{"id":48682,"date":"2020-12-23T10:53:14","date_gmt":"2020-12-23T03:53:14","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=48682"},"modified":"2020-12-23T10:53:18","modified_gmt":"2020-12-23T03:53:18","slug":"pandemi-corona-luhut-minta-perayaan-natal-di-gereja-dibatasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/pandemi-corona-luhut-minta-perayaan-natal-di-gereja-dibatasi\/","title":{"rendered":"Pandemi Corona, Luhut Minta Perayaan Natal di Gereja Dibatasi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi\u00a0(Menko Marves),\u00a0Luhut Binsar Panjaitan meminta pelaksanaan ibadah\u00a0Natal di\u00a0gereja dibatasi demi mencegah penyebaran virus corona. Ia juga berpesan kepada umat Kristiani agar tak berkumpul atau berkerumun pada perayaan Natal tahun ini. Hal ini disampaikan Luhut dalam rapat koordinasi Bangga Buatan Indonesia 2021, yang digelar Kemenko Marves pada Senin (21\/12). &quot;Teman-teman yang merayakan natal, saya mohon juga jangan kumpul ramai-ramai, deh. Jadi, ya, di gereja berapa dibatasi. Kita ingatkan semua lah. Karena Tuhan juga kasih tahu supaya kita agar berkhidmat, jangan menantang,&quot; tutur dia lagi. Luhut juga berpesan agar masyarakat tak bosan menerapkan protokol kesehatan berupa mencuci tangan, memakai masker serta, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Mengingat lanjut dia, pandemi Covid-19 belum berakhir. &quot;Kita semua harus super hati-hati menghadapi semua ini. Mengenai 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak itu saya kira jangan bosan-bosannya diingatkan,&quot; tegas Luhut lagi. Sebelumnya Luhut menyampaikan bahwa pemerintah melarang kerumunan dan perayaan pada libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di tempat umum. Keputusan itu diambil dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali secara virtual yang ia pimpin pada Senin (14\/12) pekan lalu. Dalam rapat tersebut, Luhut meminta implementasi pengetatan dapat dimulai pada 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021. &quot;Jumlah angka positif dan angka kematian terus meningkat pasca libur di delapan dan 20 provinsi, setelah sebelumnya trennya menurun,&quot; kata Luhut dalam keterangan tertulis. Peningkatan kasus secara signifikan yang masih terus terjadi pascalibur dan cuti bersama akhir Oktober menjadi dasar keputusan pengetatan tersebut perlu ditempuh. Luhut juga menggarisbawahi tren kenaikan di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Bali dan Kalimantan Selatan. Ia pun meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengetatkan kebijakan karyawan untuk bekerja dari rumah (work from home) hingga 75 persen. &quot;Saya juga minta Pak Gubernur untuk meneruskan kebijakan membatasi jam operasional hingga pukul 19:00 dan membatasi jumlah orang berkumpul di tempat makan, mall, dan tempat hiburan,&quot; ucap Luhut. Meski kemudian belakangan soal kebijakan persentase bekerja dari rumah (WFH) di DKI Jakarta diubah menjadi tetap 50 persen setelah melewati diskusi dan pertimbangan. (hrf\/NMA)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211;<strong> Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi<\/strong>\u00a0(Menko Marves),\u00a0<strong>Luhut Binsar Panjaitan<\/strong> meminta pelaksanaan ibadah\u00a0<strong>Natal<\/strong> di\u00a0<strong>gereja<\/strong> dibatasi demi mencegah penyebaran <strong>virus corona<\/strong>.<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Ia juga berpesan kepada umat Kristiani agar tak berkumpul atau berkerumun pada perayaan Natal tahun ini. Hal ini disampaikan Luhut dalam rapat koordinasi Bangga Buatan Indonesia 2021, yang digelar Kemenko Marves pada Senin (21\/12).<\/p>\n<p>&#8220;Teman-teman yang merayakan natal, saya mohon juga jangan kumpul ramai-ramai, deh. Jadi, ya, di gereja berapa dibatasi. Kita ingatkan semua lah. Karena Tuhan juga kasih tahu supaya kita agar berkhidmat, jangan menantang,&#8221; tutur dia lagi.