{"id":56248,"date":"2022-05-31T10:10:02","date_gmt":"2022-05-31T03:10:02","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=56248"},"modified":"2022-05-31T10:10:29","modified_gmt":"2022-05-31T03:10:29","slug":"5-cara-memilih-pasangan-hidup-menurut-iman-kristen-yang-paling-sesuai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/5-cara-memilih-pasangan-hidup-menurut-iman-kristen-yang-paling-sesuai\/","title":{"rendered":"5 Cara Memilih Pasangan Hidup Menurut Iman Kristen Yang Paling Sesuai"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">5 Cara Memilih Pasangan Hidup Menurut Iman Kristen Yang Paling Sesuai<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"5 Cara Memilih Pasangan Hidup Menurut Iman Kristen Yang Paling Sesuai Diakonia.id - Tentunya bagi orang Kristen ada beberapa cara memilih pasangan hidup menurut iman Kristen. Sudah tentu hal tersebut tidak sama untuk setiap pribadinya. Tetapi satu hal pasti yang akan satu tujuan, bahwa memilih pasangan hidup harus sesuai dengan kehendak Allah. Sehingga dengan demikian maka hidup rumah tangga tidak akan mengalami masalah dan tidak menjadi batu sandungan. Apalagi jika hidup kekristenan kita merupakan sorotan banyak orang. Maka pilihan pasangan hidup yang tepat tentunya diinginkan banyak pihak dengan cara pacaran menurut iman kristen. Jika merasa penasaran, berikut ini beberapa cara memilih pasangan hidup menurut iman Kristen. 1. Berdoa Langkah utama yang harus dilakukan oleh umat Kristen saat bergumul tentang pasangan hidup yaitu dengan cara berdoa dalam Roh. Jika perlu sebaiknya berpuasalah. Karena dengan demikian maka akan lebih peka dan dekat dengan tuntunan Allah. Dengan berdoa maka akan lebih mudah memahami apa yang Tuhan mau dalam hidup kita. Termasuk saat menentukan siapa pasangan hidup yang diberikan Tuhan untuk selama hidup kita. Tentunya bukan hal yang mudah. Karena itu selalu usahakan untuk berkomunikasi dengan Allah melalui doa. 2. Mencari Kehendak Allah Jangan gegabah dan hanya melakukan keinginan diri sendiri. Adalah sangat penting untuk mencari tahu kehendak Allah dalam setiap aspek kehidupan kita. Termasuk siapa pasangan hidup yang Tuhan berikan untuk kita. Oleh sebab itu dekatkan diri kepada Allah supaya paham apa yang menjadi keinginan atau kehendak Allah di dalam hidup supaya memperoleh pasangan hidup yang paling tepat. Dengan memiliki iman akan hal ini tentunya menentukan pasangan hidup akan lebih mudah dan terutama jauh dari asal mula dosa menurut Alkitab yang tidak diinginkan. 3. Tuntunan Roh Kudus Jangan pernah juga melupakan tuntunan buah-buah Roh Kudus saat berusaha menentukan siapa yang sebaiknya menjadi pasangan hidup selamanya nanti. Karena tentu Tuhan akan memberikan pasangan yang sesuai dengan iman, karakter dan pertumbuhan yang ada. Supaya jangan sampai yang satu tidak dapat menopang yang lain. Padahal firman berkata bahwa sebaiknya pasangan hidup atau suami istri saling membantu satu dengan yang lain supaya keluarga yang dibina cukup baik. 4. Sepadan Yang lebih penting lagi yaitu selalu pilih pasangan hidup yang sesuai dengan ayat Alkitab tentang bijaksana dalam memilih seperti tertulis pada 2 Korintus 6:14 \u201cJanganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?\u201d Hal ini menunjukkan dengan jelas bahwa carilah pasangan yang seiman supaya sesuai kehendak Allah. Namun demikian bisa jadi ini bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Oleh sebab itu selalu dekatkan diri pada Tuhan dan seperti kata firman, bergaul dengan teman yang baik akan berbuat baik juga. Jika ingin mendapat pasangan seiman maka sebaiknya berada dalam lingkungan yang seiman juga. Itulah beberapa cara memilih pasangan hidup menurut iman Kristen yang sebaiknya diketahui dengan baik. Karena dengan jalan yang demikian maka janji pernikahan Kristen yang dibina akan lebih baik dan berjalan sesuai firman Allah. Lain halnya ketika memilih pasangan yang tidak seiman atau sepadan. Tentu akan banyak masalah yang muncul di tengah-tengah kehidupan perkawinan. Karena itu selalu lakukan cara berdoa yang benar supaya mendapatkan pasangan hidup yang terbaik dari Allah. (tuhanyesus)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Tentunya bagi orang Kristen ada beberapa cara memilih pasangan hidup menurut iman Kristen. Sudah tentu hal tersebut tidak sama untuk setiap pribadinya. Tetapi satu hal pasti yang akan satu tujuan, bahwa memilih pasangan hidup harus sesuai dengan kehendak Allah. Sehingga dengan demikian maka hidup rumah tangga tidak akan mengalami masalah dan tidak menjadi batu sandungan. Apalagi jika hidup kekristenan kita merupakan sorotan banyak orang. Maka pilihan pasangan hidup yang tepat tentunya diinginkan banyak pihak dengan cara pacaran menurut iman kristen. Jika merasa penasaran, berikut ini beberapa cara memilih pasangan hidup menurut iman Kristen.