{"id":48740,"date":"2020-12-26T14:17:22","date_gmt":"2020-12-26T07:17:22","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=48740"},"modified":"2020-12-26T14:17:25","modified_gmt":"2020-12-26T07:17:25","slug":"tni-polri-sekat-jalan-cegah-konvoi-malam-natal-di-ambon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/tni-polri-sekat-jalan-cegah-konvoi-malam-natal-di-ambon\/","title":{"rendered":"TNI-Polri Sekat Jalan Cegah Konvoi Malam Natal di Ambon"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Sejumlah ruas jalan strategis di Ambon, Maluku, disekat untuk mencegah konvoi warga menyambut\u00a0Natal pada Jumat dini hari (25\/12). Polisi dibantu TNI menyekat ruas jalan satu jam sebelum perayaan malam Natal dimulai pukul 00.00 WIT. Kepala Polresta Ambon Komisaris Besar Polisi Leo S. Nugraha Simatupang, dan Wakil Kepala Polresta, AKBP Heri Budianto\u00a0memantau langsung penyekatan tersebut. Sejumlah ruas jalan yang disekat di antaranya kawasan Batu Merah-Mardika, untuk mencegah konvoi warga dari luar kota menuju pusat kota.\u00a0Selain itu, pertigaan Gereja Rehoboth yang menghubungkan ruas jalan Batu Gantung-Talake, Kudamati dan Ari Salobar\u00a0juga disekat. Aparat gabungan juga melakukan penyekatan ruas jalan yang melewati Jembatan Merah Putih, baik dari arah Desa Galala maupun Poka. Warga diharapkan tidak merayakan\u00a0Natal di atas jembatan itu. Selain itu, penyekatan juga dilakukan di depan Polsek Baguala untuk\u00a0menghalang warga yang datang dari desa-desa di kecamatan Leihitu Barat, serta pertigaan Telaga Kodok untuk warga dari jazirah Leihitu. Pada ruas-ruas jalan tersebut aparat gabungan menyekat secara ekstra ketat dan tidak memberikan ruang bagi pengguna kendaraan bermotor untuk melewatinya. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan bermotor di pusat kota sekaligus mencegah aksi konvoi dan balapan liar yang dilakukan warga untuk mengekspresikan kegembiraan menyambut Natal. Budianto mengaku di beberapa ruas jalan penyekatannya tidak terlalu ketat. Polisi hanya membatasi dan tidak memberikan ijin bagi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm maupun knalpot kendaraannya\u00a0tanpa saringan. &quot;Kalau pengendaranya tidak menggunakan helm maka tidak diijinkan masuk ke pusat kota. Begitu juga sepeda motor yang sudah dilepas saringan knalpotnya dan suaranya bising,&quot; katanya. Ia\u00a0mengatakan pembatasan itu guna mencegah kerumunan warga yang ingin merayakan Natal di pusat kota Ambon. Perayaan Natal 2020 di Ambon terasa sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, selain karena penerapan protokol kesehatan secara ketat saat ibadah dan misi persiapan Natal, juga tidak diwarnai pesta kembang api dan petasan. Pada tahun sebelumnya pesta kembang api berlangsung lebih dari satu jam. Namun pada perayaan Natal tahun ini kembang api hanya terlihat dari beberapa kawasan saja dan itu pun hanya berlangsung sebentar, karena warga mengikuti anjuran pemerintah maupun pimpinan agama untuk merayakan suka cita Natal dengan kesederhanaan. (Antara\/pmg\/cnn)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Sejumlah ruas jalan strategis di <strong>Ambon<\/strong>, Maluku, disekat untuk mencegah konvoi warga menyambut\u00a0<strong>Natal<\/strong> pada Jumat dini hari (25\/12).<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Polisi dibantu TNI menyekat ruas jalan satu jam sebelum perayaan malam Natal dimulai pukul 00.00 WIT. Kepala Polresta Ambon Komisaris Besar Polisi Leo S. Nugraha Simatupang, dan Wakil Kepala Polresta, AKBP Heri Budianto\u00a0memantau langsung penyekatan tersebut.<\/p>\n<p>Sejumlah ruas jalan yang disekat di antaranya kawasan Batu Merah-Mardika, untuk mencegah konvoi warga dari luar kota menuju pusat kota.\u00a0Selain itu, pertigaan Gereja Rehoboth yang menghubungkan ruas jalan Batu Gantung-Talake, Kudamati dan Ari Salobar\u00a0juga disekat.