{"id":57826,"date":"2021-05-29T07:55:13","date_gmt":"2021-05-29T00:55:13","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=57826"},"modified":"2021-05-29T07:55:18","modified_gmt":"2021-05-29T00:55:18","slug":"4-syarat-syarat-untuk-pindah-gereja-yang-umum-ditanyakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/4-syarat-syarat-untuk-pindah-gereja-yang-umum-ditanyakan\/","title":{"rendered":"4 Syarat-Syarat Untuk Pindah Gereja Yang Umum Ditanyakan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Sangat umum jika beberapa jemaat terkadang bertanya mengenai syarat-syarat untuk pindah gereja. Baik oleh karena sebab apapun, beberapa jemaat harus pindah dari satu gereja ke gereja yang lain sehingga ada beberapa persyaratan yang harus dilakukan. Walaupun tidak ada yang menjelaskan syarat maupun ayat Alkitab tentang pindah gereja, namun sebaiknya lakukan beberapa persiapan kecil. Terutama jika berencana menetap di suatu tempat dalam jangka panjang dan hendak pindah gereja untuk beribadah dalam jangka panjang. Sebagai informasi awal, berikut ini beberapa syarat-syarat untuk pindah gereja yang umum ditanyakan oleh jemaat pada para pengurus gereja. 1. Baptisan Hal pertama yang umum ditanyakan yaitu surat baptis. Perlu diketahui juga bahwa tiap gereja memiliki kebijakan sendiri tentang baptisan tersebut. Syarat baptis bisa jadi tidak sama dengan gereja Katolik atau gereja Kristen yang lainnya. Sehingga sangat penting untuk menanyakan hal tersebut dan menghindari kekeliruan ke depannya. Dengan demikian maka gereja juga dapat mengakomodasi masalah baptisan tersebut sebaik mungkin. Maklum saja, ada banyak perbedaan gereja karismatik dengan protestan termasuk dalam hal konsep baptisan hingga saat ini. 2. Surat Keterangan Jemaat Selanjutnya juga diperlukan surat keterangan jemaat dari gereja asal. Sehingga ada bukti administrasi yang bisa dipegang oleh pihak gereja. Termasuk tata cara ibadah gereja Pantekosta dan aturan jemaat yang harus diinformasikan. Sebaiknya pastikan pindah ke gereja yang memiliki aliran yang sama, sehingga tidak susah dan tidak timbul masalah saat mengecek validasi surat tanda jemaat yang dibawa. Umumnya pindah ke gereja yang sejenis bisa jadi lebih mudah. 3. Mengisi Form\u00a0 Syarat-syarat untuk pindah gereja berikutnya yaitu mengisi form yang diminta oleh pihak gereja tujuan. Biasanya perlu disertakan beberapa surat penting yang diperlukan untuk mendata jemaat dan memastikan semua administrasi gereja terpenuhi. Bila tidak paham bisa tanyakan pada pelayan Tuhan di gereja tersebut. Apa saja yang harus disertakan maupun tanggung jawab jemaat terhadap gereja. Sehingga pihak gereja bisa mencatat lebih jelas mengenai perpindahan tersebut dan tidak salah dalam memperoleh informasi penting yang dibutuhkan. 4. Memberikan Data Lebih Lanjut Kemudian pastikan untuk membagikan informasi penting lebih lanjut pada pihak gereja. Seperti misalnya informasi tentang keluarga serta gereja sebelumnya. Hal ini membantu untuk dapat diterima lebih hangat dalam lingkungan gereja yang baru. Pastikan memberi informasi yang dibutuhkan sehingga jika terjadi hal-hal tertentu maka pihak gereja tidak kesulitan membantu pengurusan administrasi. Misalnya saja hendak melakukan baptis atau melangsungkan janji pernikahan Kristen. Dengan data yang lengkap maka hal tersebut lebih mudah dilakukan. Itulah beberapa syarat-syarat untuk pindah gereja yang umum ditanyakan. Sebaiknya pastikan untuk bertanya pada pihak gereja yang dituju lebih dulu. Sehingga nantinya tidak mengalami kesusahan dan kebingungan terutama jika ingin membuat Kartu Jemaat. Hal ini cukup penting karena aturan tiap gereja misalnya saja nanti syarat pemberkatan nikah di Gereja Bethany bisa berbeda-beda. Dengan persiapan yang tepat dan sesuai maka proses pindah akan berjalan lancar dan cepat. Tidak perlu ada halangan lebih lanjut dan tidak menyulitkan pada akhirnya.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Sangat umum jika beberapa jemaat terkadang bertanya mengenai syarat-syarat untuk pindah gereja. Baik oleh karena sebab apapun, beberapa jemaat harus pindah dari satu gereja ke gereja yang lain sehingga ada beberapa persyaratan yang harus dilakukan. Walaupun tidak ada yang menjelaskan syarat maupun ayat Alkitab tentang pindah gereja, namun sebaiknya lakukan beberapa persiapan kecil. Terutama jika berencana menetap di suatu tempat dalam jangka panjang dan hendak pindah gereja untuk beribadah dalam jangka panjang. Sebagai informasi awal, berikut ini beberapa syarat-syarat untuk pindah gereja yang umum ditanyakan oleh jemaat pada para pengurus gereja.