{"id":57828,"date":"2021-05-29T16:33:00","date_gmt":"2021-05-29T09:33:00","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=57828"},"modified":"2021-05-29T08:25:59","modified_gmt":"2021-05-29T01:25:59","slug":"5-ayat-alkitab-tentang-uang-haram-secara-tersirat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/5-ayat-alkitab-tentang-uang-haram-secara-tersirat\/","title":{"rendered":"5 Ayat Alkitab Tentang Uang Haram Secara Tersirat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">5 Ayat Alkitab Tentang Uang Haram Secara Tersirat<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"5 Ayat Alkitab Tentang Uang Haram Secara Tersirat Diakonia.id - Sering kali di dalam ibadah hari Minggu di gereja kita mendengar hamba Tuhan berbicara mengenai ayat Alkitab tentang uang haram. Tentunya sebagian besar setuju jika uang haram ini adalah uang yang diperoleh seseorang dengan cara yang tidak jujur dan tidak baik. Sehingga tidak berkenan di mata Allah. Oleh sebab itu sangat penting bagi orang Kristen meminta penyertaan karunia Roh Kudus sebelum mendapatkan berkat. Karena hal ini membantu untuk menghindarkan kita dari resiko menerima uang haram yang tidak berkenan di hadapan Allah. Misalnya saja ayat Alkitab tentang rentenir. Ataupun jenis uang yang diterima orang Kristen dengan cara yang tidak baik, sehingga kurang berkenan di hadapan Allah. Karena sering kali dan banyak terdapat pada hari-hari ini manusia mengupayakan segala cara untuk mendapatkan uang. Padahal belum tentu cara tersebut merupakan cara yang dikehendaki oleh Allah dan bukan merupakan sifat dosa menurut Alkitab. Supaya lebih jelas mengenai uang haram ini, sebaiknya simak berikut ini beberapa ayat Alkitab tentang uang haram. 1. Matius 27: 3-6 Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak g itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua, dan berkata: \u201cAku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah.\u201d Tetapi jawab mereka: \u201cApa urusan kami dengan itu? Itu urusanmu sendiri! Maka iapun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri. Imam-imam kepala mengambil uang perak itu dan berkata: \u201cTidak diperbolehkan memasukkan uang ini ke dalam peti persembahan, sebab ini uang darah.\u201d 2. Imamat 25: 36 Janganlah engkau mengambil bunga uang atau riba dari padanya, melainkan engkau harus takut akan Allahmu, supaya saudaramu dapat hidup di antaramu. 3. Yehezkiel 18:13 Memungut bunga uang dan mengambil riba, orang yang demikian tidak akan hidup. Segala kekejian ini dilakukannya, ia harus mati; darahnya tertimpa kepadanya sendiri. 4. Ulangan 16:19 Janganlah memutarbalikkan keadilan, b janganlah memandang bulu c dan janganlah menerima suap, d sebab suap membuat buta mata orang-orang bijaksana dan memutarbalikkan perkataan orang-orang yang benar. 5. Pengkhotbah 7:7 Sungguh, pemerasan membodohkan orang berhikmat, dan uang suap merusakkan hati. Itulah beberapa ayat Alkitab tentang uang haram yang menyebutkan bahwa hal ini adalah bagian dari jenis-jenis dosa dalam Alkitab yang tidak disukai Tuhan. Di antara uang haram tersebut ada jenis uang yang diterima sebagai politik uang menurut Alkitab, menerima suap, uang yang dari keuntungan tidak jujur, uang dari hasil perbuatan jahat, maupun jenis uang yang diperoleh dengan tidak adil. Inilah sebabnya sebaiknya andalkan Tuhan seperti halnya tertulis ayat Alkitab tentang rumah tangga yang diberkati, dimana berkat pastinya datang hanya dari Tuhan saja. Ujilah segala sesuatu, apakah hal tersebut baik atau tidak, seturut kehendak Allah atau tidak. Dengan demikian maka hal ini bisa membantu umat Kristen terhindar dari uang yang haram dan jauh dari perbuatan yang tidak mencerminkan ayat Alkitab tentang kejujuran sejati.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Sering kali di dalam ibadah hari Minggu di gereja kita mendengar hamba Tuhan berbicara mengenai ayat Alkitab tentang uang haram. Tentunya sebagian besar setuju jika uang haram ini adalah uang yang diperoleh seseorang dengan cara yang tidak jujur dan tidak baik. Sehingga tidak berkenan di mata Allah. Oleh sebab itu sangat penting bagi orang Kristen meminta penyertaan karunia Roh Kudus sebelum mendapatkan berkat. Karena hal ini membantu untuk menghindarkan kita dari resiko menerima uang haram yang tidak berkenan di hadapan Allah. Misalnya saja ayat Alkitab tentang rentenir. Ataupun jenis uang yang diterima orang Kristen dengan cara yang tidak baik, sehingga kurang berkenan di hadapan Allah. Karena sering kali dan banyak terdapat pada hari-hari ini manusia mengupayakan segala cara untuk mendapatkan uang. Padahal belum tentu cara tersebut merupakan cara yang dikehendaki oleh Allah dan bukan merupakan sifat dosa menurut Alkitab. Supaya lebih jelas mengenai uang haram ini, sebaiknya simak berikut ini beberapa ayat Alkitab tentang uang haram.