{"id":54442,"date":"2021-03-31T11:47:00","date_gmt":"2021-03-31T04:47:00","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=54442"},"modified":"2021-03-30T22:41:02","modified_gmt":"2021-03-30T15:41:02","slug":"densus-88-buru-terduga-teroris-yang-masih-sembunyi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/densus-88-buru-terduga-teroris-yang-masih-sembunyi\/","title":{"rendered":"Densus 88 buru terduga teroris yang masih sembunyi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Tim Densus 88 Polri kini memburu para terduga teroris yang masih bersembunyi usai menangkap empat terduga teroris di Serang Baru, Bekasi dan Condet\u00a0(Jakarta Timur) pada Senin (29\/3).&quot;Biasanya setiap ada penangkapan satu akan terjadi lagi beberapa pelaku-pelaku lain, ini yang masih kita dalami lagi,&quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Selasa. Yusri mengatakan Kepolisian\u00a0masih mengumpulkan keterangan yang diperoleh dari pemeriksaan terhadap empat terduga\u00a0teroris yang ditangkap oleh Satgas Wilayah DKI Jakarta Densus 88 pada Senin (29\/3). Keterangan para tersangka tersebut akan menjadi bekal Kepolisian untuk memburu para terduga teroris yang masih bersembunyi serta mengungkap jaringannya. &quot;Densus 88 sekarang masih bekerja terus untuk melakukan pemeriksaan pendalaman terhadap para tersangka yang kita amankan, bisa berkembang lagi kita lakukan pengejaran kepada pelaku-pelaku yang lain,&quot; ujar Yusri. Salah satu hal yang akan didalami oleh pihak Kepolisian adalah motivasi para teroris ini dalam menjalankan aksinya. &quot;Motivasi dan arahnya ke mana? Ini masih didalami oleh Densus 88,&quot; katanya. Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror POlri pada Senin meringkus empat orang teroris yakni ZA (37), BS (43) dan AJ (46) yang ditangkap di Bekasi (Jawa Barat) dan HH (56) yang ditangkap di Condet, Jakara Timur. Keempatnya ditangkap saat Kepolisian melakukan operasi anti teror setelah insiden serangan bom Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (28\/3) pagi. Total ada ada 13 terduga teroris diamankan oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror di empat provinsi.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Tim Densus 88 Polri kini memburu para terduga teroris yang masih bersembunyi usai menangkap empat terduga teroris di Serang Baru, Bekasi dan Condet\u00a0(Jakarta Timur) pada Senin (29\/3).&#8221;Biasanya setiap ada penangkapan satu akan terjadi lagi beberapa pelaku-pelaku lain, ini yang masih kita dalami lagi,&#8221; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Selasa.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>Yusri mengatakan Kepolisian\u00a0masih mengumpulkan keterangan yang diperoleh dari pemeriksaan terhadap empat terduga\u00a0teroris yang ditangkap oleh Satgas Wilayah DKI Jakarta Densus 88 pada Senin (29\/3).<\/p>\n<p>Keterangan para tersangka tersebut akan menjadi bekal Kepolisian untuk memburu para terduga teroris yang masih bersembunyi serta mengungkap jaringannya.<\/p>\n<p>&#8220;Densus 88 sekarang masih bekerja terus untuk melakukan pemeriksaan pendalaman terhadap para tersangka yang kita amankan, bisa berkembang lagi kita lakukan pengejaran kepada pelaku-pelaku yang lain,&#8221; ujar Yusri.<\/p>\n<p>Salah satu hal yang akan didalami oleh pihak Kepolisian adalah motivasi para teroris ini dalam menjalankan aksinya. &#8220;Motivasi dan arahnya ke mana? Ini masih didalami oleh Densus 88,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror POlri pada Senin meringkus empat orang teroris yakni ZA (37), BS (43) dan AJ (46) yang ditangkap di Bekasi (Jawa Barat) dan HH (56) yang ditangkap di Condet, Jakara Timur.<\/p>\n<p>Keempatnya ditangkap saat Kepolisian melakukan operasi anti teror setelah insiden serangan bom Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (28\/3) pagi.<\/p>\n<p>Total ada ada 13 terduga teroris diamankan oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror di empat provinsi.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Tim Densus 88 Polri kini memburu para terduga teroris yang masih bersembunyi usai menangkap empat terduga teroris di Serang Baru, Bekasi dan Condet\u00a0(Jakarta Timur) pada Senin (29\/3).&#8221;Biasanya setiap ada penangkapan satu akan terjadi lagi beberapa pelaku-pelaku lain, ini yang masih kita dalami lagi,&#8221; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":48901,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"Antara","source_url":"https:\/\/www.antaranews.com\/berita\/2071890\/densus-88-buru-terduga-teroris-yang-masih-sembunyi","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[3],"tags":[7],"class_list":["post-54442","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-terorisme"],"better_featured_image":{"id":48901,"alt_text":"","caption":"","description":"200355989f147d55c8d0605e7853126f","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/20-terduga-teroris-diamankan-di-makassar-satu-masih-dirawat_5ff6c2d48c83d.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/20-terduga-teroris-diamankan-di-makassar-satu-masih-dirawat_5ff6c2d48c83d.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/20-terduga-teroris-diamankan-di-makassar-satu-masih-dirawat_5ff6c2d48c83d.jpeg"},"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/20-terduga-teroris-diamankan-di-makassar-satu-masih-dirawat_5ff6c2d48c83d.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"859","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54442","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54442"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54442\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48901"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54442"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54442"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54442"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}