{"id":54087,"date":"2021-03-25T16:31:39","date_gmt":"2021-03-25T09:31:39","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=54087"},"modified":"2021-03-25T16:31:52","modified_gmt":"2021-03-25T09:31:52","slug":"haru-pasangan-kakek-nenek-kristen-as-pasien-covid-19-meninggal-jeda-15-menit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/haru-pasangan-kakek-nenek-kristen-as-pasien-covid-19-meninggal-jeda-15-menit\/","title":{"rendered":"Haru Pasangan Kakek-Nenek Kristen AS Pasien Covid-19 Meninggal Jeda 15 Menit"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Pasangan suami istri lansia penderita Covid-19\u00a0di Amerika Serikat, Bill dan Esther Ilnisky, menjadi perbincangan di jagat maya karena meninggal dunia hanya berselang 15 menit. Putri pasangan Ilnisky, Sarah Milewski, mengatakan bahwa momen kepergian kedua orang tuanya itu sangat mengharukan. Menurutnya, Bill dan Esther tetap saling mendukung saat detik-detik kepergian mereka pada awal Maret lalu. &quot;Sangat mengharukan. Sangat indah. Sangat menghangatkan hati ketika mengingat mereka pergi bersama. Saya merindukan mereka,&quot; ujar Milewski seperti dikutip AP, Senin (22\/3). Milewski kian terharu ketika mengingat bahwa kedua orang tuanya itu seharusnya merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-67 pada akhir pekan mendatang. Enam dekade lalu, Bill dan Esther bertemu di Missouri, Amerika Serikat. Kala itu, Bill baru berusia 16 tahun, tapi sudah memutuskan menyerahkan hidupnya untuk menjadi pelayan Tuhan di salah satu gereja di Missouri. Satu ketika, ia membutuhkan pemain piano di gerejanya. Seorang teman merekomendasikan Esther Shabaz, kenalannya dari Gary, Indiana. Singkat cerita, keduanya jatuh hati. &quot;Ketika ayah saya melamar, dia berkata kepada ibu, &#039;Esther, saya tak bisa menjanjikan kekayaan, tapi saya bisa menjanjikan banyak petualangan. Dia pada akhirnya memang mengalami banyak petualangan,&quot; tutur Milewski. Setelah lulus dan menikah, Bill membuka gereja di Midwest. Di akhir 1950-an, ia membawa sebagian anggota kongregasi gereja untuk menjalankan misi ke Jamaika. Tak disangka, ia terpukau dengan keindahan tempat itu. Bill pun mendirikan gereja di Montego Bay selama satu dekade. Saat itulah, Bill mengadopsi Milewski yang masih berusia 2 tahun dari panti asuhan di Miami. Pada 1969, mereka pindah dari Jamaika ke Libanon, di mana Bill mengajar dan Esther membentuk band rock Kristen. &quot;Saat itu, Libanon merupakan negara yang luar biasa,&quot; kenang Milewski. Namun pada 1975, perang sipil pecah antara faksi Kristen dan Muslim. Ibu Kota Libanon, Beirut, pun menjadi medan perang. Setidaknya dua kali bom meledak di depan apartemen Bill dan Esther. Guncangan pertama begitu kencang sampai-sampai Milewski terlempar dari tempat tidur, yang kedua juga membuat ayahnya terempas ke lantai. &quot;Ibu berpikir ayah meninggal. Ibu dan saya bersembunyi di kamar mandi sepanjang malam, menangis dan berdoa,&quot; ucap Milewski. Keesokan paginya, lubang peluru terlihat menembus semua tembok unit apartemen lainnya, kecuali kamar Keluarga Ilnisky. &quot;Semua itu berkat doa,&quot; kata Milewski. Bill dan Esther Ilnisky. (Sarah Milewski via AP) Mereka akhirnya bisa keluar dari Libanon ketika Marinir Amerika Serikat melakukan operasi evakuasi warga pada 1976. Setibanya di AS, Bill menjadi pastor di West Palm Beach. Sementara itu, Esther mendirikan yayasan untuk mengajarkan doa kepada anak-anak, Esther Network International. Mereka terus melayani hingga akhirnya Bill pensiun pada tiga tahun lalu, sementara Esther masih sering melayani doa melalui aplikasi Zoom. Ketika pandemi Covid-19 melanda tahun lalu, Bill dan Esther selalu berhati-hati. Esther selalu diam di rumah, tapi Bill masih keluar sesekali karena ia selalu ingin berada di sekeliling orang. Pada Hari Valentine lalu, Milewski mengunjungi Bill dan Esther. Beberapa hari kemudian, ibunya sakit dan ternyata kedua orang tuanya itu sudah terpapar Covid-19. Pada 27 Februari, Milewski memutuskan untuk membawa orang tuanya ke rumah sakit. Para tim medis menyatukan mereka di satu kamar. [Gambas:Video CNN] Kondisi Bill dan Esther kian parah. Milewski pun berupaya untuk mengucapkan salam perpisahan melalui jendela kamar. Bill menghadap ke arah jendela, hanya bisa mengangguk setiap Milewski mengatakan sesuatu. Di seberangnya, Esther berusaha berbicara, tapi tak sanggup. Hari itu, tanggal 1 Maret, Esther dinyatakan meninggal dunia pukul 10.15. Lima belas menit kemudian, Bill mengikuti Esther. &quot;Mereka selalu, selalu bersama. Sangat menyatu,&quot; kata Milewski.