{"id":58273,"date":"2021-06-17T11:12:28","date_gmt":"2021-06-17T04:12:28","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=58273"},"modified":"2021-06-17T11:12:37","modified_gmt":"2021-06-17T04:12:37","slug":"menag-minta-beda-pendapat-di-internal-gki-yasmin-diselesaikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/menag-minta-beda-pendapat-di-internal-gki-yasmin-diselesaikan\/","title":{"rendered":"Menag Minta Beda Pendapat di Internal GKI Yasmin Diselesaikan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas\u00a0bersyukur polemik pembangunan Gereja Kristen Indonesia atau GKI Yasmin\u00a0yang sudah berlangsung selama 15 tahun bisa diselesaikan. Ia mengatakan pemberian lahan hibah oleh Pemkot Bogor bisa menjadi solusi agar para jemaat dapat beribadah dengan tenang ke depan. &quot;Alhamdulillah. Sebaiknya ini dilihat sebagai solusi, agar jamaah GKI Yasmin bisa segera beribadah dengan tenang,&quot; kata Yaqut. Yaqut pun berharap perbedaan pendapat di internal jemaat GKI Yasmin segera diselesaikan agar polemik terkait rumah ibadah ini bisa benar-benar berakhir. &quot;Jika misalnya masih ada selisih pendapat di internal jamaah, agar segera diselesaikan dengan menjadikan agama kristen sebagai inspirasi penyelesaiannya,&quot; kata Yaqut. Wali Kota Bogor Bima Arya sebelumnya menyatakan pihaknya sudah menyelesaikan polemik pembangunan rumah ibadah GKI Yasmin. Bima menyatakan pihaknya sudah menghibahkan lahan di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Cilendek Barat dengan luas 1.668 meter persegi. Ia juga mengklaim keputusan tersebut diambil atas keterlibatan berbagai pihak. &quot;Hasil ini juga adalah hasil kerja sama dari semua pihak, baik yang mendukung maupun tidak mendukung,&quot; ucap Bima dalam video Konferensi Pers. Sebagai tindak lanjut pembangunan, Bima akan segera memberikan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk GKI Yasmin. Sehingga, lahan yang akan digunakan sebagai tempat ibadat tersebut menjadi jelas statusnya. Jemaat GKI Yasmin Bekasi dan HKBP Filadelfia Bogor mengikuti ibadah perayaan Natal di seberang Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 25 Desember 2019. (CNN Indonesia\/Adhi Wicaksono) Sengketa pendirian GKI Yasmin Bogor sudah berlarut-larut. Kejadian itu telah berlangsung sejak 2006. Kala itu, jemaat GKI Yasmin tidak bisa beribadah di gereja mereka sendiri sejak disegel pemerintah kota karena desakan suatu kelompok. Pendeta Jemaat GKI Pengadilan Tri Santoso menyambut baik keputusan tersebut. Ia mengatakan serah terima hibah ini semakin menjelaskan bahwa negara hadir untuk memfasilitasi ibadah umat Kristiani di Kota Bogor. &quot;Kami menyambut baik inisiasi Pemkot Bogor yang untuk menyampaikan proses pembangunan gereja di Bogor Barat. Acara serah terima hibah ini merupakan bentuk kehadiran negara yang memfasilitasi umat Kristen di Kota Bogor untuk dapat beribadah secara tenang,&quot; ucap Tri dalam kesempatan yang sama. Sementara itu, perbedaan pendapat muncul di kalangan jemaat GKI Yasmin yang menagih janji Bima Arya. Pengurus GKI yang diwakilkan oleh Bona Sigalingging dan Jayadi Damamik mengatakan janji Pemkot Bogor adalah membuka segel gereja GKI Yasmin, bukan menawarkan lahan baru. &quot;Pada akhir Desember 2019, Bima Arya yang diwakili Kesbangpol Kodya Bogor, masih menyatakan di dalam rapat koordinasi di Kantor Kementerian Agama bahwa Pemkot Bogor dan jajaran terkait makin optimis segel gereja GKI Yasmin dapat segera dibuka dan gedung dapat dipergunakan kembali,&quot; bunyi pernyataan pengurus GKI yang diwakilkan oleh Bona Sigalingging dan Jayadi Damamik pada Jumat (7\/5). &quot;Tapi, melalui Surat Wali Kota Bogor Nomor 452.2\/1652-HukHAM tertanggal 31 Maret 2021, Bima Arya selaku Wali Kota Bogor justru malah menawarkan lahan baru untuk berdirinya gereja GKI di kecamatan yang sama,&quot; sambung mereka. (rzr\/pmg)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/><strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Menteri Agama <strong>Yaqut Cholil Qoumas<\/strong>\u00a0bersyukur polemik pembangunan Gereja Kristen Indonesia atau <strong>GKI Yasmin<\/strong>\u00a0yang sudah berlangsung selama 15 tahun bisa diselesaikan.