{"id":57592,"date":"2021-05-10T11:27:24","date_gmt":"2021-05-10T04:27:24","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=57592"},"modified":"2021-05-09T11:29:47","modified_gmt":"2021-05-09T04:29:47","slug":"se-kemenag-kenaikan-isa-almasih-gereja-dibatasi-50-persen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/se-kemenag-kenaikan-isa-almasih-gereja-dibatasi-50-persen\/","title":{"rendered":"SE Kemenag Kenaikan Isa Almasih: Gereja Dibatasi 50 Persen"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Kementerian Agama RI resmi mengeluarkan panduan penyelenggaraan ibadah peringatan Kenaikan Isa Almasih di tengah pandemi virus corona (Covid-19) bagi umat Kristen dan Katolik pada 13 Mei 2021 mendatang. Panduan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE 08 tahun 2021 yang ditandatangani Menteri Agama\u00a0Yaqut Cholil Qoumas pada 6 Mei 2021. Salah satu poin edaran tersebut mengatur bahwa pelaksanaan ibadah peringatan Kenaikan lsa Almasih di gereja wajib\u00a0memerhatikan protokol kesehatan ketat. Salah satunya membatasi jemaah yang hendak ibadah di Gereja tidak melebihi 50 persen dari kapasitas yang ada. &quot;Pelaksanaan ibadah peringatan Kenaikan lsa Almasih di tempat ibadah (Gereja) dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan ketat dan jumlah umat yang diperkenankan mengikuti ibadah di tempat ibadah (Gereja) tidak melebihi 50% dari kapasitas tempat ibadah (Gereja),&quot; bunyi salah satu edaran tersebut. Selain itu, edaran tersebut juga mengatur jadwal pelaksanaan ibadah secara sistem shift. Pengaturan jadwal itu dengan memperhatikan kapasitas dan daya tampung Gereja. Jemaat anak-anak dan para lansia yang\u00a0 Bagi anak-anak yang rentan tertular penyakit serta berisiko tinggi terhadap Covid-19 bisa beribadah secara virtual di rumah dan bentuk pelayanan lainnya. Yaqut menilai paduan ibadah perayaan Kenaikan Isa Almasih perlu diatur sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. &quot;Sekaligus memberikan rasa aman kepada umat Kristen dan Katolik dalam menjalankan ibadah peringatan Kenaikan lsa Almasih,&quot; kata Yaqut.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; <strong>Kementerian Agama RI<\/strong> resmi mengeluarkan panduan penyelenggaraan ibadah peringatan Kenaikan Isa Almasih di tengah pandemi virus corona (<strong>Covid-19<\/strong>) bagi umat Kristen dan Katolik pada 13 Mei 2021 mendatang.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>Panduan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE 08 tahun 2021 yang ditandatangani Menteri Agama\u00a0Yaqut Cholil Qoumas pada 6 Mei 2021.<\/p>\n<p>Salah satu poin edaran tersebut mengatur bahwa pelaksanaan ibadah peringatan Kenaikan lsa Almasih di gereja wajib\u00a0memerhatikan protokol kesehatan ketat. Salah satunya membatasi jemaah yang hendak ibadah di Gereja tidak melebihi 50 persen dari kapasitas yang ada.<\/p>\n<p>&#8220;Pelaksanaan ibadah peringatan Kenaikan lsa Almasih di tempat ibadah (Gereja) dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan ketat dan jumlah umat yang diperkenankan mengikuti ibadah di tempat ibadah (Gereja) tidak melebihi 50% dari kapasitas tempat ibadah (Gereja),&#8221; bunyi salah satu edaran tersebut.<\/p>\n<p>Selain itu, edaran tersebut juga mengatur jadwal pelaksanaan ibadah secara sistem shift. Pengaturan jadwal itu dengan memperhatikan kapasitas dan daya tampung Gereja.<\/p>\n<p>Jemaat anak-anak dan para lansia yang\u00a0 Bagi anak-anak yang rentan tertular penyakit serta berisiko tinggi terhadap Covid-19 bisa beribadah secara virtual di rumah dan bentuk pelayanan lainnya.<\/p>\n<p>Yaqut menilai paduan ibadah perayaan Kenaikan Isa Almasih perlu diatur sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.<\/p>\n<p>&#8220;Sekaligus memberikan rasa aman kepada umat Kristen dan Katolik dalam menjalankan ibadah peringatan Kenaikan lsa Almasih,&#8221; kata Yaqut.<\/p>\n<div class=\"grid_row nav_article_long\">\n<div class=\"col_9 fr text_right\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Kementerian Agama RI resmi mengeluarkan panduan penyelenggaraan ibadah peringatan Kenaikan Isa Almasih di tengah pandemi virus corona (Covid-19) bagi umat Kristen dan Katolik pada 13 Mei 2021 mendatang. Panduan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE 08 tahun 2021 yang ditandatangani Menteri Agama\u00a0Yaqut Cholil Qoumas pada 6 Mei 2021. Salah satu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":57593,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":" https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20210507185101-20-640183\/se-kemenag-kenaikan-isa-almasih-gereja-dibatasi-50-persen","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"5"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-57592","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gereja"],"better_featured_image":{"id":57593,"alt_text":"","caption":"","description":"ceb2e146394e80abb5a9bfca878d7f00","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/se-kemenag-kenaikan-isa-almasih-gereja-dibatasi-50-persen_60975731f0f74.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/se-kemenag-kenaikan-isa-almasih-gereja-dibatasi-50-persen_60975731f0f74.jpeg?fit=650%2C365&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/se-kemenag-kenaikan-isa-almasih-gereja-dibatasi-50-persen_60975731f0f74.jpeg"},"categories_detail":[{"id":5,"name":"Gereja","description":"","slug":"gereja","count":204,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/se-kemenag-kenaikan-isa-almasih-gereja-dibatasi-50-persen_60975731f0f74.jpeg?fit=650%2C365&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1234","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57592","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57592"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57592\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57593"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57592"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57592"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57592"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}