{"id":47798,"date":"2020-10-30T09:37:45","date_gmt":"2020-10-30T02:37:45","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=47798"},"modified":"2020-10-31T18:22:01","modified_gmt":"2020-10-31T11:22:01","slug":"macron-respons-penyerangan-prancis-sedang-diserang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/macron-respons-penyerangan-prancis-sedang-diserang\/","title":{"rendered":"Macron Respons Penyerangan: Prancis Sedang Diserang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Presiden Prancis\u00a0Emmanuel Macron menyatakan bahwa negaranya sedang diserang usai terjadi penyerangan di sekitar Gereja Notredame Basilica, Nice yang mengakibatkan tiga orang tewas. Diketahui, penyerangan diduga kuat dilakukan oleh warga Tunisia. Dari tiga korban, satu diantaranya dipenggal oleh pelaku yang kini sudah ditangkap aparat setempat. &quot;Sekali lagi, pagi ini, tiga warga kami menjadi korban di Nice dan sangat jelas bahwa Prancis sedang diserang,&quot; kata Macron mengutip CNN, Kamis (29\/10). Macron menyatakan Prancis tidak takut dengan tindakan terorisme usai terjadi penyerangan tersebut. Prancis, lanjutnya, tetap mempertahankan nilai-nilai sekularisme dan liberalisme yang selama ini dipegang. Macron juga menyebut serangan itu sebagai bentuk kegilaan teroris Islam. Dia mengucapkan bela sungkawa kepada umat Katolik atas kejadian tersebut. &quot;Kegilaan teroris Islam,&quot; kata Macron. Penyerangan yang terjadi di sekitar Gereja Notredame Basilica, Nice, Prancis mengakibatkan tiga warga setempat meregang nyawa. Satu diantaranya dipenggal oleh pelaku yang kini telah ditangkap aparat. Mengutip AFP, pelaku tersebut diduga kuat merupakan warga Tunisia berusia 21 tahun bernama Brahim Aouissaoui. Dia belum lama berada di Eropa, yakni baru sejak awal Oktober lalu. Penyerangan itu juga terjadi di tengah kritikan sejumlah negara Islam terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron yang mengizinkan Charlie Hebdo menerbitkan kartun Nabi Muhammad. Tak hanya kritikan, pimpinan sejumlah negara Islam di Timur Tengah juga memboikot produk asal Prancis. Sebelum itu, pembunuhan juga terjadi terhadap seorang guru bernama Samuel Paty (47). Dia dipenggal di daerah Eragny oleh seorang pemuda pendatang dari Chechnya, Abdoullakh Abouyezidovitch (18) pada 17 Oktober lalu. Pembunuhan itu tak lepas dari sikap Samuel Paty yang membicarakan kartun Nabi Muhammad yang diterbitkan Charlie Hebdo. (CNN\/AFP\/bmw)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Presiden <strong>Prancis\u00a0<\/strong><strong>Emmanuel<\/strong> <strong>Macron<\/strong> menyatakan bahwa negaranya sedang diserang usai terjadi penyerangan di sekitar Gereja Notredame Basilica, Nice yang mengakibatkan tiga orang tewas.<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Diketahui, penyerangan diduga kuat dilakukan oleh warga Tunisia. Dari tiga korban, satu diantaranya dipenggal oleh pelaku yang kini sudah ditangkap aparat setempat.<\/p>\n<p>&#8220;Sekali lagi, pagi ini, tiga warga kami menjadi korban di Nice dan sangat jelas bahwa Prancis sedang diserang,&#8221; kata Macron mengutip <em><strong>CNN<\/strong><\/em>, Kamis (29\/10).<\/p>\n<p>Macron menyatakan Prancis tidak takut dengan tindakan terorisme usai terjadi penyerangan tersebut.<\/p>\n<p>Prancis, lanjutnya, tetap mempertahankan nilai-nilai sekularisme dan liberalisme yang selama ini dipegang.<\/p>\n<p>Macron juga menyebut serangan itu sebagai bentuk kegilaan teroris Islam. Dia mengucapkan bela sungkawa kepada umat Katolik atas kejadian tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Kegilaan teroris Islam,&#8221; kata Macron.<\/p>\n<p>Penyerangan yang terjadi di sekitar Gereja Notredame Basilica, Nice, Prancis mengakibatkan tiga warga setempat meregang nyawa.<\/p>\n<p>Satu diantaranya dipenggal oleh pelaku yang kini telah ditangkap aparat.<\/p>\n<p>Mengutip <em>AFP<\/em>, pelaku tersebut diduga kuat merupakan warga Tunisia berusia 21 tahun bernama Brahim Aouissaoui. Dia belum lama berada di Eropa, yakni baru sejak awal Oktober lalu.<\/p>\n<p>Penyerangan itu juga terjadi di tengah kritikan sejumlah negara Islam terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron yang mengizinkan Charlie Hebdo menerbitkan kartun Nabi Muhammad.<\/p>\n<p>Tak hanya kritikan, pimpinan sejumlah negara Islam di Timur Tengah juga memboikot produk asal Prancis.<\/p>\n<p>Sebelum itu, pembunuhan juga terjadi terhadap seorang guru bernama Samuel Paty (47). Dia dipenggal di daerah Eragny oleh seorang pemuda pendatang dari Chechnya, Abdoullakh Abouyezidovitch (18) pada 17 Oktober lalu.<\/p>\n<p>Pembunuhan itu tak lepas dari sikap Samuel Paty yang membicarakan kartun Nabi Muhammad yang diterbitkan Charlie Hebdo.<\/p>\n<p><b>(CNN\/AFP\/bmw)<\/b><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Presiden Prancis\u00a0Emmanuel Macron menyatakan bahwa negaranya sedang diserang usai terjadi penyerangan di sekitar Gereja Notredame Basilica, Nice yang mengakibatkan tiga orang tewas. Diketahui, penyerangan diduga kuat dilakukan oleh warga Tunisia. Dari tiga korban, satu diantaranya dipenggal oleh pelaku yang kini sudah ditangkap aparat setempat. &#8220;Sekali lagi, pagi ini, tiga warga kami menjadi korban [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":47799,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"22"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[5,22],"tags":[7],"class_list":["post-47798","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gereja","category-internasional","tag-terorisme"],"better_featured_image":{"id":47799,"alt_text":"","caption":"","description":"19d1a378849ac9e6180dab36b1d06100","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/macron-respons-penyerangan-prancis-sedang-diserang_5f9b2ef18c440.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/macron-respons-penyerangan-prancis-sedang-diserang_5f9b2ef18c440.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/macron-respons-penyerangan-prancis-sedang-diserang_5f9b2ef18c440.jpeg"},"categories_detail":[{"id":5,"name":"Gereja","description":"","slug":"gereja","count":204,"parent":0},{"id":22,"name":"Internasional","description":"","slug":"internasional","count":158,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/macron-respons-penyerangan-prancis-sedang-diserang_5f9b2ef18c440.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1022","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47798","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47798"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47798\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47799"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47798"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47798"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47798"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}