{"id":54240,"date":"2021-03-28T18:55:00","date_gmt":"2021-03-28T11:55:00","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=54240"},"modified":"2021-03-28T17:02:44","modified_gmt":"2021-03-28T10:02:44","slug":"pbnu-kecam-bom-bunuh-diri-di-katedral-makassar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/pbnu-kecam-bom-bunuh-diri-di-katedral-makassar\/","title":{"rendered":"PBNU Kecam Bom Bunuh Diri di Katedral Makassar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam aksi bom bunuh diri di depan\u00a0Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan sekitar pukul 10.28 WITA. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU, Helmy Faisal Zaini menilai tindak kekerasan terhadap suatu perbedaan tak bisa dibenarkan. Menurut dia, kekerasan bukan ajaran dari agama mana pun. &quot;Karena setiap agama mengajarkan kepada kita cinta kasih antar sesama. Terlebih Islam sebagai agama menganjurkan nilai-nilai toleransi dalam beragama dan menebarkan perdamaian,&quot; ujar Helmy dalam keterangan tertulis, Minggu (28\/3). Helmy juga mendesak pemerintah dan aparat keamanan untuk segera mengusut tuntas peristiwa tersebut, termasuk menangkap pelaku kekerasan yang terlibat. Helmy meyakini aparat akan bekerja profesional dalam mengusut insiden tersebut. PBNU\u00a0juga mengajak segenap pemuka agama untuk proaktif dalam mengampanyekan gerakan melawan ekstremisme dan radikalisme. &quot;Tokoh agama memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan menyejukkan,&quot; kata dia. Ia berharap warga untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi aksi bom bunuh diri tersebut yang bisa memperkeruh suasana. &quot;Kita serahkan proses pengusutan sepenuhnya kepada aparat keamanan,&quot; kata dia. Polisi telah membenarkan bahwa bom yang meledak di Gereja Katedral adalah aksi bom bunuh diri. Satu orang tewas dalam kejadian tersebut. (thr\/sur)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (<strong>PBNU<\/strong>) mengecam aksi<strong> bom bunuh diri<\/strong> di depan\u00a0<strong>Gereja<\/strong> Katedral <strong>Makassar<\/strong>, Sulawesi Selatan sekitar pukul 10.28 WITA.<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU, Helmy Faisal Zaini menilai tindak kekerasan terhadap suatu perbedaan tak bisa dibenarkan. Menurut dia, kekerasan bukan ajaran dari agama mana pun.<\/p>\n<p>&#8220;Karena setiap agama mengajarkan kepada kita cinta kasih antar sesama. Terlebih Islam sebagai agama menganjurkan nilai-nilai toleransi dalam beragama dan menebarkan perdamaian,&#8221; ujar Helmy dalam keterangan tertulis, Minggu (28\/3).<\/p>\n<p>Helmy juga mendesak pemerintah dan aparat keamanan untuk segera mengusut tuntas peristiwa tersebut, termasuk menangkap pelaku kekerasan yang terlibat. Helmy meyakini aparat akan bekerja profesional dalam mengusut insiden tersebut.<\/p>\n<p>PBNU\u00a0juga mengajak segenap pemuka agama untuk proaktif dalam mengampanyekan gerakan melawan ekstremisme dan radikalisme.<\/p>\n<p>&#8220;Tokoh agama memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan menyejukkan,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Ia berharap warga untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi aksi bom bunuh diri tersebut yang bisa memperkeruh suasana.<\/p>\n<p>&#8220;Kita serahkan proses pengusutan sepenuhnya kepada aparat keamanan,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Polisi telah membenarkan bahwa bom yang meledak di Gereja Katedral adalah aksi bom bunuh diri. Satu orang tewas dalam kejadian tersebut.<br \/>\n<b>(thr\/sur)<\/b><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam aksi bom bunuh diri di depan\u00a0Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan sekitar pukul 10.28 WITA. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU, Helmy Faisal Zaini menilai tindak kekerasan terhadap suatu perbedaan tak bisa dibenarkan. Menurut dia, kekerasan bukan ajaran dari agama mana pun. &#8220;Karena setiap agama mengajarkan kepada kita cinta kasih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":54241,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"CNN","source_url":"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20210328114548-20-622995\/pbnu-kecam-bom-bunuh-diri-di-katedral-makassar","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[5,3],"tags":[410,7],"class_list":["post-54240","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gereja","category-umum","tag-katedral-makassar","tag-terorisme"],"better_featured_image":{"id":54241,"alt_text":"","caption":"","description":"a7d04fe3ddaf229c1e755afbc70365d7","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pbnu-kecam-bom-bunuh-diri-di-katedral-makassar_60600fb07caba.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pbnu-kecam-bom-bunuh-diri-di-katedral-makassar_60600fb07caba.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pbnu-kecam-bom-bunuh-diri-di-katedral-makassar_60600fb07caba.jpeg"},"categories_detail":[{"id":5,"name":"Gereja","description":"","slug":"gereja","count":204,"parent":0},{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pbnu-kecam-bom-bunuh-diri-di-katedral-makassar_60600fb07caba.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"867","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54240","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54240"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54240\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54241"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54240"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54240"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54240"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}