{"id":50947,"date":"2021-02-09T08:16:27","date_gmt":"2021-02-09T01:16:27","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=50947"},"modified":"2021-02-11T07:11:59","modified_gmt":"2021-02-11T00:11:59","slug":"ustaz-yahya-waloni-ungkap-katolik-dan-kristen-pro-setan-ade-armando-kalian-bungkam-tapi-keras-ke-abu-janda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/ustaz-yahya-waloni-ungkap-katolik-dan-kristen-pro-setan-ade-armando-kalian-bungkam-tapi-keras-ke-abu-janda\/","title":{"rendered":"Ustaz Yahya Waloni Ungkap Katolik dan Kristen Pro-Setan, Ade Armando: Kalian Bungkam tapi Keras ke Abu Janda"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Yahya Waloni mengatakan &quot;KATOLIK dan PROTESTAN, PRO SETAN&quot;. Pernyataan tersebut diunggah dalam video Youtube melalui Channel CIOL_AKTIVIS SOSIAL. Dalam video tersebut tertulis pernyataan Yahya Waloni kembali menghujat Kristen, dalam ceramahnya, &quot;Katolik dan Protestan itu tidak sama, yang membuat sama adalah sama-sama Pro Setan.&quot; Merasa geram, Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando kemudian membandingkan dengan sikap diam pihak-pihak yang memprotes keras Permadi Arya atau Abu Janda yang menyebut \u201cIslam Arogan\u201d tetapi mendiamkan pernyataan Yahya Waloni. \u201cKalian bungkam soal Yahya Waloni atau Abdul Somad yang jelas menghina Kristen, tapi bersuara keras pada Abu Janda yg mengecam kelakuan Islamis yang melecehkan Indonesia,\u201d cuitnya melalui akun Twitter @adearmando1 pada Minggu, 31 Januari 2021. Ade Armando juga menegaskan bahwa Ia mendukung Abu Janda sepenuhnya yang menurutnya sebagai pejuang kebhinekaan di Indonesia. \u201cSaya mah jelas dukung Abu Janda atuh. Dia memperjuangkan NKRI. Masa dukung (Natalius) Pigai dan KNPI? Saran saya, NU juga bela Abu Janda dong,\u201d tuturnya. Adapun beberapa waktu lalu, Ustaz Abdul Somad disebut telah menyinggung salib dalam sebuah video ceramahnya yang beredar di media sosial. Dalam video itu Ustaz Abdul Somad mengatakan, salib didiami oleh Jin kafir lantaran patung yang tergantung di situ. Begitu juga dengan simbol palang merah di ambulan yang Ia sebut sebagai &quot;lambang kafir&quot;. Selanjutnya, Ade juga mempertanyakan apa pendapat Susi Pudjiastuti terkait Yahya Waloni yang dalam sebuah video di Youtube menghina umat Kristiani dengan menyebut \u201cKatolik dan Protestan, Pro Setan,\u201d. \u201cApa pendapat KNPI, Bu Susi, Tengku Zulkarnain, Rocky Gerung soal Yahya Waloni?,\u201d tanyanya. Sebelumnya, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu trending di media sosial Twitter lantaran cuitannya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berhenti mengikuti akun Twitter Permadi Arya atau yang kerap disapa Abu Janda. Menurut Susi, ocehan-ocehan model Abu Janda selalu menyinggung perasaan publik dan tidak sepantasnya dilontarkan terlebih dimasa sulit pandemik seperti saat ini. Tak hanya itu, Susi juga kembali mengajak untuk berhenti mengikuti akun Twitter Abu Janda yang menurutnya demi kedamaian dan kesehatan masyarakat Indonesia. JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ustaz Yahya Waloni mengatakan &quot;KATOLIK dan PROTESTAN, PRO SETAN&quot;. Berdasar pemantauan Netralnews, Senin (1\/2\/21), pernyataan tersebut diunggah dalam video Youtube melalui Channel CIOL_AKTIVIS SOSIAL pada 25 Januari 2021 dan sudah ditonton 19.743 kali. Dalam video tersebut tertulis pernyataan Yahya Waloni kembali menghujat Kristen, dalam ceramahnya, &quot;Katolik dan Protestan itu tidak sama, yang membuat sama adalah sama-sama Pro Setan.&quot; Merasa geram, Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando kemudian membandingkan dengan sikap diam pihak-pihak yang memprotes keras Permadi Arya atau Abu Janda yang menyebut \u201cIslam Arogan\u201d tetapi mendiamkan pernyataan Yahya Waloni. \u201cKalian bungkam soal Yahya Waloni atau Abdul Somad yang jelas menghina Kristen, tapi bersuara keras pada Abu Janda yg mengecam kelakuan Islamis yang melecehkan Indonesia,\u201d cuitnya melalui akun Twitter @adearmando1 pada Minggu, 31 Januari 2021. Ade Armando juga menegaskan bahwa Ia mendukung Abu Janda sepenuhnya yang menurutnya sebagai pejuang kebhinekaan di Indonesia. \u201cSaya mah jelas dukung Abu Janda atuh. Dia memperjuangkan NKRI. Masa dukung (Natalius) Pigai dan KNPI? Saran saya, NU juga bela Abu Janda dong,\u201d tuturnya. Adapun beberapa waktu