{"id":54519,"date":"2021-04-01T10:55:00","date_gmt":"2021-04-01T03:55:00","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=54519"},"modified":"2021-03-31T22:18:34","modified_gmt":"2021-03-31T15:18:34","slug":"kapolresta-banyumas-ajak-masyarakat-ikut-amankan-perayaan-paskah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/kapolresta-banyumas-ajak-masyarakat-ikut-amankan-perayaan-paskah\/","title":{"rendered":"Kapolresta Banyumas ajak masyarakat ikut amankan perayaan Paskah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Banyumas Komisaris Besar Polisi M Firman L Hakim mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta mengamankan perayaan Ekaristi Paskah 2021 yang dirayakan oleh umat Kristen dan Katolik.&quot;Pengamanan ini bukan saya sendiri. Pengamanan ini dilakukan secara bersama, ada Pak Dandim, ada dari Pak Dewo (Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, red.), dari Pemuda Pancasila, bahkan dari teman-teman ormas yang lain,&quot; katanya di sela kegiatan pengamanan misa dalam rangka Ekaristi Paskah 2021 di Gereja Katedral Kristus Raja, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu sore. Ia mengatakan pengamanannya menggunakan metode pengamanan melekat yang disebar lebar sampai ke gereja-gereja yang melaksanakan misa. Menurut dia, pengamanan tersebut tidak hanya dilaksanakan dalam satu hari, melainkan mulai Kamis (1\/4) hingga Minggu (4\/4). &quot;Itu karena kami melihatnya bukan hanya masalah kegiatan agama. Hari Jumat (2\/4) ada dua kegiatan agama, saudara-saudara kita yang beragama Kristen dan Katolik ke gereja, saudara-saudara kita yang beragama Islam melaksanakan shalat Jumat, ditambah lagi ada libur panjang (akhir pekan),&quot; katanya. Terkait dengan libur panjang akhir pekan, dia mengatakan Banyumas mempunyai Baturraden dan tempat-tempat wisata lainnya yang juga harus diamankan supaya warga daerah lain yang datang ke kabupaten itu merasa aman dan nyaman. Oleh karena itu, kata dia, pihaknya dalam melakukan pengamanan tersebut tidak lagi berbicara siapa bupatinya, wakil bupatinya, dandimnya, atau kapolrestanya. &quot;Bukan (berbicara itu), kita bicaranya adalah tim. Di sini adalah satu ikatan, tim ini. Tujuannya satu, Banyumas ini aman, nyaman, tenteram, dan damai,&quot; katanya menegaskan. Disinggung mengenai jumlah personel yang dilibatkan, Kapolresta mengatakan pihaknya masih berhitung karena ada empat hari kegiatan (rangkaian Ekaristi Paskah, red.). Dari empat hari kegiatan tersebut, kata dia, pada hari Jumat (2\/4) terdapat kegiatan di gereja, masjid, dan kegiatan wisata. &quot;Hari Sabtu (3\/4) sama, tapi kan ada tugas-tugas lain juga yang tidak bisa kami tinggalkan. Pelayanan publik juga tetap harus jalan. Nah, di sinilah kita harus berhitung personel, jangan sampai nanti personelnya habis, nanti cadangannya enggak ada,&quot; katanya menjelaskan. Terkait dengan hal itu, dia mengatakan pihaknya tidak boleh egois, sehingga butuh pelibatan seluruh elemen masyarakat. &quot;Pertanyaannya satu, untuk menuju &#039;new normal&#039;, kita sudah siap apa belum? Dalam hal apa? Nomor satu sajalah, kita menjadi tuan rumah yang baik,&quot; katanya. Ia mengatakan jika menjadi tuan rumah yang baik, berarti pendatang harus merasa aman dan nyaman. &quot;Nah, kita sudah siap apa belum,&quot; katanya. Oleh karena itu, kata dia, pihaknya mengharapkan seluruh elemen masyarakat untuk membantu mewujudkan rasa aman dan nyaman supaya Banyumas hidup lagi, maju, berkembang, serta damai.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\" data-rvtts-brand-url=\"https:\/\/responsivevoice.org\/?utm_source=wordpress-plugin&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=powered-by\" data-rvtts-brand-label=\"Powered by ResponsiveVoice\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Banyumas Komisaris Besar Polisi M Firman L Hakim mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta mengamankan perayaan Ekaristi Paskah 2021 yang dirayakan oleh umat Kristen dan Katolik.&#8221;Pengamanan ini bukan saya sendiri. Pengamanan ini dilakukan secara bersama, ada Pak Dandim, ada dari Pak Dewo (Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, red.), dari Pemuda Pancasila, bahkan dari teman-teman ormas yang lain,&#8221; katanya di sela kegiatan pengamanan misa dalam rangka Ekaristi Paskah 2021 di Gereja Katedral Kristus Raja, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu sore.