{"id":48667,"date":"2026-04-23T18:15:45","date_gmt":"2026-04-23T11:15:45","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/aku-akan-meneguhkan-engkau-yesaya-4110\/"},"modified":"2026-04-23T18:15:46","modified_gmt":"2026-04-23T11:15:46","slug":"aku-akan-meneguhkan-engkau-yesaya-4110","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/aku-akan-meneguhkan-engkau-yesaya-4110\/","title":{"rendered":"Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. [Roma 8:37]"},"content":{"rendered":"<button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Kita datang kepada Kristus untuk pengampunan, tetapi sering kali kita kemudian berpaling kepada Taurat untuk mendapat kuasa untuk memerangi dosa-dosa kita. Demikianlah Paulus menegur kita, &quot;Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? [Galatia 3:1] Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil? Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging? [Galatia 3:2-3]&quot; Bawalah dosa-dosamu kepada salib Kristus, karena manusia lama hanya bisa disalibkan di sana: kita disalibkan bersama Dia. Satu-satunya senjata untuk memerangi dosa adalah tombak yang menusuk rusuk Yesus. Contohnya seperti ini\u2014engkau mau mengatasi sifat pemarah; bagaimanakah engkau melakukannya? Sangat mungkin engkau tidak pernah mencoba cara yang benar, yaitu pergi kepada Yesus dengan sifat itu. Bagaimana aku memperoleh keselamatan? Aku datang kepada Yesus sebagai diriku sendiri, dan percaya kepada Dia untuk menyelamatkanku. Begitu juga caranya aku harus mematikan sifat pemarahku. Aku bisa mematikannya hanya melalui cara itu. Aku harus datang kepada salib dengan membawanya, dan berkata pada Yesus, &quot;Tuhan, aku mempercayai Engkau untuk melepaskanku dari sifat ini.&quot; Inilah satu-satunya jalan untuk memberi pukulan maut kepada sifat itu. Engkau sedang iri hati? Engkau merasa dunia menjeratmu? Engkau dapat berjuang melawan kejahatan ini selama engkau mau, tetapi jika ini dosa yang menetap di dalam dirimu, engkau tidak akan pernah terlepas darinya dengan cara apapun, kecuali oleh darah Yesus. Bawalah kepada Kristus. Katakan pada-Nya, &quot;Tuhan, aku percaya pada-Mu, dan nama-Mu adalah Yesus, karena Engkau menyelamatkan umat-Mu dari dosa mereka [Matius 1:21]: Tuhan, ini salah satu dosaku; selamatkanlah aku darinya!&quot; Peraturan-peraturan tidaklah berguna tanpa Kristus sebagai cara untuk mematikan dosa. Doa-doamu, penyesalan-penyesalanmu, dan air matamu\u2014semuanya itu bila dikumpulkan bersama\u2014tidak ada artinya tanpa Dia. &quot;Tiada orang selain Yesus dapat menolong para pendosa yang tak berdaya;&quot; demikian pula orang-orang suci yang tak berdaya. Jika engkau orang yang menang, engkau harus menjadi orang yang menang oleh Dia yang telah mengasihimu. Mahkota daun [1] kita harus tumbuh diantara pohon-pohon zaitun milik-Nya di Getsemani. RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button>\n<p><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211; <\/p>\n<p class=\"me-content\">Kita datang kepada Kristus untuk pengampunan, tetapi sering kali kita kemudian berpaling kepada Taurat untuk mendapat kuasa untuk memerangi dosa-dosa kita. Demikianlah Paulus menegur kita, &#8220;Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Galatia%203:1\">Galatia 3:1<\/a>] Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil? Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging? [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Galatia%203:2-3\">Galatia 3:2-3<\/a>]&#8221; Bawalah dosa-dosamu kepada salib Kristus, karena manusia lama hanya bisa disalibkan di sana: kita disalibkan <i>bersama Dia<\/i>. Satu-satunya senjata untuk memerangi dosa adalah tombak yang menusuk rusuk Yesus. Contohnya seperti ini\u2014engkau mau mengatasi sifat pemarah; bagaimanakah engkau melakukannya? Sangat mungkin engkau tidak pernah mencoba cara yang benar, yaitu pergi kepada Yesus dengan sifat itu. Bagaimana aku memperoleh keselamatan? Aku datang kepada Yesus sebagai diriku sendiri, dan percaya kepada Dia untuk menyelamatkanku. Begitu juga caranya aku harus mematikan sifat pemarahku. Aku bisa mematikannya hanya melalui cara itu. Aku harus datang kepada salib dengan membawanya, dan berkata pada Yesus, &#8220;Tuhan, aku mempercayai Engkau untuk melepaskanku dari sifat ini.&#8221; Inilah satu-satunya jalan untuk memberi pukulan maut kepada sifat itu. Engkau sedang iri hati? Engkau merasa dunia menjeratmu? Engkau dapat berjuang melawan kejahatan ini selama engkau mau, tetapi jika ini dosa yang menetap di dalam dirimu, engkau tidak akan pernah terlepas darinya dengan cara apapun, kecuali oleh darah Yesus. Bawalah kepada Kristus. Katakan pada-Nya, &#8220;Tuhan, aku percaya pada-Mu, dan nama-Mu adalah Yesus, karena Engkau menyelamatkan umat-Mu dari dosa mereka [<a href=\"http:\/\/alkitab.sabda.org\/?Matius%201:21\">Matius 1:21<\/a>]: Tuhan, ini salah satu dosaku; selamatkanlah aku darinya!&#8221; Peraturan-peraturan tidaklah berguna tanpa Kristus sebagai cara untuk mematikan dosa. Doa-doamu, penyesalan-penyesalanmu, dan air matamu\u2014semuanya itu bila dikumpulkan bersama\u2014tidak ada artinya tanpa Dia. &#8220;Tiada orang selain Yesus dapat menolong para pendosa yang tak berdaya;&#8221; demikian pula orang-orang suci yang tak berdaya. Jika engkau orang yang menang, engkau harus menjadi orang yang menang oleh Dia yang telah mengasihimu. Mahkota daun [1] kita harus tumbuh diantara pohon-pohon zaitun milik-Nya di Getsemani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon). <\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><em>Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Kita datang kepada Kristus untuk pengampunan, tetapi sering kali kita kemudian berpaling kepada Taurat untuk mendapat kuasa untuk memerangi dosa-dosa kita. Demikianlah Paulus menegur kita, &#8220;Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? [Galatia 3:1] Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12887,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-48667","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan"],"better_featured_image":{"id":12887,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=768%2C510&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg"},"categories_detail":[{"id":78,"name":"Renungan","description":"","slug":"renungan","count":399,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/daily_devotional.jpg?fit=1024%2C680&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"53","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48667","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48667"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48667\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":68952,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48667\/revisions\/68952"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12887"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48667"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48667"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48667"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}