<\/p>\n<p>Aparat gabungan juga melakukan penyekatan ruas jalan yang melewati Jembatan Merah Putih, baik dari arah Desa Galala maupun Poka. Warga diharapkan tidak merayakan\u00a0Natal di atas jembatan itu.<\/p>\n<p>Selain itu, penyekatan juga dilakukan di depan Polsek Baguala untuk\u00a0menghalang warga yang datang dari desa-desa di kecamatan Leihitu Barat, serta pertigaan Telaga Kodok untuk warga dari jazirah Leihitu.<\/p>\n<p>Pada ruas-ruas jalan tersebut aparat gabungan menyekat secara ekstra ketat dan tidak memberikan ruang bagi pengguna kendaraan bermotor untuk melewatinya.<\/p>\n<p>Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan bermotor di pusat kota sekaligus mencegah aksi konvoi dan balapan liar yang dilakukan warga untuk mengekspresikan kegembiraan menyambut Natal.<\/p>\n<p>Budianto mengaku di beberapa ruas jalan penyekatannya tidak terlalu ketat. Polisi hanya membatasi dan tidak memberikan ijin bagi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm maupun knalpot kendaraannya\u00a0tanpa saringan.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau pengendaranya tidak menggunakan helm maka tidak diijinkan masuk ke pusat kota. Begitu juga sepeda motor yang sudah dilepas saringan knalpotnya dan suaranya bising,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ia\u00a0mengatakan pembatasan itu guna mencegah kerumunan warga yang ingin merayakan Natal di pusat kota Ambon.<\/p>\n<p>Perayaan Natal 2020 di Ambon terasa sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, selain karena penerapan protokol kesehatan secara ketat saat ibadah dan misi persiapan Natal, juga tidak diwarnai pesta kembang api dan petasan.<\/p>\n<p>Pada tahun sebelumnya pesta kembang api berlangsung lebih dari satu jam. Namun pada perayaan Natal tahun ini kembang api hanya terlihat dari beberapa kawasan saja dan itu pun hanya berlangsung sebentar, karena warga mengikuti anjuran pemerintah maupun pimpinan agama untuk merayakan suka cita Natal dengan kesederhanaan.<\/p>\n<p><b>(Antara\/pmg\/cnn)<\/b><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Sejumlah ruas jalan strategis di Ambon, Maluku, disekat untuk mencegah konvoi warga menyambut\u00a0Natal pada Jumat dini hari (25\/12). Polisi dibantu TNI menyekat ruas jalan satu jam sebelum perayaan malam Natal dimulai pukul 00.00 WIT. Kepala Polresta Ambon Komisaris Besar Polisi Leo S. Nugraha Simatupang, dan Wakil Kepala Polresta, AKBP Heri Budianto\u00a0memantau langsung penyekatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":48741,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[3],"tags":[4],"class_list":["post-48740","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-natal"],"better_featured_image":{"id":48741,"alt_text":"","caption":"","description":"c4b99e21d392733f969df3e44d7a12e6","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/tni-polri-sekat-jalan-cegah-konvoi-malam-natal-di-ambon_5fe502ea1b806.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/tni-polri-sekat-jalan-cegah-konvoi-malam-natal-di-ambon_5fe502ea1b806.jpeg?fit=650%2C365&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/tni-polri-sekat-jalan-cegah-konvoi-malam-natal-di-ambon_5fe502ea1b806.jpeg"},"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/tni-polri-sekat-jalan-cegah-konvoi-malam-natal-di-ambon_5fe502ea1b806.jpeg?fit=650%2C365&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"950","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48740","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48740"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48740\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48741"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48740"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48740"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48740"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}