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p><strong>1. Matius 27: 3-6<\/strong><\/p>\n<p>Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak g itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua, dan berkata: \u201cAku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah.\u201d Tetapi jawab mereka: \u201cApa urusan kami dengan itu? Itu urusanmu sendiri! Maka iapun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri. Imam-imam kepala mengambil uang perak itu dan berkata: \u201cTidak diperbolehkan memasukkan uang ini ke dalam peti persembahan, sebab ini uang darah.\u201d<\/p>\n<p><strong>2. Imamat 25: 36<\/strong><\/p>\n<p>Janganlah engkau mengambil bunga uang atau riba dari padanya, melainkan engkau harus takut akan Allahmu, supaya saudaramu dapat hidup di antaramu.<\/p>\n<p><strong>3. Yehezkiel 18:13<\/strong><\/p>\n<p>Memungut bunga uang dan mengambil riba, orang yang demikian tidak akan hidup. Segala kekejian ini dilakukannya, ia harus mati; darahnya tertimpa kepadanya sendiri.<\/p>\n<p><strong>4. Ulangan 16:19<\/strong><\/p>\n<p>Janganlah memutarbalikkan keadilan, b janganlah memandang bulu c dan janganlah menerima suap, d sebab suap membuat buta mata orang-orang bijaksana dan memutarbalikkan perkataan orang-orang yang benar.<\/p>\n<p><strong>5. Pengkhotbah 7:7<\/strong><\/p>\n<p>Sungguh, pemerasan membodohkan orang berhikmat, dan uang suap merusakkan hati.<\/p>\n<p>Itulah beberapa ayat Alkitab tentang uang haram yang menyebutkan bahwa hal ini adalah bagian dari jenis-jenis dosa dalam Alkitab yang tidak disukai Tuhan. Di antara uang haram tersebut ada jenis uang yang diterima sebagai politik uang menurut Alkitab, menerima suap, uang yang dari keuntungan tidak jujur, uang dari hasil perbuatan jahat, maupun jenis uang yang diperoleh dengan tidak adil. Inilah sebabnya sebaiknya andalkan Tuhan seperti halnya tertulis ayat Alkitab tentang rumah tangga yang diberkati, dimana berkat pastinya datang hanya dari Tuhan saja. Ujilah segala sesuatu, apakah hal tersebut baik atau tidak, seturut kehendak Allah atau tidak. Dengan demikian maka hal ini bisa membantu umat Kristen terhindar dari uang yang haram dan jauh dari perbuatan yang tidak mencerminkan ayat Alkitab tentang kejujuran sejati.<\/p>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>5 Ayat Alkitab Tentang Uang Haram Secara Tersirat Diakonia.id &#8211; Sering kali di dalam ibadah hari Minggu di gereja kita mendengar hamba Tuhan berbicara mengenai ayat Alkitab tentang uang haram. Tentunya sebagian besar setuju jika uang haram ini adalah uang yang diperoleh seseorang dengan cara yang tidak jujur dan tidak baik. Sehingga tidak berkenan di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":45661,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"tuhanyesus.org","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"single_blog_custom":"","sidebar":"","second_sidebar":"","share_position":"","share_float_style":"","post_date_format":"","post_date_format_custom":"","post_reading_time_wpm":"","zoom_button_out_step":"1","zoom_button_in_step":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"","single_post_gallery_size":""}],"trending_post_position":"","trending_post_label":"","sponsored_post_label":"","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"1"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[134,1],"tags":[],"class_list":["post-57828","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apologetika","category-belajar-alkitab"],"better_featured_image":{"id":45661,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/uang.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/uang.jpg?fit=560%2C372&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/uang.jpg"},"categories_detail":[{"id":134,"name":"Apologetika","description":"","slug":"apologetika","count":299,"parent":0},{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/uang.jpg?fit=560%2C372&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"4974","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57828","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57828"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57828\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45661"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57828"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57828"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57828"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}