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p><strong>1. Baptisan<\/strong><\/p>\n<p>Hal pertama yang umum ditanyakan yaitu surat baptis. Perlu diketahui juga bahwa tiap gereja memiliki kebijakan sendiri tentang baptisan tersebut. Syarat baptis bisa jadi tidak sama dengan gereja Katolik atau gereja Kristen yang lainnya. Sehingga sangat penting untuk menanyakan hal tersebut dan menghindari kekeliruan ke depannya. Dengan demikian maka gereja juga dapat mengakomodasi masalah baptisan tersebut sebaik mungkin. Maklum saja, ada banyak perbedaan gereja karismatik dengan protestan termasuk dalam hal konsep baptisan hingga saat ini.<\/p>\n<p><strong>2. Surat Keterangan Jemaat<\/strong><\/p>\n<p>Selanjutnya juga diperlukan surat keterangan jemaat dari gereja asal. Sehingga ada bukti administrasi yang bisa dipegang oleh pihak gereja. Termasuk tata cara ibadah gereja Pantekosta dan aturan jemaat yang harus diinformasikan. Sebaiknya pastikan pindah ke gereja yang memiliki aliran yang sama, sehingga tidak susah dan tidak timbul masalah saat mengecek validasi surat tanda jemaat yang dibawa. Umumnya pindah ke gereja yang sejenis bisa jadi lebih mudah.<\/p>\n<p><strong>3. Mengisi Form\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>Syarat-syarat untuk pindah gereja berikutnya yaitu mengisi form yang diminta oleh pihak gereja tujuan. Biasanya perlu disertakan beberapa surat penting yang diperlukan untuk mendata jemaat dan memastikan semua administrasi gereja terpenuhi. Bila tidak paham bisa tanyakan pada pelayan Tuhan di gereja tersebut. Apa saja yang harus disertakan maupun tanggung jawab jemaat terhadap gereja. Sehingga pihak gereja bisa mencatat lebih jelas mengenai perpindahan tersebut dan tidak salah dalam memperoleh informasi penting yang dibutuhkan.<\/p>\n<p><strong>4. Memberikan Data Lebih Lanjut<\/strong><\/p>\n<p>Kemudian pastikan untuk membagikan informasi penting lebih lanjut pada pihak gereja. Seperti misalnya informasi tentang keluarga serta gereja sebelumnya. Hal ini membantu untuk dapat diterima lebih hangat dalam lingkungan gereja yang baru. Pastikan memberi informasi yang dibutuhkan sehingga jika terjadi hal-hal tertentu maka pihak gereja tidak kesulitan membantu pengurusan administrasi. Misalnya saja hendak melakukan baptis atau melangsungkan janji pernikahan Kristen. Dengan data yang lengkap maka hal tersebut lebih mudah dilakukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Itulah beberapa syarat-syarat untuk pindah gereja yang umum ditanyakan. Sebaiknya pastikan untuk bertanya pada pihak gereja yang dituju lebih dulu. Sehingga nantinya tidak mengalami kesusahan dan kebingungan terutama jika ingin membuat Kartu Jemaat. Hal ini cukup penting karena aturan tiap gereja misalnya saja nanti syarat pemberkatan nikah di Gereja Bethany bisa berbeda-beda. Dengan persiapan yang tepat dan sesuai maka proses pindah akan berjalan lancar dan cepat. Tidak perlu ada halangan lebih lanjut dan tidak menyulitkan pada akhirnya.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Sangat umum jika beberapa jemaat terkadang bertanya mengenai syarat-syarat untuk pindah gereja. Baik oleh karena sebab apapun, beberapa jemaat harus pindah dari satu gereja ke gereja yang lain sehingga ada beberapa persyaratan yang harus dilakukan. Walaupun tidak ada yang menjelaskan syarat maupun ayat Alkitab tentang pindah gereja, namun sebaiknya lakukan beberapa persiapan kecil. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":54393,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"tuhanyesus.org","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"5"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-57826","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gereja"],"better_featured_image":{"id":54393,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/gereja.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/gereja.jpg?fit=768%2C476&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/gereja.jpg"},"categories_detail":[{"id":5,"name":"Gereja","description":"","slug":"gereja","count":204,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2019\/02\/gereja.jpg?fit=845%2C524&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"5312","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57826","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57826"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57826\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/54393"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57826"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57826"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57826"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}