{"id":57816,"date":"2021-06-05T21:35:30","date_gmt":"2021-06-05T14:35:30","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=57816"},"modified":"2021-06-05T21:35:34","modified_gmt":"2021-06-05T14:35:34","slug":"siapakah-yakobus-di-dalam-alkitab","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/siapakah-yakobus-di-dalam-alkitab\/","title":{"rendered":"Siapakah Yakobus di Dalam Alkitab?"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Siapakah Yakobus di Dalam Alkitab?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Siapakah Yakobus di Dalam Alkitab? Diakonia.id - Mendengar nama Yakobus, setiap kita pasti tahu bahwa nama tersebut adalah milik salah satu dari tiga murid terdekat Tuhan Yesus atau anggota dari dua belas murid Yesus. Yakobus juga dikenal sebagai anak dari Zebedeus dan memiliki saudara yang juga merupakan murid Yesus bernama Yohanes. Ibunya bernama Salome, saudara Maria Ibu Yesus, yang berarti Yakobus dan Yohanes juga merupakan saudara sepupuTuhan Yesus. Awal mula tentang bagaimana Yakobus menjadi murid Yesus sendiri tercatat di dalam injil Matius. Yakobus pada saat itu sedang membereskan jala di dalam perahu bersama ayahnya dan Yohanes. Yesus mendatangi mereka dan meminta mereka untuk mengikuti Yesus. Yakobus pun menjadi salah satu dari murid-murid pertama Tuhan Yesus. Karakter Yakobus sendiri digambarkan sebagai murid yang cukup emosional, sama seperti Simon Petrus. Tidak heran Yesus menjulukinya dan juga saudaranya, Yohanes,dengan nama \u2018Boanerges\u2019 yang artinya anak-anak guruh\u00ad. Mungkin karena mereka memiliki sifat yang suka meledak-ledak, tidak disiplin, dan sering salah arah. \u201cKetika dua murid-Nya, yaitu Yakobus dan Yohanes, melihat hal itu, mereka berkata: Tuhan, apakah Engkau mau, supaya kami menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?\u201d Lukas 9:54 Selain itu kisah lain tentang Yakobus saudara Yohanes tercatat di Markus 10:35-45. Mereka pernah meminta pada Yesus agar saat mereka mati, mereka duduk di sebelah Yesus, di kiri dan di kanan-Nya. Hal tersebut membuat kesepuluh murid Yesus yang lain marah. Namun di luar dari sifat Yakobus yang terkesan kurang berhikmat, Yakobus menyelesaikan panggilannya sebagai rasul dengan sangat baik. Dia adalah martir pertama dari antara ke-12 rasul, dan martir ke-2 setelah Stefanus. Yakobus dihukum mati sekitar tahun 44 M di zaman pemerintahan Raja Herodes Agrippa I dari Yudea. Kemartiran Yakobus sendiri ternyata merupakan penggenapan dari nubuat Yesus tentang dia dan Yohanes. (Baca juga: Tokoh Iman di Alkitab) \u201c\u2026 memang, kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima\u2026\u201d Markus 10:39 Clemens Alexandrinus, seorang penulis terkenal pernah menulis bahwa ketika Yakobus dibawa menuju tempat eksekusinya, keberanian Yakobus yang luarbiasa membuat salah satu pengawal yang menangkapnya jatuh bertelut dan memohon ampun kepada Yakobus. Pengawal tersebut mengaku sebagai orang Kristen dan tidak rela membiarkan Yakobus mati sendirian. Akibatnya mereka berdua sama-sama mati dengan dipenggal kepalanya. Selain Yakobus saudara Yohanes, ternyata juga ada tokoh-tokoh Alkitab lain yang juga bernama Yakobus. Mereka adalah Yakobus anak Alfeus, Yakobus saudara Yesus, dan Yakobus ayah Yudas Iskariot. Yesus memiliki dua murid yang bernama Yakobus, yakni Yakobus anak Zebedeus (saudara Yohanes) dan Yakobus anak Alfeus. Namanya sendiri hanya disebut sebanyak 4 kali di dalam Alkitab (Matius 10:3, Markus 3:18, Lukas 6:15, dan Kisah Para Rasul 1:13) Dia juga dipanggil \u2018Yakobus Muda\u2019, dan ibunya bernama Maria. Alkitab mencatat Yesus memiliki empat orang saudara laki-laki, yakni Yusuf, Simon, Yudas, dan Yakobus. Sayangnya, meskipun dia adalah saudara kandung dari Yesus, Yakobus tampaknya tidak percaya akan otoritas Yesus sebagai Anak Allah. Hal ini terbukti saat saudara-saudara Yesus mengira Yesus sudah tidak waras (Markus 3:20-30) Meskipun awalnya tidak percaya, Yakobus pada akhirnya bertobat saat Yesus menampakkan diri kepadanya. Bahkan Yesus memanggil saudara-Nya itu sebagai \u2018rasul\u2019. Sejarah juga mencata tentang peran Yakobus saudara Yesus di gereja Yerusalem. Tercatat bahwa Yakobus adalah pemimpin utama di sana, di gereja Yerusalem, gereja pertama di dunia. Salah satu bukti dari kepemimpinan Yakobus adalah pada saat Petrus meminta kepada para jemaat yang berdoa di rumah Markus agar memberitahukan kebebasannya