{"id":48638,"date":"2020-12-21T08:54:21","date_gmt":"2020-12-21T01:54:21","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=48638"},"modified":"2020-12-21T08:54:24","modified_gmt":"2020-12-21T01:54:24","slug":"4-pria-pakistan-ditahan-atas-serangan-di-kantor-charlie-hebdo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/4-pria-pakistan-ditahan-atas-serangan-di-kantor-charlie-hebdo\/","title":{"rendered":"4 Pria Pakistan Ditahan Atas Serangan di Kantor Charlie Hebdo"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Pihak kepolisian Prancis telah menuntut dan menahan empat orang asal Pakistan yang dicurigai menikam teman sejawat mereka di luar bekas kantor media satire Charlie Hebdo. Kantor Kejaksaan Kontra-Terorisme Nasional mengatakan akibat serangan tersebut, dua orang mengalami luka-luka. Seorang saksi mengatakan keempat tersangka merupakan pria berusia 17 hingga 21 tahun. Tiga dari mereka didakwa pada Jumat (18\/12) karena mengambil bagian dalam konspirasi teroris dan ditempatkan dalam penahanan pra-sidang. Yang keempat sudah didakwa pada hari Rabu (16\/12). Dua orang ditangkap di Gironde, yang ketiga di kota pelabuhan utara Caen dan yang terakhir di wilayah Paris. Mengutip AFP,\u00a0berita tentang dakwaan itu muncul dua hari setelah pengadilan Paris menghukum 13 kaki tangan jihadis yang membantai staf Charlie Hebdo pada Januari 2015. Untuk menandai dimulainya persidangan pada awal September, majalah tersebut mencetak ulang kartun Nabi Muhammad dengan gaya provokatif. Tiga minggu kemudian, seorang pria Pakistan melukai dua orang di luar bekas kantor mingguan itu, menusuk mereka menggunakan golok. Penyerang, bernama Zaheer Hassan Mahmoud, 25, ditangkap setelah serangan bulan September lalu atas tuduhan teror. Dia mengatakan kepada penyidik bahwa sebelum serangan itu dia telah menonton video mengenai keputusan majalah satir untuk menerbitkan ulang kartun tersebut. Pada 16 Oktober 2020, seorang pengungsi muda Chechnya memenggal kepala guru Samuel Paty, yang telah menunjukkan beberapa karikatur Nabi Muhammad kepada murid-muridnya. Kurang dari dua minggu kemudian, tiga orang tewas ketika seorang pemuda Tunisia yang baru-baru ini tiba di Eropa melakukan aksi penikaman di sebuah gereja di kota Nice, Mediterania. Sebelumnya, Presiden Emmanuel Macron mengungkap rencana untuk menyusun undang-undang terkait aktivitas Islam radikal di Prancis. UU tersebut memicu kemarahan dan protes di beberapa negara Islam. (din\/cnn\/evn)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Pihak kepolisian <strong>Prancis<\/strong> telah menuntut dan menahan empat orang asal Pakistan yang dicurigai menikam teman sejawat mereka di luar bekas kantor media satire <strong>Charlie Hebdo<\/strong>.<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Kantor Kejaksaan Kontra-Terorisme Nasional mengatakan akibat serangan tersebut, dua orang mengalami luka-luka.<\/p>\n<p>Seorang saksi mengatakan keempat tersangka merupakan pria berusia 17 hingga 21 tahun.<\/p>\n<p>Tiga dari mereka didakwa pada Jumat (18\/12) karena mengambil bagian dalam konspirasi teroris dan ditempatkan dalam penahanan pra-sidang. Yang keempat sudah didakwa pada hari Rabu (16\/12).<\/p>\n<p>Dua orang ditangkap di Gironde, yang ketiga di kota pelabuhan utara Caen dan yang terakhir di wilayah Paris.<\/p>\n<p>Mengutip <em>AFP,\u00a0<\/em>berita tentang dakwaan itu muncul dua hari setelah pengadilan Paris menghukum 13 kaki tangan jihadis yang membantai staf Charlie Hebdo pada Januari 2015.<\/p>\n<p>Untuk menandai dimulainya persidangan pada awal September, majalah tersebut mencetak ulang kartun Nabi Muhammad dengan gaya provokatif.<\/p>\n<p>Tiga minggu kemudian, seorang pria Pakistan melukai dua orang di luar bekas kantor mingguan itu, menusuk mereka menggunakan golok.<\/p>\n<p>Penyerang, bernama Zaheer Hassan Mahmoud, 25, ditangkap setelah serangan bulan September lalu atas tuduhan teror.<\/p>\n<p>Dia mengatakan kepada penyidik bahwa sebelum serangan itu dia telah menonton video mengenai keputusan majalah satir untuk menerbitkan ulang kartun tersebut.<\/p>\n<p>Pada 16 Oktober 2020, seorang pengungsi muda Chechnya memenggal kepala guru Samuel Paty, yang telah menunjukkan beberapa karikatur Nabi Muhammad kepada murid-muridnya.<\/p>\n<p>Kurang dari dua minggu kemudian, tiga orang tewas ketika seorang pemuda Tunisia yang baru-baru ini tiba di Eropa melakukan aksi penikaman di sebuah gereja di kota Nice, Mediterania.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Presiden Emmanuel Macron mengungkap rencana untuk menyusun undang-undang terkait aktivitas Islam radikal di Prancis. UU tersebut memicu kemarahan dan protes di beberapa negara Islam.<\/p>\n<p><b>(din\/cnn\/evn)<\/b><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Pihak kepolisian Prancis telah menuntut dan menahan empat orang asal Pakistan yang dicurigai menikam teman sejawat mereka di luar bekas kantor media satire Charlie Hebdo. Kantor Kejaksaan Kontra-Terorisme Nasional mengatakan akibat serangan tersebut, dua orang mengalami luka-luka. Seorang saksi mengatakan keempat tersangka merupakan pria berusia 17 hingga 21 tahun. Tiga dari mereka didakwa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":48639,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"22"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[5,22],"tags":[216],"class_list":["post-48638","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gereja","category-internasional","tag-charlie-hebdo"],"better_featured_image":{"id":48639,"alt_text":"","caption":"","description":"347d5c6e857aa8c909928e9520fb79d7","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/4-pria-pakistan-ditahan-atas-serangan-di-kantor-charlie-hebdo_5fdf07ef32730.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/4-pria-pakistan-ditahan-atas-serangan-di-kantor-charlie-hebdo_5fdf07ef32730.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/4-pria-pakistan-ditahan-atas-serangan-di-kantor-charlie-hebdo_5fdf07ef32730.jpeg"},"categories_detail":[{"id":5,"name":"Gereja","description":"","slug":"gereja","count":204,"parent":0},{"id":22,"name":"Internasional","description":"","slug":"internasional","count":158,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/4-pria-pakistan-ditahan-atas-serangan-di-kantor-charlie-hebdo_5fdf07ef32730.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1172","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48638","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48638"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48638\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48639"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48638"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48638"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48638"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}