{"id":47801,"date":"2020-10-30T10:07:30","date_gmt":"2020-10-30T03:07:30","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=47801"},"modified":"2020-10-31T18:22:01","modified_gmt":"2020-10-31T11:22:01","slug":"presiden-prancis-anggap-serangan-wujud-kegilaan-teroris-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/presiden-prancis-anggap-serangan-wujud-kegilaan-teroris-islam\/","title":{"rendered":"Presiden Prancis Anggap Serangan Wujud Kegilaan Teroris Islam"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Presiden Prancis Emmanuel Macron\u00a0menyebut penyerangan di Gereja Notredame Basilica di Nice adalah tindakan gila teroris Islam. Dia menyatakan tak akan menyerah menghadapi terorisme. Penyerangan itu sendiri membuat tiga orang tewas. Satu di antaranya dipenggal oleh pelaku yang diduga kuat warga Tunisia. &quot;Kegilaan teroris Islam,&quot; kata Macron mengutip CNN, Kamis (29\/10). Macron menegaskan bahwa Prancis tidak akan takut dengan tindakan terorisme. Prancis akan tetap memegang nilai-nilai sekularisme dan liberalisme. &quot;Sekali lagi, pagi ini, tiga warga kami menjadi korban di Nice dan sangat jelas bahwa Prancis sedang diserang,&quot; kata Macron. Macron lalu menyampaikan belasungkawa kepada seluruh umat Katolik atas pembunuhan yang baru saja terjadi. Dia juga meminta agar setiap penganut agama saling bersatu. Jangan sampai ada perpecahan satu sama lain. Penyerangan terjadi di Gereja Notredame\u00a0Basilica, Nice, Prancis. Tiga orang meregang nyawa. Satu diantaranya dipenggal oleh pelaku yang sudah ditangkap aparat setempat. AFP melaporkan pelaku diduga kuat warga Tunisia berusia 21 tahun bernama\u00a0Brahim Aouissaoui. Dia dikabarkan baru tiba di Prancis pada pekan awal bulan Oktober lalu. Wali Kota Nice, Christian Estrosi menyebut serangan ini sebagai &#039;serangan fasis Islam&#039;. &quot;Pelaku terus mengulang &quot;Allahu Akbar&#039; bahkan saat diobati karena terluka akibat penangkapan,&quot; kata Estrosi kepada wartawan di lokasi kejadian, seperti dikutip AFP. (CNN\/AFP\/bmw)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Presiden <strong>Prancis <\/strong><strong>Emmanuel Macron<\/strong>\u00a0menyebut penyerangan di Gereja Notredame Basilica di Nice adalah tindakan gila <strong>teroris<\/strong> Islam. Dia menyatakan tak akan menyerah menghadapi terorisme.<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Penyerangan itu sendiri membuat tiga orang tewas. Satu di antaranya dipenggal oleh pelaku yang diduga kuat warga Tunisia.<\/p>\n<p>&#8220;Kegilaan teroris Islam,&#8221; kata Macron mengutip <em><strong>CNN<\/strong><\/em>, Kamis (29\/10).<\/p>\n<p>Macron menegaskan bahwa Prancis tidak akan takut dengan tindakan terorisme. Prancis akan tetap memegang nilai-nilai sekularisme dan liberalisme.<\/p>\n<p>&#8220;Sekali lagi, pagi ini, tiga warga kami menjadi korban di Nice dan sangat jelas bahwa Prancis sedang diserang,&#8221; kata Macron.<\/p>\n<p>Macron lalu menyampaikan belasungkawa kepada seluruh umat Katolik atas pembunuhan yang baru saja terjadi.<\/p>\n<p>Dia juga meminta agar setiap penganut agama saling bersatu. Jangan sampai ada perpecahan satu sama lain.<\/p>\n<p>Penyerangan terjadi di Gereja Notredame\u00a0Basilica, Nice, Prancis. Tiga orang meregang nyawa. Satu diantaranya dipenggal oleh pelaku yang sudah ditangkap aparat setempat.<\/p>\n<p>AFP melaporkan pelaku diduga kuat warga Tunisia berusia 21 tahun bernama\u00a0Brahim Aouissaoui. Dia dikabarkan baru tiba di Prancis pada pekan awal bulan Oktober lalu.<\/p>\n<p>Wali Kota Nice, Christian Estrosi menyebut serangan ini sebagai &#8216;serangan fasis Islam&#8217;.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku terus mengulang &#8220;Allahu Akbar&#8217; bahkan saat diobati karena terluka akibat penangkapan,&#8221; kata Estrosi kepada wartawan di lokasi kejadian, seperti dikutip AFP.<br \/>\n<b>(CNN\/AFP\/bmw)<\/b><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Presiden Prancis Emmanuel Macron\u00a0menyebut penyerangan di Gereja Notredame Basilica di Nice adalah tindakan gila teroris Islam. Dia menyatakan tak akan menyerah menghadapi terorisme. Penyerangan itu sendiri membuat tiga orang tewas. Satu di antaranya dipenggal oleh pelaku yang diduga kuat warga Tunisia. &#8220;Kegilaan teroris Islam,&#8221; kata Macron mengutip CNN, Kamis (29\/10). Macron menegaskan bahwa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":47802,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"22"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[5,22],"tags":[7],"class_list":["post-47801","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gereja","category-internasional","tag-terorisme"],"better_featured_image":{"id":47802,"alt_text":"","caption":"","description":"7f2692424f42695643fe32260a079add","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/presiden-prancis-anggap-serangan-wujud-kegilaan-teroris-islam_5f9b2f123071b.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/presiden-prancis-anggap-serangan-wujud-kegilaan-teroris-islam_5f9b2f123071b.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/presiden-prancis-anggap-serangan-wujud-kegilaan-teroris-islam_5f9b2f123071b.jpeg"},"categories_detail":[{"id":5,"name":"Gereja","description":"","slug":"gereja","count":204,"parent":0},{"id":22,"name":"Internasional","description":"","slug":"internasional","count":158,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/presiden-prancis-anggap-serangan-wujud-kegilaan-teroris-islam_5f9b2f123071b.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"992","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47801","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47801"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47801\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47802"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47801"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47801"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47801"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}