kepada Yakobus saudara Yesus (Kisah Para Rasul 12:17) Yakobus juga dipandang sebagai sokoguru jemaat (Galatia 2:9). Sokoguru sendiri berarti \u2018penyangga utama\u2019 atau \u2018tulang punggung\u2019, yang membuktikan bahwa Yakobus adalah salah satu pemimpin jemaat pada masa itu. Yakobus saudara Yesus ini jugalah yang menulis surat Yakobus, salah satu kitab di Perjanjian Baru.Kematian Yakobus tercatat terjadi di sekitar tahun 66 M. Menurut Flavius Josephus, seorang sejarahwan Yahudi, Yakobus mati dengan dirajam batu. Adapula versi kematian Yakobus yang lain yang dicatat oleh Hegesippus, seorang penulis Kristen Awal. Hegesippus mengungkapkan bahwa Yakobus awalnya dilemparkan dari menara Bait Allah, namun tidak mati sehingga kepalanya dipukul sampai mati. Maksud dari Yudas di sini bukanlah Yudas Iskariot, murid yang mengkhianati Tuhan Yesus, tetapi Tadeus, nama yang pernah dicatat sebagai Yudas bin Yakobus (Kisah Para Rasul 1:13). Tadeus sendiri adalah salah satu murid Yesus yang ayahnya bernama Yakobus. Sayangnya, cerita tentang Yakobus ayah Yudas tidak banyak dibahas di dalam Alkitab. Itulah tokoh-tokoh bernama Yakobus yang ada di dalam Alkitab. Semoga renungan singkat ini dapat memberkati Anda.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Mendengar nama Yakobus, setiap kita pasti tahu bahwa nama tersebut adalah milik salah satu dari tiga murid terdekat Tuhan Yesus atau anggota dari dua belas murid Yesus. Yakobus juga dikenal sebagai anak dari Zebedeus dan memiliki saudara yang juga merupakan murid Yesus bernama Yohanes. Ibunya bernama Salome, saudara Maria Ibu Yesus, yang berarti Yakobus dan Yohanes juga merupakan saudara sepupuTuhan Yesus.<\/p>\n<div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Awal mula tentang bagaimana Yakobus menjadi murid Yesus sendiri tercatat di dalam injil Matius. Yakobus pada saat itu sedang membereskan jala di dalam perahu bersama ayahnya dan Yohanes. Yesus mendatangi mereka dan meminta mereka untuk mengikuti Yesus. Yakobus pun menjadi salah satu dari murid-murid pertama Tuhan Yesus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karakter Yakobus sendiri digambarkan sebagai murid yang cukup emosional, sama seperti Simon Petrus. Tidak heran Yesus menjulukinya dan juga saudaranya, Yohanes,dengan nama \u2018Boanerges\u2019 yang artinya <em>anak-anak guruh\u00ad. <\/em>Mungkin karena mereka memiliki sifat yang suka meledak-ledak, tidak disiplin, dan sering salah arah.<\/p>\n<blockquote class=\"wp-block-quote\"><p><strong><em>\u201cKetika dua murid-Nya, yaitu Yakobus dan Yohanes, melihat hal itu, mereka berkata: Tuhan, apakah Engkau mau, supaya kami menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?\u201d <\/em><\/strong><\/p>\n<p><cite>Lukas 9:54<\/cite><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu kisah lain tentang Yakobus saudara Yohanes tercatat di Markus 10:35-45. Mereka pernah meminta pada Yesus agar saat mereka mati, mereka duduk di sebelah Yesus, di kiri dan di kanan-Nya. Hal tersebut membuat kesepuluh murid Yesus yang lain marah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun di luar dari sifat Yakobus yang terkesan kurang berhikmat, Yakobus menyelesaikan panggilannya sebagai rasul dengan sangat baik. Dia adalah martir pertama dari antara ke-12 rasul, dan martir ke-2 setelah Stefanus. Yakobus dihukum mati sekitar tahun 44 M di zaman pemerintahan Raja Herodes Agrippa I dari Yudea. Kemartiran Yakobus sendiri ternyata merupakan penggenapan dari nubuat Yesus tentang dia dan Yohanes. (Baca juga: Tokoh Iman di Alkitab)<\/p>\n<blockquote class=\"wp-block-quote\"><p><strong><em>\u201c\u2026 memang, kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima\u2026\u201d<\/em><\/strong><\/p>\n<p><cite>Markus 10:39<\/cite><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Clemens Alexandrinus, seorang penulis terkenal pernah menulis bahwa ketika Yakobus dibawa menuju tempat eksekusinya, keberanian Yakobus yang luarbiasa membuat salah satu pengawal yang menangkapnya jatuh bertelut dan memohon ampun kepada Yakobus. Pengawal tersebut mengaku sebagai orang Kristen dan tidak rela membiarkan Yakobus mati sendirian. Akibatnya mereka berdua sama-sama mati dengan dipenggal kepalanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain Yakobus saudara Yohanes, ternyata juga ada tokoh-tokoh Alkitab lain yang juga bernama Yakobus. Mereka adalah Yakobus anak Alfeus, Yakobus saudara Yesus, dan Yakobus ayah Yudas Iskariot.