{"id":47505,"date":"2020-02-20T10:52:13","date_gmt":"2020-02-20T03:52:13","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=47505"},"modified":"2020-10-10T23:21:14","modified_gmt":"2020-10-10T16:21:14","slug":"gereja-burkina-faso-diserang-saat-misa-24-orang-tewas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/gereja-burkina-faso-diserang-saat-misa-24-orang-tewas\/","title":{"rendered":"Gereja Burkina Faso Diserang saat Misa, 24 Orang Tewas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id -\u00a0 Sejumlah pria bersenjata tiak dikenal membunuh 24 orang, termasuk seorang pendeta dalam serangan terhadap sebuah gereja pada acara misa Minggu di barat laut Burkina Faso, Afrika Barat, menurut empat sumber keamanan kepada Reuters, Senin, 17 Februari 2020. Insiden naas ini berlangsung selama kebaktian gereja di Desa Pansi, Yagha, dekat perbatasan Niger. Belum diketahui pasti siapa oknum yang bertanggung jawab atas insiden itu. Namun kelompok-kelompok jihad yang memiliki hubungan dengan Al Qaeda dan Negara Islam atau ISIS mulai muncul dan berusaha memicu konflik etnis dan agama di desa Burkina Faso. Pejabat militer daerah setempat, Kolonel Salfo Kabore, mengatakan sekelompok teroris bersenjata menyerang penduduk lokal setelah mengidentifikasi mereka dan memisahkan mereka dari yang bukan penduduk. Dia juga menambahkan ada 18 orang terluka dalam serangan itu dan beberapa orang dilaporkan diculik, dan seorang pastor terbunuh akibat serangan. Banyak warga Muslim juga terbunuh oleh kelompok bersenjata tak dikenal selama setahun terakhir. Tepatnya pada Oktober 2019, orang-orang bersenjata menyerbu sebuah masjid saat salat Jumat dan menewaskan total 15 orang. Serangan-serangan oleh kelompok-kelompok jihad telah melonjak pada tahun lalu di Burkina Faso dan di seluruh wilayah Sahel, Gurun Sahara bagian selatan. Mereka berusaha menebarkan ketegangan etnis antara pertanian dan komunitas penggembala di Mali, Burkina Faso dan Niger untuk meningkatkan rekrutmen di antara komunitas yang terpinggirkan. Jumlah pengungsi di Burkina\u00a0Faso akibat konflik itu meningkat sepuluh kali lipat pada tahun 2019 menjadi lebih dari 560.000 orang. Ini menjadikannya krisis pengungsi tercepat di dunia, menurut Dewan Pengungsi Norwegia. (SAFIRA ANDINI\/Tempo)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\" data-rvtts-brand-url=\"https:\/\/responsivevoice.org\/?utm_source=wordpress-plugin&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=powered-by\" data-rvtts-brand-label=\"Powered by ResponsiveVoice\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211;\u00a0 Sejumlah pria bersenjata tiak dikenal membunuh 24 orang, termasuk seorang pendeta dalam serangan terhadap sebuah gereja pada acara misa Minggu di barat laut Burkina Faso, Afrika Barat, menurut empat sumber keamanan kepada Reuters, Senin, 17 Februari 2020.<\/p>\n<div id=\"isi\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Insiden naas ini berlangsung selama kebaktian gereja di Desa Pansi, Yagha, dekat perbatasan Niger.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Belum diketahui pasti siapa oknum yang bertanggung jawab atas insiden itu. Namun kelompok-kelompok jihad yang memiliki hubungan dengan Al Qaeda dan Negara Islam atau ISIS mulai muncul dan berusaha memicu konflik etnis dan agama di desa Burkina Faso.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pejabat militer daerah setempat, Kolonel Salfo Kabore, mengatakan sekelompok teroris bersenjata menyerang penduduk lokal setelah mengidentifikasi mereka dan memisahkan mereka dari yang bukan penduduk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia juga menambahkan ada 18 orang terluka dalam serangan itu dan beberapa orang dilaporkan diculik, dan seorang pastor terbunuh akibat serangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Banyak warga Muslim juga terbunuh oleh kelompok bersenjata tak dikenal selama setahun terakhir. Tepatnya pada Oktober 2019, orang-orang bersenjata menyerbu sebuah masjid saat salat Jumat dan menewaskan total 15 orang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Serangan-serangan oleh kelompok-kelompok jihad telah melonjak pada tahun lalu di Burkina Faso dan di seluruh wilayah Sahel, Gurun Sahara bagian selatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mereka berusaha menebarkan ketegangan etnis antara pertanian dan komunitas penggembala di Mali, Burkina Faso dan Niger untuk meningkatkan rekrutmen di antara komunitas yang terpinggirkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jumlah pengungsi di Burkina\u00a0Faso akibat konflik itu meningkat sepuluh kali lipat pada tahun 2019 menjadi lebih dari 560.000 orang. Ini menjadikannya krisis pengungsi tercepat di dunia, menurut Dewan Pengungsi Norwegia. <strong>(SAFIRA ANDINI\/Tempo)<\/strong><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211;\u00a0 Sejumlah pria bersenjata tiak dikenal membunuh 24 orang, termasuk seorang pendeta dalam serangan terhadap sebuah gereja pada acara misa Minggu di barat laut Burkina Faso, Afrika Barat, menurut empat sumber keamanan kepada Reuters, Senin, 17 Februari 2020. Insiden naas ini berlangsung selama kebaktian gereja di Desa Pansi, Yagha, dekat perbatasan Niger. Belum diketahui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":47506,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"single_blog_custom":"","sidebar":"","second_sidebar":"","share_position":"","share_float_style":"","post_date_format":"","post_date_format_custom":"","post_reading_time_wpm":"","zoom_button_out_step":"1","zoom_button_in_step":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"","single_post_gallery_size":""}],"trending_post_position":"","trending_post_label":"","sponsored_post_label":"","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"22"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[22],"tags":[],"class_list":["post-47505","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional"],"better_featured_image":{"id":47506,"alt_text":"","caption":"","description":"b6aca0c022b2ea59c9e998150a61cea5","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/gereja-burkina-faso-diserang-saat-misa-24-orang-tewas_5f80872c4eab1.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/gereja-burkina-faso-diserang-saat-misa-24-orang-tewas_5f80872c4eab1.jpeg?fit=720%2C468&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/gereja-burkina-faso-diserang-saat-misa-24-orang-tewas_5f80872c4eab1.jpeg"},"categories_detail":[{"id":22,"name":"Internasional","description":"","slug":"internasional","count":158,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/gereja-burkina-faso-diserang-saat-misa-24-orang-tewas_5f80872c4eab1.jpeg?fit=720%2C468&ssl=1","comment_count":0,"views":"1000","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47505","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47505"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47505\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47506"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47505"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47505"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47505"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}