lalu, Ustaz Abdul Somad disebut telah menyinggung salib dalam sebuah video ceramahnya yang beredar di media sosial. Dalam video itu Ustaz Abdul Somad mengatakan, salib didiami oleh Jin kafir lantaran patung yang tergantung di situ. Begitu juga dengan simbol palang merah di ambulan yang Ia sebut sebagai &quot;lambang kafir&quot;. Selanjutnya, Ade juga mempertanyakan apa pendapat Susi Pudjiastuti terkait Yahya Waloni yang dalam sebuah video di Youtube menghina umat Kristiani dengan menyebut \u201cKatolik dan Protestan, Pro Setan,\u201d. \u201cApa pendapat KNPI, Bu Susi, Tengku Zulkarnain, Rocky Gerung soal Yahya Waloni?,\u201d tanyanya. Sebelumnya, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu trending di media sosial Twitter lantaran cuitannya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berhenti mengikuti akun Twitter Permadi Arya atau yang kerap disapa Abu Janda. Menurut Susi, ocehan-ocehan model Abu Janda selalu menyinggung perasaan publik dan tidak sepantasnya dilontarkan terlebih dimasa sulit pandemik seperti saat ini. Tak hanya itu, Susi juga kembali mengajak untuk berhenti mengikuti akun Twitter Abu Janda yang menurutnya demi kedamaian dan kesehatan masyarakat Indonesia.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Yahya Waloni mengatakan &#8220;KATOLIK dan PROTESTAN, PRO SETAN&#8221;. Pernyataan tersebut diunggah dalam video Youtube melalui Channel CIOL_AKTIVIS SOSIAL.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>Dalam video tersebut tertulis pernyataan Yahya Waloni kembali menghujat Kristen, dalam ceramahnya, &#8220;Katolik dan Protestan itu tidak sama, yang membuat sama adalah sama-sama Pro Setan.&#8221;<\/p>\n<p>Merasa geram, Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando kemudian membandingkan dengan sikap diam pihak-pihak yang memprotes keras Permadi Arya atau Abu Janda yang menyebut \u201cIslam Arogan\u201d tetapi mendiamkan pernyataan Yahya Waloni.<\/p>\n<p>\u201cKalian bungkam soal Yahya Waloni atau Abdul Somad yang jelas menghina Kristen, tapi bersuara keras pada Abu Janda yg mengecam kelakuan Islamis yang melecehkan Indonesia,\u201d cuitnya melalui akun Twitter @adearmando1 pada Minggu, 31 Januari 2021.<\/p>\n<p>Ade Armando juga menegaskan bahwa Ia mendukung Abu Janda sepenuhnya yang menurutnya sebagai pejuang kebhinekaan di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cSaya mah jelas dukung Abu Janda atuh. Dia memperjuangkan NKRI. Masa dukung (Natalius) Pigai dan KNPI? Saran saya, NU juga bela Abu Janda dong,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Adapun beberapa waktu lalu, Ustaz Abdul Somad disebut telah menyinggung salib dalam sebuah video ceramahnya yang beredar di media sosial.<\/p>\n<p>Dalam video itu Ustaz Abdul Somad mengatakan, salib didiami oleh Jin kafir lantaran patung yang tergantung di situ. Begitu juga dengan simbol palang merah di ambulan yang Ia sebut sebagai &#8220;lambang kafir&#8221;.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Ade juga mempertanyakan apa pendapat Susi Pudjiastuti terkait Yahya Waloni yang dalam sebuah video di Youtube menghina umat Kristiani dengan menyebut \u201cKatolik dan Protestan, Pro Setan,\u201d.<\/p>\n<p>\u201cApa pendapat KNPI, Bu Susi, Tengku Zulkarnain, Rocky Gerung soal Yahya Waloni?,\u201d tanyanya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu trending di media sosial Twitter lantaran cuitannya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berhenti mengikuti akun Twitter Permadi Arya atau yang kerap disapa Abu Janda.<\/p>\n<p>Menurut Susi, ocehan-ocehan model Abu Janda selalu menyinggung perasaan publik dan tidak sepantasnya dilontarkan terlebih dimasa sulit pandemik seperti saat ini.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, Susi juga kembali mengajak untuk berhenti mengikuti akun Twitter Abu Janda yang menurutnya demi kedamaian dan kesehatan masyarakat Indonesia.<\/p>\n<\/div>\n<div id=\"text-to-read\" style=\"text-align: justify;\">JAKARTA, NETRALNEWS.COM &#8211; Ustaz Yahya Waloni mengatakan &#8220;KATOLIK dan PROTESTAN, PRO SETAN&#8221;. Berdasar pemantauan Netralnews, Senin (1\/2\/21), pernyataan tersebut diunggah dalam video Youtube melalui Channel CIOL_AKTIVIS SOSIAL pada 25 Januari 2021 dan sudah ditonton 19.743 kali.<\/p>\n<p>Dalam video tersebut tertulis pernyataan Yahya Waloni kembali menghujat Kristen, dalam ceramahnya, &#8220;Katolik dan Protestan itu tidak sama, yang membuat sama adalah sama-sama Pro Setan.