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Pasangan suami istri lansia penderita <strong>Covid-19<\/strong>\u00a0di <strong>Amerika Serikat<\/strong>, Bill dan Esther Ilnisky, menjadi perbincangan di jagat maya karena meninggal dunia hanya berselang 15 menit.<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Putri pasangan Ilnisky, Sarah Milewski, mengatakan bahwa momen kepergian kedua orang tuanya itu sangat mengharukan. Menurutnya, Bill dan Esther tetap saling mendukung saat detik-detik kepergian mereka pada awal Maret lalu.<\/p>\n<p>&#8220;Sangat mengharukan. Sangat indah. Sangat menghangatkan hati ketika mengingat mereka pergi bersama. Saya merindukan mereka,&#8221; ujar Milewski seperti dikutip AP, Senin (22\/3).<\/p>\n<p>Milewski kian terharu ketika mengingat bahwa kedua orang tuanya itu seharusnya merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-67 pada akhir pekan mendatang.<\/p>\n<p>Enam dekade lalu, Bill dan Esther bertemu di Missouri, Amerika Serikat. Kala itu, Bill baru berusia 16 tahun, tapi sudah memutuskan menyerahkan hidupnya untuk menjadi pelayan Tuhan di salah satu gereja di Missouri.<\/p>\n<p>Satu ketika, ia membutuhkan pemain piano di gerejanya. Seorang teman merekomendasikan Esther Shabaz, kenalannya dari Gary, Indiana. Singkat cerita, keduanya jatuh hati.<\/p>\n<p>&#8220;Ketika ayah saya melamar, dia berkata kepada ibu, &#8216;Esther, saya tak bisa menjanjikan kekayaan, tapi saya bisa menjanjikan banyak petualangan. Dia pada akhirnya memang mengalami banyak petualangan,&#8221; tutur Milewski.<\/p>\n<p>Setelah lulus dan menikah, Bill membuka gereja di Midwest. Di akhir 1950-an, ia membawa sebagian anggota kongregasi gereja untuk menjalankan misi ke Jamaika.<\/p>\n<p>Tak disangka, ia terpukau dengan keindahan tempat itu. Bill pun mendirikan gereja di Montego Bay selama satu dekade.<\/p>\n<p>Saat itulah, Bill mengadopsi Milewski yang masih berusia 2 tahun dari panti asuhan di Miami. Pada 1969, mereka pindah dari Jamaika ke Libanon, di mana Bill mengajar dan Esther membentuk band rock Kristen.<\/p>\n<p>&#8220;Saat itu, Libanon merupakan negara yang luar biasa,&#8221; kenang Milewski.<\/p>\n<p>Namun pada 1975, perang sipil pecah antara faksi Kristen dan Muslim. Ibu Kota Libanon, Beirut, pun menjadi medan perang.<\/p>\n<p>Setidaknya dua kali bom meledak di depan apartemen Bill dan Esther. Guncangan pertama begitu kencang sampai-sampai Milewski terlempar dari tempat tidur, yang kedua juga membuat ayahnya terempas ke lantai.<\/p>\n<p>&#8220;Ibu berpikir ayah meninggal. Ibu dan saya bersembunyi di kamar mandi sepanjang malam, menangis dan berdoa,&#8221; ucap Milewski.<\/p>\n<p>Keesokan paginya, lubang peluru terlihat menembus semua tembok unit apartemen lainnya, kecuali kamar Keluarga Ilnisky.<\/p>\n<p>&#8220;Semua itu berkat doa,&#8221; kata Milewski.<\/p>\n<table class=\"pic_artikel_sisip_table\" align=\"center\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<div class=\"pic_artikel_sisip\" align=\"center\">\n<div class=\"pic\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" title=\"Pasangan 7 Dekade\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/akcdn.detik.net.id\/community\/media\/visual\/2021\/03\/22\/pasangan-7-dekade-1_169.jpeg?ssl=1\" alt=\"This undated photo provided by Sarah Milewski shows Bill and Esther Ilnisky. The couple spent nearly seven decades together as Christian ministers and missionaries, including stints in the Caribbean and Middle East before preaching for 40 years in Florida.