<\/p>\n<p>Luhut juga berpesan agar masyarakat tak bosan menerapkan protokol kesehatan berupa mencuci tangan, memakai masker serta, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Mengingat lanjut dia, pandemi Covid-19 belum berakhir.<\/p>\n<p>&#8220;Kita semua harus super hati-hati menghadapi semua ini. Mengenai 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak itu saya kira jangan bosan-bosannya diingatkan,&#8221; tegas Luhut lagi.<\/p>\n<p>Sebelumnya Luhut menyampaikan bahwa pemerintah melarang kerumunan dan perayaan pada libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di tempat umum.<\/p>\n<p>Keputusan itu diambil dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali secara virtual yang ia pimpin pada Senin (14\/12) pekan lalu.<\/p>\n<p>Dalam rapat tersebut, Luhut meminta implementasi pengetatan dapat dimulai pada 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021. &#8220;Jumlah angka positif dan angka kematian terus meningkat pasca libur di delapan dan 20 provinsi, setelah sebelumnya trennya menurun,&#8221; kata Luhut dalam keterangan tertulis.<\/p>\n<p>Peningkatan kasus secara signifikan yang masih terus terjadi pascalibur dan cuti bersama akhir Oktober menjadi dasar keputusan pengetatan tersebut perlu ditempuh.<\/p>\n<p>Luhut juga menggarisbawahi tren kenaikan di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Bali dan Kalimantan Selatan.<\/p>\n<p>Ia pun meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengetatkan kebijakan karyawan untuk bekerja dari rumah (work from home) hingga 75 persen.<\/p>\n<p>&#8220;Saya juga minta Pak Gubernur untuk meneruskan kebijakan membatasi jam operasional hingga pukul 19:00 dan membatasi jumlah orang berkumpul di tempat makan, mall, dan tempat hiburan,&#8221; ucap Luhut.<\/p>\n<p>Meski kemudian belakangan soal kebijakan persentase bekerja dari rumah (WFH) di DKI Jakarta diubah menjadi tetap 50 persen setelah melewati diskusi dan pertimbangan.<br \/>\n<b>(hrf\/NMA)<\/b><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi\u00a0(Menko Marves),\u00a0Luhut Binsar Panjaitan meminta pelaksanaan ibadah\u00a0Natal di\u00a0gereja dibatasi demi mencegah penyebaran virus corona. Ia juga berpesan kepada umat Kristiani agar tak berkumpul atau berkerumun pada perayaan Natal tahun ini. Hal ini disampaikan Luhut dalam rapat koordinasi Bangga Buatan Indonesia 2021, yang digelar Kemenko Marves pada Senin (21\/12). [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":48683,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[5,3],"tags":[183,194,4,180],"class_list":["post-48682","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gereja","category-umum","tag-covid","tag-covid-19","tag-natal","tag-pandemi"],"better_featured_image":{"id":48683,"alt_text":"","caption":"","description":"ea082abeff2698360a230ae7c7b86459","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/pandemi-corona-luhut-minta-perayaan-natal-di-gereja-dibatasi_5fe1ab2e0025d.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/pandemi-corona-luhut-minta-perayaan-natal-di-gereja-dibatasi_5fe1ab2e0025d.jpeg?fit=650%2C365&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/pandemi-corona-luhut-minta-perayaan-natal-di-gereja-dibatasi_5fe1ab2e0025d.jpeg"},"categories_detail":[{"id":5,"name":"Gereja","description":"","slug":"gereja","count":204,"parent":0},{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/pandemi-corona-luhut-minta-perayaan-natal-di-gereja-dibatasi_5fe1ab2e0025d.jpeg?fit=650%2C365&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"999","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48682","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48682"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48682\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48683"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48682"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48682"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48682"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}