{"id":48342,"date":"2020-12-10T11:14:43","date_gmt":"2020-12-10T04:14:43","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=48342"},"modified":"2020-12-08T16:37:23","modified_gmt":"2020-12-08T09:37:23","slug":"pentingnya-sinergi-komunitas-agama-dan-ormas-tangani-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/pentingnya-sinergi-komunitas-agama-dan-ormas-tangani-covid-19\/","title":{"rendered":"Pentingnya Sinergi Komunitas Agama dan Ormas Tangani Covid-19"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengapresiasi ormas keagamaan yang membantu pemerintah melaksanakan sosialisasi protokol kesehatan untuk menekan pandemi covid-19. Sinergi antara ormas maupun komunitas agama jadi prinsip utama pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19. Ormas atau komunitas agama itu di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), dan beberapa ormas keagamaan lain. Juru Bicara #SatgasCovid19 Wiku Adisasmito mengatakan peran serta mereka sangat dibutuhkan untuk melakukan komunikasi publik. Mereka membantu meringankan beban pemerintah dengan menyampaikan satu narasi &#039;Tekan Penularan Covid-19 dengan Protokol Kesehatan&#039;. &quot;Sejak awal Satgas berusaha melakukan komunikasi publik yang spesifik terhadap karakteristik masyarakat. Akan tetapi hal ini tidak akan mudah jika prosesnya tidak melibatkan gatekeeper komunitas tersebut,&quot; ujar Wiku melalui siaran kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa (24\/11). Ia berharap semakin banyak komunitas di masyarakat yang bisa tergerak untuk bekerja sama dengan pemerintah membangun kedisiplinan masyarakat dimulai dari lingkungannya masing-masing. Prinsip Nondiskriminatif Selain itu, Satgas Covid-19 terus berkomunikasi dengan satgas daerah untuk selalu menekankan prinsip nondiskriminatif, sebagaimana tertuang dalam UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dalam melakukan penanganan pandemi Covid-19. Hal ini untuk memastikan pengendalian pandemi tanpa pandang bulu, termasuk saat melakukan penjaringan kasus dengan melakukan 3T, yakni testing (pemeriksaan), dan tracing (pelacakan) terhadap siapa pun yang mengikuti kegiatan kerumunan. &quot;Saat ini beberapa daerah sedang melakukan penjaringan, dan kami masih memantau perkembangannya. Bukti konkret kami membantu memenuhi ketersediaan rapid test swab antigen,&quot; ujarnya. Wiku mengingatkan kerumunan ini sangat berisiko menularkan Covid-19. Data yang ditemukan Satgas Covid19 terungkap kebanyakan penderita Covid-19 tidak bergejala adalah usia muda dan memiliki potensi menularkan kepada orang di sekitarnya. Ia pun mengajak para orang tua dan pihak RT\/RW setempat untuk dapat menyampaikan pesan terhadap kaum muda yang berpartisipasi dalam kegiatan kerumunan agar mau mengikuti tes pemeriksaan. &quot;Ingat, bahwa apabila seseorang terlihat sehat, bukan berarti mereka terbebas dari Covid-19. Karena kasus positif ada yang tidak menampakkan gejala apa pun,&quot; pesan Wiku. (ayo\/fef\/CNN)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengapresiasi ormas keagamaan yang membantu pemerintah melaksanakan sosialisasi protokol kesehatan untuk menekan pandemi <strong>covid-19<\/strong>.<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Sinergi antara ormas maupun komunitas agama jadi prinsip utama pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19.<\/p>\n<p>Ormas atau komunitas agama itu di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), dan beberapa ormas keagamaan lain.<\/p>\n<p>Juru Bicara #SatgasCovid19 Wiku Adisasmito mengatakan peran serta mereka sangat dibutuhkan untuk melakukan komunikasi publik. Mereka membantu meringankan beban pemerintah dengan menyampaikan satu narasi &#8216;Tekan Penularan Covid-19 dengan Protokol Kesehatan&#8217;.<\/p>\n<p>&#8220;Sejak awal Satgas berusaha melakukan komunikasi publik yang spesifik terhadap karakteristik masyarakat. Akan tetapi hal ini tidak akan mudah jika prosesnya tidak melibatkan gatekeeper komunitas tersebut,&#8221; ujar Wiku melalui siaran kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa (24\/11).