<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Ia mengatakan pemberian lahan hibah oleh Pemkot Bogor bisa menjadi solusi agar para jemaat dapat beribadah dengan tenang ke depan.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah. Sebaiknya ini dilihat sebagai solusi, agar jamaah GKI Yasmin bisa segera beribadah dengan tenang,&#8221; kata Yaqut.<\/p>\n<p>Yaqut pun berharap perbedaan pendapat di internal jemaat GKI Yasmin segera diselesaikan agar polemik terkait rumah ibadah ini bisa benar-benar berakhir.<\/p>\n<p>&#8220;Jika misalnya masih ada selisih pendapat di internal jamaah, agar segera diselesaikan dengan menjadikan agama kristen sebagai inspirasi penyelesaiannya,&#8221; kata Yaqut.<\/p>\n<p>Wali Kota Bogor Bima Arya sebelumnya menyatakan pihaknya sudah menyelesaikan polemik pembangunan rumah ibadah GKI Yasmin. Bima menyatakan pihaknya sudah menghibahkan lahan di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Cilendek Barat dengan luas 1.668 meter persegi.<\/p>\n<p>Ia juga mengklaim keputusan tersebut diambil atas keterlibatan berbagai pihak.<\/p>\n<p>&#8220;Hasil ini juga adalah hasil kerja sama dari semua pihak, baik yang mendukung maupun tidak mendukung,&#8221; ucap Bima dalam video Konferensi Pers.<\/p>\n<p>Sebagai tindak lanjut pembangunan, Bima akan segera memberikan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk GKI Yasmin. Sehingga, lahan yang akan digunakan sebagai tempat ibadat tersebut menjadi jelas statusnya.<\/p>\n<table class=\"pic_artikel_sisip_table\" align=\"center\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<div class=\"pic_artikel_sisip\" align=\"center\">\n<div class=\"pic\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" title=\"Jemaat GKI Yasmin Bekasi dan HKBP Filadelfia Bogor ibadah Natal di seberang Istana Merdeka\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/akcdn.detik.net.id\/community\/media\/visual\/2019\/12\/25\/c13e956a-a16f-4837-a18b-c6e669628c1c_169.jpeg?ssl=1\" alt=\"Jemaat GKI Yasmin Bekasi dan HKBP Filadelfia Bogor mengikuti ibadah perayaan Natal di seberang Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 25 Desember 2019. Dalam perayaan itu para jemaat meminta pemerintah mengambil langkah konkret agar pembangunan gereja jemaat di dua kota tersebut dapat dilanjutkan dan dipakai untuk beribadah. Mereka meminta Presiden Joko Widodo melindungi hak-hak warga negara untuk beribadah. CNN Indonesia\/Adhi Wicaksono\" \/><\/div>\n<div class=\"pic\">Jemaat GKI Yasmin Bekasi dan HKBP Filadelfia Bogor mengikuti ibadah perayaan Natal di seberang Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 25 Desember 2019. (CNN Indonesia\/Adhi Wicaksono)<\/div>\n<\/div>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Sengketa pendirian GKI Yasmin Bogor sudah berlarut-larut. Kejadian itu telah berlangsung sejak 2006. Kala itu, jemaat GKI Yasmin tidak bisa beribadah di gereja mereka sendiri sejak disegel pemerintah kota karena desakan suatu kelompok.<\/p>\n<p>Pendeta Jemaat GKI Pengadilan Tri Santoso menyambut baik keputusan tersebut. Ia mengatakan serah terima hibah ini semakin menjelaskan bahwa negara hadir untuk memfasilitasi ibadah umat Kristiani di Kota Bogor.<\/p>\n<p>&#8220;Kami menyambut baik inisiasi Pemkot Bogor yang untuk menyampaikan proses pembangunan gereja di Bogor Barat. Acara serah terima hibah ini merupakan bentuk kehadiran negara yang memfasilitasi umat Kristen di Kota Bogor untuk dapat beribadah secara tenang,&#8221; ucap Tri dalam kesempatan yang sama.