{"id":57268,"date":"2021-05-02T07:00:50","date_gmt":"2021-05-02T00:00:50","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=57268"},"modified":"2021-04-30T10:25:00","modified_gmt":"2021-04-30T03:25:00","slug":"pemerintah-sri-lanka-setujui-ruu-larangan-cadar-bagi-muslimah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/pemerintah-sri-lanka-setujui-ruu-larangan-cadar-bagi-muslimah\/","title":{"rendered":"Pemerintah Sri Lanka Setujui RUU Larangan Cadar bagi Muslimah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id -Pemerintah\u00a0Sri Lanka\u00a0menyetujui rancangan undang-undang\u00a0larangan mengenakan\u00a0cadar (niqab) dan burkak bagi Muslimah di depan umum dengan alasan keamanan nasional . Mengutip Associated Press, kabinet menyetujui usulan Menteri Keamanan Dalam Negeri Sri Lanka, Sarath Weerasekera. Proposal itu kini akan dikirim ke Kejaksaan Agung dan harus disetujui oleh Parlemen untuk dijadikan undang-undang. Pemerintah Sri Lanka dan partai pengusung menjadi mayoritas parlemen. Kemungkinan besar proposal itu dapat disahkan tanpa menghadapi perdebatan. Weerasekara menyebut burkak atau pakaikan menutupi tubuh dan wajah yang dikenakan Muslimah sebagai simbol ekstrimisme. Dia beralasan pelarangan itu bisa membantu meningkatkan keamanan nasional. Pada Maret lalu, pemerintah Sri Lanka membuat rancangan mengenai pelarangan burkak dan cadar dengan alasan demi keamanan nasional. Di bulan yang sama, Duta Besar Pakistan, Saad Khattak, mencuit melalui Twitter dan menyatakan larangan itu akan melukai perasaan umat Muslim. Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk kebebasan beragama atau berkeyakinan, Ahmed Shaheed, juga mencuit bahwa larangan itu tidak sesuai dengan hukum internasional dan hak untuk kebebasan berekspresi dalam beragama. Pemerintah Sri Lanka juga dilaporkan menutup lebih dari seribu madrasah. Penutupan itu dilakukan terhadap madrasah yang dianggap melanggar kebijakan pendidikan nasional. Sri Lanka sempat melarang penggunaan burkak. Larangan itu diterapkan setelah insiden pengeboman gereja dan hotel oleh teroris pada Hari Paskah 21 April 2019. Sebanyak 269 orang, termasuk delapan pelaku, meninggal dalam kejadian itu. Selepas peristiwa itu, Gotabaya Rajapaksa yang terpilih menjadi presiden menyatakan bakal bersikap keras terhadap ekstremisme. Populasi Muslim di Sri Lanka sekitar 9 persen dari 22 juta penduduk. Sementara para penganut agama Buddha merupakan mayoritas, yakni lebih dari 70 persen. Etnis minoritas Tamil, yang sebagian besar beragama Hindu, mencapai sekitar 15 persen dari populasi Sri Lanka.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>-Pemerintah\u00a0<strong>Sri Lanka<\/strong>\u00a0menyetujui rancangan undang-undang\u00a0<strong>larangan<\/strong> mengenakan\u00a0<strong>cadar<\/strong> (niqab) dan burkak bagi Muslimah di depan umum dengan alasan keamanan nasional .<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Mengutip <em>Associated Press<\/em>, kabinet menyetujui usulan Menteri Keamanan Dalam Negeri Sri Lanka, Sarath Weerasekera. Proposal itu kini akan dikirim ke Kejaksaan Agung dan harus disetujui oleh Parlemen untuk dijadikan undang-undang.<\/p>\n<p>Pemerintah Sri Lanka dan partai pengusung menjadi mayoritas parlemen. Kemungkinan besar proposal itu dapat disahkan tanpa menghadapi perdebatan.<\/p>\n<p>Weerasekara menyebut burkak atau pakaikan menutupi tubuh dan wajah yang dikenakan Muslimah sebagai simbol ekstrimisme. Dia beralasan pelarangan itu bisa membantu meningkatkan keamanan nasional.<\/p>\n<p>Pada Maret lalu, pemerintah Sri Lanka membuat rancangan mengenai pelarangan burkak dan cadar dengan alasan demi keamanan nasional.<\/p>\n<p>Di bulan yang sama, Duta Besar Pakistan, Saad Khattak, mencuit melalui Twitter dan menyatakan larangan itu akan melukai perasaan umat Muslim.<\/p>\n<p>Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk kebebasan beragama atau berkeyakinan, Ahmed Shaheed, juga mencuit bahwa larangan itu tidak sesuai dengan hukum internasional dan hak untuk kebebasan berekspresi dalam beragama.<\/p>\n<p>Pemerintah Sri Lanka juga dilaporkan menutup lebih dari seribu madrasah. Penutupan itu dilakukan terhadap madrasah yang dianggap melanggar kebijakan pendidikan nasional.<\/p>\n<p>Sri Lanka sempat melarang penggunaan burkak. Larangan itu diterapkan setelah insiden pengeboman gereja dan hotel oleh teroris pada Hari Paskah 21 April 2019. Sebanyak 269 orang, termasuk delapan pelaku, meninggal dalam kejadian itu.<\/p>\n<p>Selepas peristiwa itu, Gotabaya Rajapaksa yang terpilih menjadi presiden menyatakan bakal bersikap keras terhadap ekstremisme.<\/p>\n<p>Populasi Muslim di Sri Lanka sekitar 9 persen dari 22 juta penduduk. Sementara para penganut agama Buddha merupakan mayoritas, yakni lebih dari 70 persen.<\/p>\n<p>Etnis minoritas Tamil, yang sebagian besar beragama Hindu, mencapai sekitar 15 persen dari populasi Sri Lanka.<\/p>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id -Pemerintah\u00a0Sri Lanka\u00a0menyetujui rancangan undang-undang\u00a0larangan mengenakan\u00a0cadar (niqab) dan burkak bagi Muslimah di depan umum dengan alasan keamanan nasional . Mengutip Associated Press, kabinet menyetujui usulan Menteri Keamanan Dalam Negeri Sri Lanka, Sarath Weerasekera. Proposal itu kini akan dikirim ke Kejaksaan Agung dan harus disetujui oleh Parlemen untuk dijadikan undang-undang. Pemerintah Sri Lanka dan partai pengusung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":57269,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/internasional\/20210428160506-113-635986\/pemerintah-sri-lanka-setujui-ruu-larangan-cadar-bagi-muslimah","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-57268","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"better_featured_image":{"id":57269,"alt_text":"","caption":"","description":"3eecb2054f641f8205cba78c7d16d3dd","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/pemerintah-sri-lanka-setujui-ruu-larangan-cadar-bagi-muslimah_608a28140164f.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/pemerintah-sri-lanka-setujui-ruu-larangan-cadar-bagi-muslimah_608a28140164f.jpeg?fit=650%2C365&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/pemerintah-sri-lanka-setujui-ruu-larangan-cadar-bagi-muslimah_608a28140164f.jpeg"},"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/pemerintah-sri-lanka-setujui-ruu-larangan-cadar-bagi-muslimah_608a28140164f.jpeg?fit=650%2C365&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1111","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57268","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57268"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57268\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57269"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57268"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57268"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57268"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}