\u00a0 When they died minutes apart of COVID-19 on March 1, 2021, at a Palm Beach County hospice, it may have been a hidden blessing, their only child, Sarah Milewski, said.(Sarah Milewski via AP)\" \/>Bill dan Esther Ilnisky. (Sarah Milewski via AP)<\/div>\n<\/div>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Mereka akhirnya bisa keluar dari Libanon ketika Marinir Amerika Serikat melakukan operasi evakuasi warga pada 1976. Setibanya di AS, Bill menjadi pastor di West Palm Beach.<\/p>\n<p>Sementara itu, Esther mendirikan yayasan untuk mengajarkan doa kepada anak-anak, Esther Network International.<\/p>\n<p>Mereka terus melayani hingga akhirnya Bill pensiun pada tiga tahun lalu, sementara Esther masih sering melayani doa melalui aplikasi Zoom.<\/p>\n<p>Ketika pandemi Covid-19 melanda tahun lalu, Bill dan Esther selalu berhati-hati. Esther selalu diam di rumah, tapi Bill masih keluar sesekali karena ia selalu ingin berada di sekeliling orang.<\/p>\n<p>Pada Hari Valentine lalu, Milewski mengunjungi Bill dan Esther. Beberapa hari kemudian, ibunya sakit dan ternyata kedua orang tuanya itu sudah terpapar Covid-19.<\/p>\n<p>Pada 27 Februari, Milewski memutuskan untuk membawa orang tuanya ke rumah sakit. Para tim medis menyatukan mereka di satu kamar.<\/p>\n<p>[Gambas:Video CNN]<\/p>\n<p>Kondisi Bill dan Esther kian parah. Milewski pun berupaya untuk mengucapkan salam perpisahan melalui jendela kamar.<\/p>\n<p>Bill menghadap ke arah jendela, hanya bisa mengangguk setiap Milewski mengatakan sesuatu. Di seberangnya, Esther berusaha berbicara, tapi tak sanggup.<\/p>\n<p>Hari itu, tanggal 1 Maret, Esther dinyatakan meninggal dunia pukul 10.15. Lima belas menit kemudian, Bill mengikuti Esther.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka selalu, selalu bersama. Sangat menyatu,&#8221; kata Milewski.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Pasangan suami istri lansia penderita Covid-19\u00a0di Amerika Serikat, Bill dan Esther Ilnisky, menjadi perbincangan di jagat maya karena meninggal dunia hanya berselang 15 menit. Putri pasangan Ilnisky, Sarah Milewski, mengatakan bahwa momen kepergian kedua orang tuanya itu sangat mengharukan. Menurutnya, Bill dan Esther tetap saling mendukung saat detik-detik kepergian mereka pada awal Maret [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":54088,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"CNN","source_url":"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/internasional\/20210322131034-134-620464\/haru-kakek-nenek-as-pasien-covid-19-meninggal-jeda-15-menit","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":""},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[22],"tags":[194,395],"class_list":["post-54087","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional","tag-covid-19","tag-keluarga-kristen"],"better_featured_image":{"id":54088,"alt_text":"","caption":"","description":"f6291e19cbee2b408180c5939c2d5d2e","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/haru-kakek-nenek-as-pasien-covid-19-meninggal-jeda-15-menit_605ab25f4bae8.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/haru-kakek-nenek-as-pasien-covid-19-meninggal-jeda-15-menit_605ab25f4bae8.jpeg?fit=650%2C367&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/haru-kakek-nenek-as-pasien-covid-19-meninggal-jeda-15-menit_605ab25f4bae8.jpeg"},"categories_detail":[{"id":22,"name":"Internasional","description":"","slug":"internasional","count":158,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/haru-kakek-nenek-as-pasien-covid-19-meninggal-jeda-15-menit_605ab25f4bae8.jpeg?fit=650%2C367&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1412","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54087","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54087"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54087\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54088"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54087"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54087"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54087"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}