{"id":57586,"date":"2021-05-13T06:38:40","date_gmt":"2021-05-12T23:38:40","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=57586"},"modified":"2021-05-13T06:38:47","modified_gmt":"2021-05-12T23:38:47","slug":"jemaat-gki-yasmin-tuding-pemkot-bogor-ingkar-janji-soal-segel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/jemaat-gki-yasmin-tuding-pemkot-bogor-ingkar-janji-soal-segel\/","title":{"rendered":"Jemaat GKI Yasmin Tuding Pemkot Bogor Ingkar Janji Soal Segel"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Perwakilan Pengurus Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin menuding Pemerintah Kota Bogor mengingkari janji lantaran tak kunjung mencabut segel pendirian rumah ibadah mereka di daerah Taman Yasmin, Bogor. Pengurus GKI Yasmin menganggap Wali Kota Bogor, Bima Arya, selalu mengumbar janji untuk menyelesaikan sengketa gereja yang telah berlangsung selama sembilan tahun ini sesuai hukum negara. &quot;Pada akhir Desember 2019, Bima Arya yang diwakili Kesbangpol Kodya Bogor, masih menyatakan di dalam rapat koordinasi di Kantor Kementerian Agama bahwa Pemkot Bogor dan jajaran terkait makin optimis segel gereja GKI Yasmin dapat segera dibuka dan gedung dapat dipergunakan kembali,&quot; bunyi pernyataan pengurus GKI yang diwakilkan oleh Bona Sigalingging dan Jayadi Damamik pada Jumat (7\/5). &quot;Tapi, melalui Surat Walikota Bogor Nomor 452.2\/1652-HukHAM tertanggal 31 Maret 2021, Bima Arya selaku Wali Kota Bogor justru malah menawarkan lahan baru untuk berdirinya gereja GKI di kecamatan yang sama,&quot; sambung mereka. Pengurus GKI menolak tawaran Pemkot Bogor tersebut lantaran dianggap menyalahi putusan sidang Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung yang menganggap surat IMB GKI Yasmin adalah sah yang berlokasi di Jalan KH Abdullah bin Nuh Kav 31 Taman Yasmin Bogor. Menurut para pengurus GKI Yasmin, dengan putusan itu Pemerintah Bogor telah melakukan tindakan yang memecah belah institusi gereja dengan jemaatnya. Mereka menuding tawaran itu ditujukan untuk menggagalkan pembukaan segel gereja. &quot;Ini menjadi contoh ketidaktegasan Bima Arya, yang selama menjabat sebagai Wali Kota Bogor, telah membuat beragam janji dan mengubah-ubah janjinya sendiri untuk pembukaan gereja yang sah, yang menandakan adanya pendekatan pragmatis semata sesuai tuntutan politis tertentu,&quot; papar para pengurus GKI Yasmin. Sengketa pendirian GKI Yasmin Bogor telah berlangsung sejak 2012 lalu. Jemaah GKI Yasmin tidak pernah merasakan beribadah di gereja mereka sendiri sejak disegel pemerintah kota karena desakan suatu kelompok. Pada awal April lalu, Bima menjanjikan bahwa permasalahan pendirian GKI Yasmin akan selesai tahun ini. Ia mengklaim solusi penyelesaian kasus tersebut telah menemui titik terang yang disepakati semua pihak terlibat. &quot;Saya janjikan, saya pastikan bahwa insya Allah ujung terowongan itu sudah kelihatan, penyelesaian itu sudah ada. Dan insya Allah, disepakati bulat oleh semua pihak,&quot; kata Bima. (rds\/asr)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/><strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Perwakilan Pengurus Gereja Kristen Indonesia <strong>(GKI) Yasmin<\/strong> menuding <strong>Pemerintah Kota Bogor<\/strong> mengingkari janji lantaran tak kunjung mencabut segel pendirian rumah ibadah mereka di daerah Taman Yasmin, Bogor.<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Pengurus GKI Yasmin menganggap Wali Kota Bogor, Bima Arya, selalu mengumbar janji untuk menyelesaikan sengketa gereja yang telah berlangsung selama sembilan tahun ini sesuai hukum negara.<\/p>\n<p>&#8220;Pada akhir Desember 2019, Bima Arya yang diwakili Kesbangpol Kodya Bogor, masih menyatakan di dalam rapat koordinasi di Kantor Kementerian Agama bahwa Pemkot Bogor dan jajaran terkait makin optimis segel gereja GKI Yasmin dapat segera dibuka dan gedung dapat dipergunakan kembali,&#8221; bunyi pernyataan pengurus GKI yang diwakilkan oleh Bona Sigalingging dan Jayadi Damamik pada Jumat (7\/5).