<\/p>\n<div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengatakan pengamanannya menggunakan metode pengamanan melekat yang disebar lebar sampai ke gereja-gereja yang melaksanakan misa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut dia, pengamanan tersebut tidak hanya dilaksanakan dalam satu hari, melainkan mulai Kamis (1\/4) hingga Minggu (4\/4).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Itu karena kami melihatnya bukan hanya masalah kegiatan agama. Hari Jumat (2\/4) ada dua kegiatan agama, saudara-saudara kita yang beragama Kristen dan Katolik ke gereja, saudara-saudara kita yang beragama Islam melaksanakan shalat Jumat, ditambah lagi ada libur panjang (akhir pekan),&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terkait dengan libur panjang akhir pekan, dia mengatakan Banyumas mempunyai Baturraden dan tempat-tempat wisata lainnya yang juga harus diamankan supaya warga daerah lain yang datang ke kabupaten itu merasa aman dan nyaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, kata dia, pihaknya dalam melakukan pengamanan tersebut tidak lagi berbicara siapa bupatinya, wakil bupatinya, dandimnya, atau kapolrestanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Bukan (berbicara itu), kita bicaranya adalah tim. Di sini adalah satu ikatan, tim ini. Tujuannya satu, Banyumas ini aman, nyaman, tenteram, dan damai,&#8221; katanya menegaskan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Disinggung mengenai jumlah personel yang dilibatkan, Kapolresta mengatakan pihaknya masih berhitung karena ada empat hari kegiatan (rangkaian Ekaristi Paskah, red.).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari empat hari kegiatan tersebut, kata dia, pada hari Jumat (2\/4) terdapat kegiatan di gereja, masjid, dan kegiatan wisata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hari Sabtu (3\/4) sama, tapi kan ada tugas-tugas lain juga yang tidak bisa kami tinggalkan. Pelayanan publik juga tetap harus jalan. Nah, di sinilah kita harus berhitung personel, jangan sampai nanti personelnya habis, nanti cadangannya enggak ada,&#8221; katanya menjelaskan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terkait dengan hal itu, dia mengatakan pihaknya tidak boleh egois, sehingga butuh pelibatan seluruh elemen masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pertanyaannya satu, untuk menuju &#8216;new normal&#8217;, kita sudah siap apa belum? Dalam hal apa? Nomor satu sajalah, kita menjadi tuan rumah yang baik,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia mengatakan jika menjadi tuan rumah yang baik, berarti pendatang harus merasa aman dan nyaman. &#8220;Nah, kita sudah siap apa belum,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Oleh karena itu, kata dia, pihaknya mengharapkan seluruh elemen masyarakat untuk membantu mewujudkan rasa aman dan nyaman supaya Banyumas hidup lagi, maju, berkembang, serta damai.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Banyumas Komisaris Besar Polisi M Firman L Hakim mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta mengamankan perayaan Ekaristi Paskah 2021 yang dirayakan oleh umat Kristen dan Katolik.&#8221;Pengamanan ini bukan saya sendiri. Pengamanan ini dilakukan secara bersama, ada Pak Dandim, ada dari Pak Dewo (Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":54241,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-54519","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"better_featured_image":{"id":54241,"alt_text":"","caption":"","description":"a7d04fe3ddaf229c1e755afbc70365d7","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pbnu-kecam-bom-bunuh-diri-di-katedral-makassar_60600fb07caba.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pbnu-kecam-bom-bunuh-diri-di-katedral-makassar_60600fb07caba.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pbnu-kecam-bom-bunuh-diri-di-katedral-makassar_60600fb07caba.jpeg"},"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pbnu-kecam-bom-bunuh-diri-di-katedral-makassar_60600fb07caba.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1069","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54519","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54519"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54519\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54241"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54519"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54519"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54519"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}