{"id":47672,"date":"2026-02-22T18:15:32","date_gmt":"2026-02-22T11:15:32","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/bertumbuh-di-dalam-segala-hal-ke-arah-dia-efesus-415\/"},"modified":"2026-02-22T18:15:33","modified_gmt":"2026-02-22T11:15:33","slug":"bertumbuh-di-dalam-segala-hal-ke-arah-dia-efesus-415","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/bertumbuh-di-dalam-segala-hal-ke-arah-dia-efesus-415\/","title":{"rendered":"Namun panahnya tetap kokoh dan lengan tangannya tinggal liat, oleh pertolongan Yang Mahakuat pelindung Yakub. [Kejadian 49:24]"},"content":{"rendered":"<button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca Artikel<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Diakonia.id - Kekuatan yang diberikan Allah kepada para Yusuf-Nya itu kekuatan yang sejati; bukanlah keberanian bualan, suatu fiksi, maupun pembicaraan orang yang berakhir sia-sia; sungguh benar\u2014kekuatan ilahi. Mengapa Yusuf tahan menghadapi pencobaan? Karena Allah menolongnya. Tidak ada yang bisa kita lakukan tanpa kekuatan Allah. Semua kekuatan sejati datang dari \u201cYang Mahakuat pelindung Yakub.\u201d Perhatikan betapa dengan penuh rahmat dan akrab Allah memberikan kekuatan ini kepada Yusuf\u2014\u201dlengan tangannya tinggal liat, oleh pertolongan Yang Mahakuat pelindung Yakub.\u201d Demikian Allah digambarkan seolah menaruh tangan-Nya di atas tangan Yusuf, meletakkan lengan-Nya pada lengan Yusuf. Seperti seorang ayah yang mengajar anak-anaknya, demikianlah Tuhan mengajar mereka yang takut akan Dia. Dia menaruh lengan-Nya di atas mereka. Perendahan diri yang dahsyat! Allah Mahakuasa, Kekal, Mahakuat, membungkuk dari takhta-Nya dan menaruh tangan-Nya di atas tangan anak-Nya, mengulurkan lengan-Nya ke atas lengan Yusuf, supaya dia menjadi kuat! Kekuatan ini juga adalah kekuatan perjanjian, karena kekuatan ini dianggap bersumber dari \u201cYang Mahakuat pelindung Yakub.\u201d Maka sekarang, di manapun engkau membaca Allah Yakub di dalam Alkitab, engkau harus mengingat perjanjian-Nya dengan Yakub. Orang Kristen suka berpikir akan perjanjiannya Allah. Segala kekuatan, segala anugerah, segala berkat, segala kemurahan, segala penghiburan, segala yang kita miliki, mengalir kepada kita dari sang sumber, melalui perjanjian. Jika tidak ada perjanjian, maka kita pasti gagal; karena semua anugerah datang dari perjanjian, seperti cahaya dan panas datangnya dari matahari. Malaikat tidak turun naik, kecuali di tangga yang Yakub lihat, yang pada puncaknya berdiri Allah yang berjanji. [Kejadian 28:12] Orang Kristen, mungkin pemanah-pemanah musuh telah begitu mendukakan engkau, dan menembak engkau, dan melukai engkau, tetapi panahmu tetap kokoh; maka pastikan engkau mengembalikan segala kemuliaan kepada Allah Yakub. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\", \"Indonesian Male\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    \n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Kekuatan yang diberikan Allah kepada para Yusuf-Nya itu kekuatan yang <i>sejati<\/i>; bukanlah keberanian bualan, suatu fiksi, maupun pembicaraan orang yang berakhir sia-sia; sungguh benar\u2014<i>kekuatan ilahi<\/i>. Mengapa Yusuf tahan menghadapi pencobaan? Karena Allah menolongnya. Tidak ada yang bisa kita lakukan tanpa kekuatan Allah. Semua kekuatan sejati datang dari \u201cYang Mahakuat pelindung Yakub.\u201d Perhatikan betapa <i>dengan penuh rahmat dan akrab<\/i> Allah memberikan kekuatan ini kepada Yusuf\u2014\u201dlengan tangannya tinggal liat, oleh pertolongan Yang Mahakuat pelindung Yakub.\u201d Demikian Allah digambarkan seolah menaruh tangan-Nya di atas tangan Yusuf, meletakkan lengan-Nya pada lengan Yusuf. Seperti seorang ayah yang mengajar anak-anaknya, demikianlah Tuhan mengajar mereka yang takut akan Dia. Dia menaruh lengan-Nya di atas mereka. Perendahan diri yang dahsyat! Allah Mahakuasa, Kekal, Mahakuat, membungkuk dari takhta-Nya dan menaruh tangan-Nya di atas tangan anak-Nya, mengulurkan lengan-Nya ke atas lengan Yusuf, supaya dia menjadi kuat! Kekuatan ini juga adalah kekuatan perjanjian, karena kekuatan ini dianggap bersumber dari \u201cYang Mahakuat <i>pelindung Yakub<\/i>.\u201d Maka sekarang, di manapun engkau membaca Allah Yakub di dalam Alkitab, engkau harus mengingat perjanjian-Nya dengan Yakub. Orang Kristen suka berpikir akan perjanjiannya Allah. Segala kekuatan, segala anugerah, segala berkat, segala kemurahan, segala penghiburan, segala yang kita miliki, mengalir kepada kita dari sang sumber, melalui perjanjian. Jika tidak ada perjanjian, maka kita pasti gagal; karena semua anugerah datang dari perjanjian, seperti cahaya dan panas datangnya dari matahari. Malaikat tidak turun naik, kecuali di tangga yang Yakub lihat, yang pada puncaknya berdiri Allah yang berjanji. [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Kejadian%2028:12\">Kejadian 28:12<\/a>] Orang Kristen, mungkin pemanah-pemanah musuh telah begitu mendukakan engkau, dan menembak engkau, dan melukai engkau, tetapi panahmu tetap kokoh; maka pastikan engkau mengembalikan segala kemuliaan kepada Allah Yakub.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Kekuatan yang diberikan Allah kepada para Yusuf-Nya itu kekuatan yang sejati; bukanlah keberanian bualan, suatu fiksi, maupun pembicaraan orang yang berakhir sia-sia; sungguh benar\u2014kekuatan ilahi. Mengapa Yusuf tahan menghadapi pencobaan? Karena Allah menolongnya. Tidak ada yang bisa kita lakukan tanpa kekuatan Allah. Semua kekuatan sejati datang dari \u201cYang Mahakuat pelindung Yakub.\u201d Perhatikan betapa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-47672","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"48","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47672","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47672"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47672\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68795,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47672\/revisions\/68795"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47672"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47672"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47672"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}