<\/p>\n<div>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Berdoa<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah utama yang harus dilakukan oleh umat Kristen saat bergumul tentang pasangan hidup yaitu dengan cara berdoa dalam Roh. Jika perlu sebaiknya berpuasalah. Karena dengan demikian maka akan lebih peka dan dekat dengan tuntunan Allah. Dengan berdoa maka akan lebih mudah memahami apa yang Tuhan mau dalam hidup kita. Termasuk saat menentukan siapa pasangan hidup yang diberikan Tuhan untuk selama hidup kita. Tentunya bukan hal yang mudah. Karena itu selalu usahakan untuk berkomunikasi dengan Allah melalui doa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Mencari Kehendak Allah<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jangan gegabah dan hanya melakukan keinginan diri sendiri. Adalah sangat penting untuk mencari tahu kehendak Allah dalam setiap aspek kehidupan kita. Termasuk siapa pasangan hidup yang Tuhan berikan untuk kita. Oleh sebab itu dekatkan diri kepada Allah supaya paham apa yang menjadi keinginan atau kehendak Allah di dalam hidup supaya memperoleh pasangan hidup yang paling tepat. Dengan memiliki iman akan hal ini tentunya menentukan pasangan hidup akan lebih mudah dan terutama jauh dari asal mula dosa menurut Alkitab yang tidak diinginkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Tuntunan Roh Kudus<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jangan pernah juga melupakan tuntunan buah-buah Roh Kudus saat berusaha menentukan siapa yang sebaiknya menjadi pasangan hidup selamanya nanti. Karena tentu Tuhan akan memberikan pasangan yang sesuai dengan iman, karakter dan pertumbuhan yang ada. Supaya jangan sampai yang satu tidak dapat menopang yang lain. Padahal firman berkata bahwa sebaiknya pasangan hidup atau suami istri saling membantu satu dengan yang lain supaya keluarga yang dibina cukup baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Sepadan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yang lebih penting lagi yaitu selalu pilih pasangan hidup yang sesuai dengan ayat Alkitab tentang bijaksana dalam memilih seperti tertulis pada 2 Korintus 6:14 \u201cJanganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?\u201d Hal ini menunjukkan dengan jelas bahwa carilah pasangan yang seiman supaya sesuai kehendak Allah. Namun demikian bisa jadi ini bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Oleh sebab itu selalu dekatkan diri pada Tuhan dan seperti kata firman, bergaul dengan teman yang baik akan berbuat baik juga. Jika ingin mendapat pasangan seiman maka sebaiknya berada dalam lingkungan yang seiman juga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itulah beberapa cara memilih pasangan hidup menurut iman Kristen yang sebaiknya diketahui dengan baik. Karena dengan jalan yang demikian maka janji pernikahan Kristen yang dibina akan lebih baik dan berjalan sesuai firman Allah. Lain halnya ketika memilih pasangan yang tidak seiman atau sepadan. Tentu akan banyak masalah yang muncul di tengah-tengah kehidupan perkawinan. Karena itu selalu lakukan cara berdoa yang benar supaya mendapatkan pasangan hidup yang terbaik dari Allah. (tuhanyesus)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>5 Cara Memilih Pasangan Hidup Menurut Iman Kristen Yang Paling Sesuai Diakonia.id &#8211; Tentunya bagi orang Kristen ada beberapa cara memilih pasangan hidup menurut iman Kristen. Sudah tentu hal tersebut tidak sama untuk setiap pribadinya. Tetapi satu hal pasti yang akan satu tujuan, bahwa memilih pasangan hidup harus sesuai dengan kehendak Allah. Sehingga dengan demikian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":41133,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"floatbottom","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"70"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[70],"tags":[],"class_list":["post-56248","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-relasi"],"better_featured_image":{"id":41133,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/keluarga.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/keluarga.jpg?fit=500%2C337&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/keluarga.jpg"},"categories_detail":[{"id":70,"name":"Keluarga &amp; Relasi","description":"","slug":"relasi","count":76,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/02\/keluarga.jpg?fit=500%2C337&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"2392","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56248","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56248"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56248\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41133"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56248"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56248"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56248"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}