<\/p>\n<p>Ia berharap semakin banyak komunitas di masyarakat yang bisa tergerak untuk bekerja sama dengan pemerintah membangun kedisiplinan masyarakat dimulai dari lingkungannya masing-masing.<\/p>\n<h3>Prinsip Nondiskriminatif<\/h3>\n<p>Selain itu, Satgas Covid-19 terus berkomunikasi dengan satgas daerah untuk selalu menekankan prinsip nondiskriminatif, sebagaimana tertuang dalam UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dalam melakukan penanganan pandemi Covid-19.<\/p>\n<p>Hal ini untuk memastikan pengendalian pandemi tanpa pandang bulu, termasuk saat melakukan penjaringan kasus dengan melakukan 3T, yakni testing (pemeriksaan), dan tracing (pelacakan) terhadap siapa pun yang mengikuti kegiatan kerumunan.<\/p>\n<p>&#8220;Saat ini beberapa daerah sedang melakukan penjaringan, dan kami masih memantau perkembangannya. Bukti konkret kami membantu memenuhi ketersediaan rapid test swab antigen,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Wiku mengingatkan kerumunan ini sangat berisiko menularkan Covid-19. Data yang ditemukan Satgas Covid19 terungkap kebanyakan penderita Covid-19 tidak bergejala adalah usia muda dan memiliki potensi menularkan kepada orang di sekitarnya.<\/p>\n<p>Ia pun mengajak para orang tua dan pihak RT\/RW setempat untuk dapat menyampaikan pesan terhadap kaum muda yang berpartisipasi dalam kegiatan kerumunan agar mau mengikuti tes pemeriksaan.<\/p>\n<p>&#8220;Ingat, bahwa apabila seseorang terlihat sehat, bukan berarti mereka terbebas dari Covid-19. Karena kasus positif ada yang tidak menampakkan gejala apa pun,&#8221; pesan Wiku.<\/p>\n<p><b>(ayo\/fef\/CNN)<\/b><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengapresiasi ormas keagamaan yang membantu pemerintah melaksanakan sosialisasi protokol kesehatan untuk menekan pandemi covid-19. Sinergi antara ormas maupun komunitas agama jadi prinsip utama pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19. Ormas atau komunitas agama itu di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Parisada Hindu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":48343,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"single_blog_custom":"","sidebar":"","second_sidebar":"","share_position":"","share_float_style":"","post_date_format":"","post_date_format_custom":"","post_reading_time_wpm":"","zoom_button_out_step":"1","zoom_button_in_step":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"","single_post_gallery_size":""}],"trending_post_position":"","trending_post_label":"","sponsored_post_label":"","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[3],"tags":[183,194,180],"class_list":["post-48342","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-covid","tag-covid-19","tag-pandemi"],"better_featured_image":{"id":48343,"alt_text":"","caption":"","description":"af7af0a7b6c37eb48d3b6cbc3d34fee1","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/pentingnya-sinergi-komunitas-agama-dan-ormas-tangani-covid-19_5fc206f32dcba.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/pentingnya-sinergi-komunitas-agama-dan-ormas-tangani-covid-19_5fc206f32dcba.jpeg?fit=650%2C365&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/pentingnya-sinergi-komunitas-agama-dan-ormas-tangani-covid-19_5fc206f32dcba.jpeg"},"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/pentingnya-sinergi-komunitas-agama-dan-ormas-tangani-covid-19_5fc206f32dcba.jpeg?fit=650%2C365&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1290","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48342","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48342"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48342\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48343"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48342"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48342"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48342"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}