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di luar gereja, protes datang dari Menteri Kekekeluargaan dan Keadilan Peluang, Elena Bonetti. Bonetti mempertanyakan keputusan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte karena ketika misa Gereja Katolik Roma dikecualikan, hal serupa tidak dialami oleh museum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jadi, kita bisa dengan aman mengunjungi museum, namun tidak bisa dengan aman mengikuti misa? Itu keputusan yang tidak masuk akal dan harus diubah,&#8221; ujar Bonetti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah Italia mengaku sudah menerima protes dari para pendeta Gereja Katolik Roma. Mereka berjanji akan segera membuat keputusan soal kelanjutan ibadah bersama selama pengangkatan lockdown bertahap. Sebagai catatan, selama ini gereja di Italia diperbolehkan buka, namun tidak boleh menggelar misa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami akan mempelajari masalah ini dan mencari cara paling aman agar rakyat bisa mengikuti misa sesegera mungkin,&#8221; ujar pernyataan pers Pemerintah Italia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga berita ini ditulis, Italia tercatat memiliki 197.675 kasus dan 26.644 korban meninggal akibat virus Corona (COVID-19).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Adapun Italia direncanakan mengangkat lockdownnya secara bertahap per 4 Mei nanti. Target mereka, lockdown bisa sepenuhnya terangkat pada 1 Juni jika tak ada halangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>ISTMAN MP | REUTERS | TEMPO<br \/>\n<\/strong><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Gereja Katolik Roma di Italia belum diperbolehkan menggelar misa meski pemerintah setempat sudah menyusun rencana pengangkatan lockdown\u00a0Corona. Oleh karenanya, Gereja Katolik Roma mengirimkan surat protes ke pemerintah Italia dan menuntut penjelasan. &#8220;Kami tidak bisa menerima kebebasan beribadah dibatasi seperti itu,&#8221; ujar pernyataan pers Gereja Katolik Roma sebagaimana dikutip dari kantor berita Reuters, Senin, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":47464,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[22,3],"tags":[194],"class_list":["post-47463","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional","category-umum","tag-covid-19"],"better_featured_image":{"id":47464,"alt_text":"","caption":"","description":"2fdb36add4b2bd7b84947b9f5bc53210","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/dikecualikan-dari-pembukaan-lockdown-corona-gereja-italia-protes_5f8085c7b4377.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/dikecualikan-dari-pembukaan-lockdown-corona-gereja-italia-protes_5f8085c7b4377.jpeg?fit=720%2C405&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/dikecualikan-dari-pembukaan-lockdown-corona-gereja-italia-protes_5f8085c7b4377.jpeg"},"categories_detail":[{"id":22,"name":"Internasional","description":"","slug":"internasional","count":158,"parent":0},{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/dikecualikan-dari-pembukaan-lockdown-corona-gereja-italia-protes_5f8085c7b4377.jpeg?fit=720%2C405&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1027","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47463","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47463"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47463\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47464"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47463"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47463"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47463"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}