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yesus memiliki dua murid yang bernama Yakobus, yakni Yakobus anak Zebedeus (saudara Yohanes) dan Yakobus anak Alfeus. Namanya sendiri hanya disebut sebanyak 4 kali di dalam Alkitab (Matius 10:3, Markus 3:18, Lukas 6:15, dan Kisah Para Rasul 1:13) Dia juga dipanggil \u2018Yakobus Muda\u2019, dan ibunya bernama Maria.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Alkitab mencatat Yesus memiliki empat orang saudara laki-laki, yakni Yusuf, Simon, Yudas, dan Yakobus. Sayangnya, meskipun dia adalah saudara kandung dari Yesus, Yakobus tampaknya tidak percaya akan otoritas Yesus sebagai Anak Allah. Hal ini terbukti saat saudara-saudara Yesus mengira Yesus sudah tidak waras (Markus 3:20-30) Meskipun awalnya tidak percaya, Yakobus pada akhirnya bertobat saat Yesus menampakkan diri kepadanya. Bahkan Yesus memanggil saudara-Nya itu sebagai \u2018rasul\u2019.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sejarah juga mencata tentang peran Yakobus saudara Yesus di gereja Yerusalem. Tercatat bahwa Yakobus adalah pemimpin utama di sana, di gereja Yerusalem, gereja pertama di dunia. Salah satu bukti dari kepemimpinan Yakobus adalah pada saat Petrus meminta kepada para jemaat yang berdoa di rumah Markus agar memberitahukan kebebasannya kepada Yakobus saudara Yesus (Kisah Para Rasul 12:17) Yakobus juga dipandang sebagai sokoguru jemaat (Galatia 2:9). Sokoguru sendiri berarti \u2018penyangga utama\u2019 atau \u2018tulang punggung\u2019, yang membuktikan bahwa Yakobus adalah salah satu pemimpin jemaat pada masa itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yakobus saudara Yesus ini jugalah yang menulis surat Yakobus, salah satu kitab di Perjanjian Baru.Kematian Yakobus tercatat terjadi di sekitar tahun 66 M. Menurut Flavius Josephus, seorang sejarahwan Yahudi, Yakobus mati dengan dirajam batu. Adapula versi kematian Yakobus yang lain yang dicatat oleh Hegesippus, seorang penulis Kristen Awal. Hegesippus mengungkapkan bahwa Yakobus awalnya dilemparkan dari menara Bait Allah, namun tidak mati sehingga kepalanya dipukul sampai mati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maksud dari Yudas di sini bukanlah Yudas Iskariot, murid yang mengkhianati Tuhan Yesus, tetapi Tadeus, nama yang pernah dicatat sebagai Yudas bin Yakobus (Kisah Para Rasul 1:13). Tadeus sendiri adalah salah satu murid Yesus yang ayahnya bernama Yakobus. Sayangnya, cerita tentang Yakobus ayah Yudas tidak banyak dibahas di dalam Alkitab.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itulah tokoh-tokoh bernama Yakobus yang ada di dalam Alkitab. Semoga renungan singkat ini dapat memberkati Anda.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siapakah Yakobus di Dalam Alkitab? Diakonia.id &#8211; Mendengar nama Yakobus, setiap kita pasti tahu bahwa nama tersebut adalah milik salah satu dari tiga murid terdekat Tuhan Yesus atau anggota dari dua belas murid Yesus. Yakobus juga dikenal sebagai anak dari Zebedeus dan memiliki saudara yang juga merupakan murid Yesus bernama Yohanes. Ibunya bernama Salome, saudara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":54154,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"tuhanyesus.org","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"1"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[460,397],"class_list":["post-57816","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-belajar-alkitab","tag-rasul","tag-yakobus"],"better_featured_image":{"id":54154,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Yakobus.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Yakobus.jpg?fit=650%2C433&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Yakobus.jpg"},"categories_detail":[{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Yakobus.jpg?fit=650%2C433&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":2,"views":"5217","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57816","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57816"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57816\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54154"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57816"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57816"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57816"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}