<\/p>\n<p>&#8220;Tapi, melalui Surat Walikota Bogor Nomor 452.2\/1652-HukHAM tertanggal 31 Maret 2021, Bima Arya selaku Wali Kota Bogor justru malah menawarkan lahan baru untuk berdirinya gereja GKI di kecamatan yang sama,&#8221; sambung mereka.<\/p>\n<p>Pengurus GKI menolak tawaran Pemkot Bogor tersebut lantaran dianggap menyalahi putusan sidang Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung yang menganggap surat IMB GKI Yasmin adalah sah yang berlokasi di Jalan KH Abdullah bin Nuh Kav 31 Taman Yasmin Bogor.<\/p>\n<p>Menurut para pengurus GKI Yasmin, dengan putusan itu Pemerintah Bogor telah melakukan tindakan yang memecah belah institusi gereja dengan jemaatnya. Mereka menuding tawaran itu ditujukan untuk menggagalkan pembukaan segel gereja.<\/p>\n<p>&#8220;Ini menjadi contoh ketidaktegasan Bima Arya, yang selama menjabat sebagai Wali Kota Bogor, telah membuat beragam janji dan mengubah-ubah janjinya sendiri untuk pembukaan gereja yang sah, yang menandakan adanya pendekatan pragmatis semata sesuai tuntutan politis tertentu,&#8221; papar para pengurus GKI Yasmin.<\/p>\n<p>Sengketa pendirian GKI Yasmin Bogor telah berlangsung sejak 2012 lalu. Jemaah GKI Yasmin tidak pernah merasakan beribadah di gereja mereka sendiri sejak disegel pemerintah kota karena desakan suatu kelompok.<\/p>\n<p>Pada awal April lalu, Bima menjanjikan bahwa permasalahan pendirian GKI Yasmin akan selesai tahun ini. Ia mengklaim solusi penyelesaian kasus tersebut telah menemui titik terang yang disepakati semua pihak terlibat.<\/p>\n<p>&#8220;Saya janjikan, saya pastikan bahwa insya Allah ujung terowongan itu sudah kelihatan, penyelesaian itu sudah ada. Dan insya Allah, disepakati bulat oleh semua pihak,&#8221; kata Bima.<\/p>\n<p><b>(rds\/asr) <br \/><\/b><\/p>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Perwakilan Pengurus Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin menuding Pemerintah Kota Bogor mengingkari janji lantaran tak kunjung mencabut segel pendirian rumah ibadah mereka di daerah Taman Yasmin, Bogor. Pengurus GKI Yasmin menganggap Wali Kota Bogor, Bima Arya, selalu mengumbar janji untuk menyelesaikan sengketa gereja yang telah berlangsung selama sembilan tahun ini sesuai hukum negara. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":57587,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"CNN","source_url":"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20210508085845-20-640288\/jemaat-gki-yasmin-tuding-pemkot-bogor-ingkar-janji-soal-segel","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[3],"tags":[447,445],"class_list":["post-57586","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-imb-gereja","tag-penutupan-gereja"],"better_featured_image":{"id":57587,"alt_text":"","caption":"","description":"1d05b7379a11c606c3095a64f38e73a3","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/jemaat-gki-yasmin-tuding-pemkot-bogor-ingkar-janji-soal-segel_609756f142df8.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/jemaat-gki-yasmin-tuding-pemkot-bogor-ingkar-janji-soal-segel_609756f142df8.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/jemaat-gki-yasmin-tuding-pemkot-bogor-ingkar-janji-soal-segel_609756f142df8.jpeg"},"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/jemaat-gki-yasmin-tuding-pemkot-bogor-ingkar-janji-soal-segel_609756f142df8.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1226","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57586","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57586"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57586\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57587"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57586"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57586"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57586"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}