{"id":54246,"date":"2021-03-28T17:03:44","date_gmt":"2021-03-28T10:03:44","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=54246"},"modified":"2021-03-28T17:03:51","modified_gmt":"2021-03-28T10:03:51","slug":"bom-makassar-pgi-imbau-umat-tak-unggah-foto-meresahkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/bom-makassar-pgi-imbau-umat-tak-unggah-foto-meresahkan\/","title":{"rendered":"Bom Makassar, PGI Imbau Umat Tak Unggah Foto Meresahkan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menyatakan dukacita mendalam atas ledakan bom yang terjadi di depan gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu (28\/3), Ketum PGI Gomar Gultom, juga mengimbau agar umat kristiani tetap tenang dan mempercayakan kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa ledakan tersebut. &quot;Saya menyerukan seluruh umat untuk tidak takut dan resah, tapi tetap waspada. Saya juga mengimbau agar tak ada di antara kita yang mengunggah\u00a0atau memposting gambar atau video tentang peristiwa ini yang justru dapat menimbulkan keresahan masyarakat,&quot; katanya Menurut Gomar, aparat keamanan mampu mengusut tuntas kasus ini dan dapat menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Makassar. Sia juga menyesalkan, peristiwa ledakan bom terjadi saat umat Kristen di Indonesia sedang merayakan Minggu Palma. &quot;Peristiwa yang merujuk pada peristiwa masuknya Yesus ke Jerusalem dengan mengendarai keledai betina. Lewat ini Yesus sedang membangun persepsi tentang diri-Nya sebagai Mesias, Raja Damai yang lemah lembut, rendah hati dan menghadirkan kehidupan,&quot; katanya. Lewat peristiwa Minggu Plama, kata Gomar, Digambarkan bahwa Yesus tidak datang dengan kekuasaan, kekuatan, apalagi kekerasan untuk berperang dan menghancurkan kehidupan. &quot;Dalam semangat kelembutan seperti itulah saya mengajak umat Kristen menghadapi peristiwa ini, seraya berdoa bagi kedamaian masyarakat kita,&quot; katanya. Ledakan bom bunuh diri terjadi di depan gereja Katedral Makassar, sekitar pukul 10.28 Wita. ledakan terjadi setelah misa Minggu Palma usai. Polisi menemukan potongan tubuh yang diduga pelaku bom bunuh diri. Sejumlah umat dilaporkan terluka dalam peristiwa bom bunuh diri Katedral Makassar. Korban luka dalam bom bunuh diri telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menyatakan dukacita mendalam atas ledakan bom yang terjadi di depan gereja Katolik Katedral <strong>Makassar<\/strong>, Minggu (28\/3),<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Ketum PGI Gomar Gultom, juga mengimbau agar umat kristiani tetap tenang dan mempercayakan kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa ledakan tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Saya menyerukan seluruh umat untuk tidak takut dan resah, tapi tetap waspada. Saya juga mengimbau agar tak ada di antara kita yang mengunggah\u00a0atau memposting gambar atau video tentang peristiwa ini yang justru dapat menimbulkan keresahan masyarakat,&#8221; katanya<\/p>\n<p>Menurut Gomar, aparat keamanan mampu mengusut tuntas kasus ini dan dapat menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Makassar.<\/p>\n<p>Sia juga menyesalkan, peristiwa ledakan bom terjadi saat umat Kristen di Indonesia sedang merayakan Minggu Palma.<\/p>\n<p>&#8220;Peristiwa yang merujuk pada peristiwa masuknya Yesus ke Jerusalem dengan mengendarai keledai betina. Lewat ini Yesus sedang membangun persepsi tentang diri-Nya sebagai Mesias, Raja Damai yang lemah lembut, rendah hati dan menghadirkan kehidupan,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Lewat peristiwa Minggu Plama, kata Gomar, Digambarkan bahwa Yesus tidak datang dengan kekuasaan, kekuatan, apalagi kekerasan untuk berperang dan menghancurkan kehidupan.<\/p>\n<p>&#8220;Dalam semangat kelembutan seperti itulah saya mengajak umat Kristen menghadapi peristiwa ini, seraya berdoa bagi kedamaian masyarakat kita,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ledakan bom bunuh diri terjadi di depan gereja Katedral Makassar, sekitar pukul 10.28 Wita. ledakan terjadi setelah misa Minggu Palma usai. Polisi menemukan potongan tubuh yang diduga pelaku bom bunuh diri.<\/p>\n<p>Sejumlah umat dilaporkan terluka dalam peristiwa bom bunuh diri Katedral Makassar. Korban luka dalam bom bunuh diri telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menyatakan dukacita mendalam atas ledakan bom yang terjadi di depan gereja Katolik Katedral Makassar, Minggu (28\/3), Ketum PGI Gomar Gultom, juga mengimbau agar umat kristiani tetap tenang dan mempercayakan kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa ledakan tersebut. &#8220;Saya menyerukan seluruh umat untuk tidak takut dan resah, tapi tetap waspada. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":54247,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[5,3],"tags":[410,7],"class_list":["post-54246","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gereja","category-umum","tag-katedral-makassar","tag-terorisme"],"better_featured_image":{"id":54247,"alt_text":"","caption":"","description":"b6cf4a734ff1609ca5b9fc7ff56b7e72","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/bom-makassar-pgi-imbau-umat-tak-unggah-foto-meresahkan_60600ff64c584.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/bom-makassar-pgi-imbau-umat-tak-unggah-foto-meresahkan_60600ff64c584.jpeg?fit=650%2C365&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/bom-makassar-pgi-imbau-umat-tak-unggah-foto-meresahkan_60600ff64c584.jpeg"},"categories_detail":[{"id":5,"name":"Gereja","description":"","slug":"gereja","count":204,"parent":0},{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/bom-makassar-pgi-imbau-umat-tak-unggah-foto-meresahkan_60600ff64c584.jpeg?fit=650%2C365&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1136","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54246","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54246"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54246\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54247"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54246"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54246"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54246"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}