{"id":47807,"date":"2020-10-31T09:08:35","date_gmt":"2020-10-31T02:08:35","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=47807"},"modified":"2020-10-31T18:22:00","modified_gmt":"2020-10-31T11:22:00","slug":"kemenlu-tak-ada-wni-jadi-korban-penyerangan-di-prancis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/kemenlu-tak-ada-wni-jadi-korban-penyerangan-di-prancis\/","title":{"rendered":"Kemenlu: Tak Ada WNI Jadi Korban Penyerangan di Prancis"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Kementerian Luar Negeri\u00a0menyatakan sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam serangan yang terjadi di sebuah gereja di Nice, Prancis. Kemenlu menyampaikan itu usai berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Prancis di Paris serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Marseille. &quot;Hingga saat ini tidak terdapat informasi adanya korban WNI dalam serangan tersebut,&quot; mengutip situs resmi Kemenlu, Kamis (29\/10). Kemenlu menyatakan bahwa KBRI di Prancis dan KJRI di Marseille langsung berkoordinasi dengan aparat setempat ketika penyerangan terjadi di sebuah gereja di Nice. Koordinasi juga dilakukan dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI). Informasi yang diperoleh yakni tidak ada WNI yang menjadi korban. Menurut Kemenlu, ada 4.023 warga negara Indonesia yang saat ini menetap di Prancis. Hanya sebagian kecil yang menetap di Nice. &quot;Tercatat terdapat total 4.023 WNI yang menetap di Perancis dimana 25 orang diantaranya tinggal di Nice dan sekitarnya,&quot; mengutip situs Kemenlu. Sebelumnya terjadi penyerangan di sekitar gereja yang berlokasi di Nice, Prancis. Tiga orang tewas. Satu diantaranya dipenggal oleh pelaku. Wali Kota Nice, Christian Estrosi menyebut serangan ini sebagai &#039;serangan fasis Islam&#039;. &quot;Pelaku terus mengulang &quot;Allahu Akbar&#039; bahkan saat diobati karena terluka akibat penangkapan,&quot; kata Estrosi kepada wartawan di lokasi kejadian, seperti dikutip AFP. Penyerangan itu terjadi di tengah polemik ucapan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang tak melarang Charlie Hebdo menerbitkan komik atau kartun Nabi Muhammad. Sikap Macron tersebut menuai kritik dari sejumlah pimpinan negara, terutama negara Islam di Timur Tengah dan Afrika Utara. (bmw\/CNN)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; <strong>Kementerian Luar Negeri<\/strong>\u00a0menyatakan sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam serangan yang terjadi di sebuah gereja di Nice, <strong>Prancis<\/strong>.<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Kemenlu menyampaikan itu usai berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Prancis di Paris serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Marseille.<\/p>\n<p>&#8220;Hingga saat ini tidak terdapat informasi adanya korban WNI dalam serangan tersebut,&#8221; mengutip situs resmi Kemenlu, Kamis (29\/10).<\/p>\n<p>Kemenlu menyatakan bahwa KBRI di Prancis dan KJRI di Marseille langsung berkoordinasi dengan aparat setempat ketika penyerangan terjadi di sebuah gereja di Nice.<\/p>\n<p>Koordinasi juga dilakukan dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI). Informasi yang diperoleh yakni tidak ada WNI yang menjadi korban.<\/p>\n<p>Menurut Kemenlu, ada 4.023 warga negara Indonesia yang saat ini menetap di Prancis. Hanya sebagian kecil yang menetap di Nice.<\/p>\n<p>&#8220;Tercatat terdapat total 4.023 WNI yang menetap di Perancis dimana 25 orang diantaranya tinggal di Nice dan sekitarnya,&#8221; mengutip situs Kemenlu.<\/p>\n<p>Sebelumnya terjadi penyerangan di sekitar gereja yang berlokasi di Nice, Prancis. Tiga orang tewas. Satu diantaranya dipenggal oleh pelaku.<\/p>\n<p>Wali Kota Nice, Christian Estrosi menyebut serangan ini sebagai &#8216;serangan fasis Islam&#8217;.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaku terus mengulang &#8220;Allahu Akbar&#8217; bahkan saat diobati karena terluka akibat penangkapan,&#8221; kata Estrosi kepada wartawan di lokasi kejadian, seperti dikutip AFP.<\/p>\n<p>Penyerangan itu terjadi di tengah polemik ucapan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang tak melarang Charlie Hebdo menerbitkan komik atau kartun Nabi Muhammad.<\/p>\n<p>Sikap Macron tersebut menuai kritik dari sejumlah pimpinan negara, terutama negara Islam di Timur Tengah dan Afrika Utara.<br \/>\n<b>(bmw\/CNN)<\/b><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Kementerian Luar Negeri\u00a0menyatakan sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam serangan yang terjadi di sebuah gereja di Nice, Prancis. Kemenlu menyampaikan itu usai berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Prancis di Paris serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Marseille. &#8220;Hingga saat ini tidak terdapat informasi adanya korban [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":47808,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"22"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[22],"tags":[7],"class_list":["post-47807","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional","tag-terorisme"],"better_featured_image":{"id":47808,"alt_text":"","caption":"","description":"c170d8bb9871306aa8ff9dc2e65e9e25","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/kemenlu-tak-ada-wni-jadi-korban-penyerangan-di-prancis_5f9b2f53399a2.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/kemenlu-tak-ada-wni-jadi-korban-penyerangan-di-prancis_5f9b2f53399a2.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/kemenlu-tak-ada-wni-jadi-korban-penyerangan-di-prancis_5f9b2f53399a2.jpeg"},"categories_detail":[{"id":22,"name":"Internasional","description":"","slug":"internasional","count":158,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/kemenlu-tak-ada-wni-jadi-korban-penyerangan-di-prancis_5f9b2f53399a2.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1001","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47807","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47807"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47807\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47808"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47807"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47807"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47807"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}