{"id":54334,"date":"2021-03-30T10:45:00","date_gmt":"2021-03-30T03:45:00","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=54334"},"modified":"2021-03-29T22:33:48","modified_gmt":"2021-03-29T15:33:48","slug":"tokoh-lintas-agama-minta-usut-tuntas-kasus-bom-bunuh-diri-makassar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/tokoh-lintas-agama-minta-usut-tuntas-kasus-bom-bunuh-diri-makassar\/","title":{"rendered":"Tokoh lintas agama minta usut tuntas kasus bom bunuh diri Makassar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Tokoh lintas agama Papua, Senin (29\/3) mengeluarkan pernyataannya yang meminta pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus bom diri yang terjadi di Gereja Katedral di Makassar. &quot;Kami minta Kapolri, Panglima TNI, Menkopolhukam, BIN, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), mengusut tuntas kasus tersebut yang mengarah ke radikalisme dan terorisme, &quot; kata tokoh lintas agama dalam pernyataannya yang dibacakan drg Alosius Giay di Jayapura, Senin. Kepada umat beragama di Papua diminta untuk tidak terprovokasi dengan insiden bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar dan meminta Kementerian Agama untuk mengambil tindakan tegas terhadap aliran yang dapat mengarahkan pada memecah bela kesatuan dan kedamaian antarumat beragama.Baca juga: Pemprov DKI tingkatkan keamanan gereja jelang Paskah Kemudian, meminta aparat keamanan untuk mengambil langkah agar terciptanya suasana aman dan damai hingga pelaksanaan Paskah dan menghimbau seluruh umat beragama di Papua agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, serta membangun komunikasi dan melaporkan apabila mendapatkan informasi serta pergerakan yang mengarah pada aksi teror, kata Giay yang didampingi Ketua MUI Papua, KH. Syaiful Islam Al Payage, Ketua Dewan Mesjid Papua H. Mansur, dan Ketua LDII Syaiful. Alosius Giay\u00a0juga menyatakan, umat Islam di Papua tidak perlu merasa cemas dan tetap tenang karena barometer toleransi beragama ada di Tanah Papua. &quot;Bom bunuh diri yang terjadi Minggu (28\/3) di Makassar itu bukan menjerumus ke agama tertentu, melainkan itu hanya oknum yang tidak ada sangkut pautnya dengan ajaran agama apapun sehingga kita semua harus melawannya, &quot; ajak Giay yang selain tokoh pemuda Katolik juga menjabat sebagai Direktur RSUD Jayapura. Ketua MUI Papua, KH. Syaiful Islam Al Payage mengajak umat Muslim di Papua untuk bersama sama menjaga keamanan dan ketertiban. Kerukunan umat beragama di Papua yang sudah terjalin sejak lama ini akan tetap dijaga sampai kapan pun tanpa terpancing dengan isu yang terjadi di luar sana, harapnya seraya menambahkan para tokoh lintas agama di Papua, telah bersepakat menyatakan tindakan serta perilaku yang sifatnya terorisme adalah tindakan yang biadab. &quot;Mari kita bersama-sama mewujudkan kedamaian dan toleransi yang diwujudkan dalam keseharian hingga terciptanya situasi yang aman dan damai, &quot; ajak KH. Syaiful Islam Al Payage.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Tokoh lintas agama Papua, Senin (29\/3) mengeluarkan pernyataannya yang meminta pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus bom diri yang terjadi di Gereja Katedral di Makassar.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>&#8220;Kami minta Kapolri, Panglima TNI, Menkopolhukam, BIN, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), mengusut tuntas kasus tersebut yang mengarah ke radikalisme dan terorisme, &#8221; kata tokoh lintas agama dalam pernyataannya yang dibacakan drg Alosius Giay di Jayapura, Senin.<\/p>\n<div>Kepada umat beragama di Papua diminta untuk tidak terprovokasi dengan insiden bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar dan meminta Kementerian Agama untuk mengambil tindakan tegas terhadap aliran yang dapat mengarahkan pada memecah bela kesatuan dan kedamaian antarumat beragama.<span class=\"baca-juga\"><b>Baca juga: Pemprov DKI tingkatkan keamanan gereja jelang Paskah<\/b><\/span><\/p>\n<\/div>\n<p>Kemudian, meminta aparat keamanan untuk mengambil langkah agar terciptanya suasana aman dan damai hingga pelaksanaan Paskah dan menghimbau seluruh umat beragama di Papua agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, serta membangun komunikasi dan melaporkan apabila mendapatkan informasi serta pergerakan yang mengarah pada aksi teror, kata Giay yang didampingi Ketua MUI Papua, KH. Syaiful Islam Al Payage, Ketua Dewan Mesjid Papua H. Mansur, dan Ketua LDII Syaiful.<\/p>\n<p>Alosius Giay\u00a0juga menyatakan, umat Islam di Papua tidak perlu merasa cemas dan tetap tenang karena barometer toleransi beragama ada di Tanah Papua.<\/p>\n<p>&#8220;Bom bunuh diri yang terjadi Minggu (28\/3) di Makassar itu bukan menjerumus ke agama tertentu, melainkan itu hanya oknum yang tidak ada sangkut pautnya dengan ajaran agama apapun sehingga kita semua harus melawannya, &#8221; ajak Giay yang selain tokoh pemuda Katolik juga menjabat sebagai Direktur RSUD Jayapura.<\/p>\n<p>Ketua MUI Papua, KH. Syaiful Islam Al Payage mengajak umat Muslim di Papua untuk bersama sama menjaga keamanan dan ketertiban.<\/p>\n<p>Kerukunan umat beragama di Papua yang sudah terjalin sejak lama ini akan tetap dijaga sampai kapan pun tanpa terpancing dengan isu yang terjadi di luar sana, harapnya seraya menambahkan para tokoh lintas agama di Papua, telah bersepakat menyatakan tindakan serta perilaku yang sifatnya terorisme adalah tindakan yang biadab.<\/p>\n<p>&#8220;Mari kita bersama-sama mewujudkan kedamaian dan toleransi yang diwujudkan dalam keseharian hingga terciptanya situasi yang aman dan damai, &#8221; ajak KH. Syaiful Islam Al Payage.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Tokoh lintas agama Papua, Senin (29\/3) mengeluarkan pernyataannya yang meminta pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus bom diri yang terjadi di Gereja Katedral di Makassar. &#8220;Kami minta Kapolri, Panglima TNI, Menkopolhukam, BIN, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), mengusut tuntas kasus tersebut yang mengarah ke radikalisme dan terorisme, &#8221; kata tokoh lintas agama [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":54130,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"Antara","source_url":"(antara) https:\/\/www.antaranews.com\/berita\/2069942\/tokoh-lintas-agama-minta-usut-tuntas-kasus-bom-bunuh-diri-makassar","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[3],"tags":[410,7],"class_list":["post-54334","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-katedral-makassar","tag-terorisme"],"better_featured_image":{"id":54130,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/antiteror.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/antiteror.jpg?fit=660%2C375&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/antiteror.jpg"},"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/antiteror.jpg?fit=660%2C375&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1051","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54334","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54334"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54334\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54130"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54334"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54334"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54334"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}