<\/p>\n<p>Sementara itu, perbedaan pendapat muncul di kalangan jemaat GKI Yasmin yang menagih janji Bima Arya. Pengurus GKI yang diwakilkan oleh Bona Sigalingging dan Jayadi Damamik mengatakan janji Pemkot Bogor adalah membuka segel gereja GKI Yasmin, bukan menawarkan lahan baru.<\/p>\n<p>&#8220;Pada akhir Desember 2019, Bima Arya yang diwakili Kesbangpol Kodya Bogor, masih menyatakan di dalam rapat koordinasi di Kantor Kementerian Agama bahwa Pemkot Bogor dan jajaran terkait makin optimis segel gereja GKI Yasmin dapat segera dibuka dan gedung dapat dipergunakan kembali,&#8221; bunyi pernyataan pengurus GKI yang diwakilkan oleh Bona Sigalingging dan Jayadi Damamik pada Jumat (7\/5).<\/p>\n<p>&#8220;Tapi, melalui Surat Wali Kota Bogor Nomor 452.2\/1652-HukHAM tertanggal 31 Maret 2021, Bima Arya selaku Wali Kota Bogor justru malah menawarkan lahan baru untuk berdirinya gereja GKI di kecamatan yang sama,&#8221; sambung mereka.<\/p>\n<p><b>(rzr\/pmg)<\/b><\/p>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\"><br \/><br \/><\/p>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas\u00a0bersyukur polemik pembangunan Gereja Kristen Indonesia atau GKI Yasmin\u00a0yang sudah berlangsung selama 15 tahun bisa diselesaikan. Ia mengatakan pemberian lahan hibah oleh Pemkot Bogor bisa menjadi solusi agar para jemaat dapat beribadah dengan tenang ke depan. &#8220;Alhamdulillah. Sebaiknya ini dilihat sebagai solusi, agar jamaah GKI Yasmin bisa segera beribadah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":58274,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"CNN","source_url":"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20210614101332-20-653967\/menag-minta-beda-pendapat-di-internal-gki-yasmin-diselesaikan","via_name":"","via_url":"","override":[{"single_blog_custom":"","sidebar":"","second_sidebar":"","share_position":"","share_float_style":"","post_date_format":"","post_date_format_custom":"","post_reading_time_wpm":"","zoom_button_out_step":"1","zoom_button_in_step":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"","single_post_gallery_size":""}],"trending_post_position":"","trending_post_label":"","sponsored_post_label":"","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[5,3],"tags":[471,470,19,445],"class_list":["post-58273","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gereja","category-umum","tag-gki-yasmin","tag-hkbp-filadelfia","tag-penolakan-gereja","tag-penutupan-gereja"],"better_featured_image":{"id":58274,"alt_text":"","caption":"","description":"5b8e6e8c0c9915916ac85b16153ac263","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/menag-minta-beda-pendapat-di-internal-gki-yasmin-diselesaikan_60c6e98a9ddd4.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/menag-minta-beda-pendapat-di-internal-gki-yasmin-diselesaikan_60c6e98a9ddd4.jpeg?fit=650%2C367&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/menag-minta-beda-pendapat-di-internal-gki-yasmin-diselesaikan_60c6e98a9ddd4.jpeg"},"categories_detail":[{"id":5,"name":"Gereja","description":"","slug":"gereja","count":204,"parent":0},{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/menag-minta-beda-pendapat-di-internal-gki-yasmin-diselesaikan_60c6e98a9ddd4.jpeg?fit=650%2C367&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1034","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58273","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58273"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58273\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58274"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58273"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58273"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58273"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}