{"id":58074,"date":"2021-06-04T17:00:39","date_gmt":"2021-06-04T10:00:39","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=58074"},"modified":"2021-06-04T17:01:07","modified_gmt":"2021-06-04T10:01:07","slug":"polri-sebut-10-terduga-teroris-merauke-sudah-baiat-ke-isis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/polri-sebut-10-terduga-teroris-merauke-sudah-baiat-ke-isis\/","title":{"rendered":"Polri Sebut 10 Terduga Teroris Merauke Sudah Baiat ke ISIS"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Polri menyebutkan bahwa 10 terduga teroris yang ditangkap di wilayah Merauke, Papua telah melakukan baiat atau sumpah setia ke Negara Islam Irak-Suriah (ISIS). Mereka kini sudah ditangkap oleh Densus 88 Polri. &quot;Yang bersangkutan juga sudah lakukan sumpah setia atau baiat ke ISIS,&quot; kata Kadivhumas Polri Brigjen Argo Yuwono kepada wartawan di Jakarta, Senin (31\/5). Argo Yuwono mengatakan bahwa tim Detasemen Khusus (Densus) 88\/Antiteror Polri menduga bahwa para terduga teroris ini telah merencanakan aksi teror di gereja. Selain gereja, kata Argo, para terduga teroris juga diduga mengebom Polres Merauke. Sasaran mereka, kata dia, untuk menyebarkan ketakutan dengan aksi teror. Dalam hal ini, Argo menjelaskan bahwa para terduga teroris itu tergabung dalam grup di aplikasi pesan singkat WhatsApp atau Telegram yang berbau unsur radikal. Usai ditangkap, lanjut Argo, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti senapan angin, senjata tajam, peralatan panah, hingga beberapa cairan yang belum dapat diidentifikasi. Ada peralatan lain bermuatan unsur bahan kimia yang ditemukan penyidik selama melakukan penggeledahan. &quot;Tentunya 10 orang itu kalau dilihat dari nama-namanya orang dari Jawa dan dari Sulawesi yang sudah lama tingal lama di sana, di Merauke,&quot; tambahnya. Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri sebelumnya membeberkan bahwa para terduga teroris itu berkaitan dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Para terduga teroris itu diduga memiliki kaitan dengan kasus bom bunuh diri di Makassar, Sulawesi Selatan, pada awal Januari lalu. Fakhiri mengatakan, para terduga teroris memang sering berkunjung ke Makassar. Ada di antara mereka yang terkait dengan kasus bom bunuh diri. Sebanyak 10 teroris yang diamankan yakni AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, WS, YK, AP, dan IK. Di antara 10 orang yang ditangkap ada pasangan suami istri yakni AP dan IK (perempuan). Pada Juli 2021, Densus 88 menyatakan bahwa ada kelompok terduga teroris yang berafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Papua, yaitu Jamaah Ansharut Daulah (JAD). (mjo\/bmw)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Polri menyebutkan bahwa 10 terduga <strong>teroris<\/strong> yang ditangkap di wilayah Merauke, <strong>Papua<\/strong> telah melakukan baiat atau sumpah setia ke Negara Islam Irak-Suriah (<strong>ISIS<\/strong>). Mereka kini sudah ditangkap oleh Densus 88 Polri.<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>&#8220;Yang bersangkutan juga sudah lakukan sumpah setia atau baiat ke ISIS,&#8221; kata Kadivhumas Polri Brigjen Argo Yuwono kepada wartawan di Jakarta, Senin (31\/5).<\/p>\n<p>Argo Yuwono mengatakan bahwa tim Detasemen Khusus (Densus) 88\/Antiteror Polri menduga bahwa para terduga teroris ini telah merencanakan aksi teror di gereja.<\/p>\n<p>Selain gereja, kata Argo, para terduga teroris juga diduga mengebom Polres Merauke. Sasaran mereka, kata dia, untuk menyebarkan ketakutan dengan aksi teror.<\/p>\n<p>Dalam hal ini, Argo menjelaskan bahwa para terduga teroris itu tergabung dalam grup di aplikasi pesan singkat WhatsApp atau Telegram yang berbau unsur radikal.<\/p>\n<p>Usai ditangkap, lanjut Argo, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti senapan angin, senjata tajam, peralatan panah, hingga beberapa cairan yang belum dapat diidentifikasi.<\/p>\n<p>Ada peralatan lain bermuatan unsur bahan kimia yang ditemukan penyidik selama melakukan penggeledahan.<\/p>\n<p>&#8220;Tentunya 10 orang itu kalau dilihat dari nama-namanya orang dari Jawa dan dari Sulawesi yang sudah lama tingal lama di sana, di Merauke,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri sebelumnya membeberkan bahwa para terduga teroris itu berkaitan dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Para terduga teroris itu diduga memiliki kaitan dengan kasus bom bunuh diri di Makassar, Sulawesi Selatan, pada awal Januari lalu.<\/p>\n<p>Fakhiri mengatakan, para terduga teroris memang sering berkunjung ke Makassar. Ada di antara mereka yang terkait dengan kasus bom bunuh diri.<\/p>\n<p>Sebanyak 10 teroris yang diamankan yakni AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, WS, YK, AP, dan IK. Di antara 10 orang yang ditangkap ada pasangan suami istri yakni AP dan IK (perempuan).<\/p>\n<p>Pada Juli 2021, Densus 88 menyatakan bahwa ada kelompok terduga teroris yang berafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Papua, yaitu Jamaah Ansharut Daulah (JAD).<\/p>\n<p><b>(mjo\/bmw)<br \/>\n<\/b><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Polri menyebutkan bahwa 10 terduga teroris yang ditangkap di wilayah Merauke, Papua telah melakukan baiat atau sumpah setia ke Negara Islam Irak-Suriah (ISIS). Mereka kini sudah ditangkap oleh Densus 88 Polri. &#8220;Yang bersangkutan juga sudah lakukan sumpah setia atau baiat ke ISIS,&#8221; kata Kadivhumas Polri Brigjen Argo Yuwono kepada wartawan di Jakarta, Senin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":58075,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"CNN","source_url":" https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20210531202021-12-648953\/polri-sebut-10-terduga-teroris-merauke-sudah-baiat-ke-isis","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[3],"tags":[374,420,195,7],"class_list":["post-58074","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-isis","tag-jad","tag-papua","tag-terorisme"],"better_featured_image":{"id":58075,"alt_text":"","caption":"","description":"6f64c2cbcbbac1efde3b9cd04c5868b2","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/polri-sebut-10-terduga-teroris-merauke-sudah-baiat-ke-isis_60b6fb32da458.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/polri-sebut-10-terduga-teroris-merauke-sudah-baiat-ke-isis_60b6fb32da458.jpeg?fit=650%2C367&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/polri-sebut-10-terduga-teroris-merauke-sudah-baiat-ke-isis_60b6fb32da458.jpeg"},"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/polri-sebut-10-terduga-teroris-merauke-sudah-baiat-ke-isis_60b6fb32da458.jpeg?fit=650%2C367&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"994","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58074","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58074"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58074\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58075"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58074"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58074"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58074"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}