&#8221;<\/p>\n<p>Merasa geram, Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando kemudian membandingkan dengan sikap diam pihak-pihak yang memprotes keras Permadi Arya atau Abu Janda yang menyebut \u201cIslam Arogan\u201d tetapi mendiamkan pernyataan Yahya Waloni.<\/p>\n<p>\u201cKalian bungkam soal Yahya Waloni atau Abdul Somad yang jelas menghina Kristen, tapi bersuara keras pada Abu Janda yg mengecam kelakuan Islamis yang melecehkan Indonesia,\u201d cuitnya melalui akun Twitter @adearmando1 pada Minggu, 31 Januari 2021.<\/p>\n<p>Ade Armando juga menegaskan bahwa Ia mendukung Abu Janda sepenuhnya yang menurutnya sebagai pejuang kebhinekaan di Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cSaya mah jelas dukung Abu Janda atuh. Dia memperjuangkan NKRI. Masa dukung (Natalius) Pigai dan KNPI? Saran saya, NU juga bela Abu Janda dong,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Adapun beberapa waktu lalu, Ustaz Abdul Somad disebut telah menyinggung salib dalam sebuah video ceramahnya yang beredar di media sosial.<\/p>\n<p>Dalam video itu Ustaz Abdul Somad mengatakan, salib didiami oleh Jin kafir lantaran patung yang tergantung di situ. Begitu juga dengan simbol palang merah di ambulan yang Ia sebut sebagai &#8220;lambang kafir&#8221;.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Ade juga mempertanyakan apa pendapat Susi Pudjiastuti terkait Yahya Waloni yang dalam sebuah video di Youtube menghina umat Kristiani dengan menyebut \u201cKatolik dan Protestan, Pro Setan,\u201d.<\/p>\n<p>\u201cApa pendapat KNPI, Bu Susi, Tengku Zulkarnain, Rocky Gerung soal Yahya Waloni?,\u201d tanyanya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu trending di media sosial Twitter lantaran cuitannya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berhenti mengikuti akun Twitter Permadi Arya atau yang kerap disapa Abu Janda.<\/p>\n<p>Menurut Susi, ocehan-ocehan model Abu Janda selalu menyinggung perasaan publik dan tidak sepantasnya dilontarkan terlebih dimasa sulit pandemik seperti saat ini.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, Susi juga kembali mengajak untuk berhenti mengikuti akun Twitter Abu Janda yang menurutnya demi kedamaian dan kesehatan masyarakat Indonesia.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Yahya Waloni mengatakan &#8220;KATOLIK dan PROTESTAN, PRO SETAN&#8221;. Pernyataan tersebut diunggah dalam video Youtube melalui Channel CIOL_AKTIVIS SOSIAL. Dalam video tersebut tertulis pernyataan Yahya Waloni kembali menghujat Kristen, dalam ceramahnya, &#8220;Katolik dan Protestan itu tidak sama, yang membuat sama adalah sama-sama Pro Setan.&#8221; Merasa geram, Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando kemudian membandingkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":50948,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[3],"tags":[178],"class_list":["post-50947","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-intoleransi"],"better_featured_image":{"id":50948,"alt_text":"","caption":"","description":"c201282ada38f332c3822a5fc4adb62e","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/ustaz-yahya-waloni-ungkap-katolik-dan-kristen-pro-setan-aa-kalian-bungkam-tapi-keras-ke-abu-janda_602070b09e53d.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/ustaz-yahya-waloni-ungkap-katolik-dan-kristen-pro-setan-aa-kalian-bungkam-tapi-keras-ke-abu-janda_602070b09e53d.jpeg?fit=768%2C576&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/ustaz-yahya-waloni-ungkap-katolik-dan-kristen-pro-setan-aa-kalian-bungkam-tapi-keras-ke-abu-janda_602070b09e53d.jpeg"},"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/02\/ustaz-yahya-waloni-ungkap-katolik-dan-kristen-pro-setan-aa-kalian-bungkam-tapi-keras-ke-abu-janda_602070b09e53d.jpeg?fit=1024%2C768&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1403","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50947","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50947"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50947\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50948"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50947"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50947"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50947"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}