{"id":58292,"date":"2021-06-18T09:56:51","date_gmt":"2021-06-18T02:56:51","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=58292"},"modified":"2021-06-18T09:56:58","modified_gmt":"2021-06-18T02:56:58","slug":"terduga-teroris-jad-bogor-berperan-pasok-bahan-baku-bom","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/terduga-teroris-jad-bogor-berperan-pasok-bahan-baku-bom\/","title":{"rendered":"Terduga Teroris JAD Bogor Berperan Pasok Bahan Baku Bom"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menjelaskan bahwa terduga teroris berinisial KDW (30) di Bogor, Jawa Barat berperan sebagai penyedia bahan baku untuk pembuatan bom. Diketahui, terduga teroris itu berasal dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). &quot;Peran tersangka KDW ini yang mempersiapkan bahan-bahan kimia yang akan digunakan sebagai bahan baku pembuat bom,&quot; kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15\/6). Dalam penangkapan itu, Rusdi mengatakan bahwa pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa bahan kimia seperti dekstran, sodium borate, hingga HCL. Bahan-bahan tersebut diduga keras akan digunakan untuk pembuatan bom. Menurutnya, tersangka KDW juga seringkali menyebarkan konten-konten terkait\u00a0daulah di media sosial miliknya. KDW, kata dia, juga menjadi admin di grup WhatsApp Group untuk mendiskusikan terkait jihad. &quot;KDW ini menjadi admin salah satu WA group yang tentunya WA group terdiri dari kelompok KDW ini yang senantiasa mendiskusikan jihad dan Daulah,&quot; katanya. JAD sendiri merupakan kelompok teroris yang berafiliasi langsung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Mereka terlibat dalam sejumlah aksi pengeboman di wilayah Indonesia. Misalnya terakhir ialah bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar pada 2021 ini. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar menyatakan aparat penegak hukum telah menangkap ratusan pelaku terorisme sejak Januari hingga Mei 2021 dari berbagai jaringan. Boy merinci, 216 pelaku terorisme itu di antaranya sebanyak 71 orang merupakan anggota terkait jaringan Jamaah Al-Islamiyah. Kemudian, 144 lainnya merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah, serta satu orang lainnya merupakan deportan dari luar negeri. (mjo\/sfr)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\" data-rvtts-brand-url=\"https:\/\/responsivevoice.org\/?utm_source=wordpress-plugin&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=powered-by\" data-rvtts-brand-label=\"Powered by ResponsiveVoice\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Detasemen Khusus (<strong>Densus<\/strong>) 88 Antiteror Polri menjelaskan bahwa terduga teroris berinisial KDW (30) di <strong>Bogor<\/strong>, Jawa Barat berperan sebagai penyedia bahan baku untuk pembuatan bom. Diketahui, terduga teroris itu berasal dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>&#8220;Peran tersangka KDW ini yang mempersiapkan bahan-bahan kimia yang akan digunakan sebagai bahan baku pembuat bom,&#8221; kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15\/6).<\/p>\n<p>Dalam penangkapan itu, Rusdi mengatakan bahwa pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa bahan kimia seperti dekstran, sodium borate, hingga HCL. Bahan-bahan tersebut diduga keras akan digunakan untuk pembuatan bom.<\/p>\n<p>Menurutnya, tersangka KDW juga seringkali menyebarkan konten-konten terkait\u00a0daulah di media sosial miliknya. KDW, kata dia, juga menjadi admin di grup WhatsApp Group untuk mendiskusikan terkait jihad.<\/p>\n<p>&#8220;KDW ini menjadi admin salah satu WA group yang tentunya WA group terdiri dari kelompok KDW ini yang senantiasa mendiskusikan jihad dan Daulah,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>JAD sendiri merupakan kelompok teroris yang berafiliasi langsung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Mereka terlibat dalam sejumlah aksi pengeboman di wilayah Indonesia. Misalnya terakhir ialah bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar pada 2021 ini.<\/p>\n<p>Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar menyatakan aparat penegak hukum telah menangkap ratusan pelaku terorisme sejak Januari hingga Mei 2021 dari berbagai jaringan.<\/p>\n<p>Boy merinci, 216 pelaku terorisme itu di antaranya sebanyak 71 orang merupakan anggota terkait jaringan Jamaah Al-Islamiyah.<\/p>\n<p>Kemudian, 144 lainnya merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah, serta satu orang lainnya merupakan deportan dari luar negeri.<\/p>\n<p><b>(mjo\/sfr)<\/b><\/p>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menjelaskan bahwa terduga teroris berinisial KDW (30) di Bogor, Jawa Barat berperan sebagai penyedia bahan baku untuk pembuatan bom. Diketahui, terduga teroris itu berasal dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). &#8220;Peran tersangka KDW ini yang mempersiapkan bahan-bahan kimia yang akan digunakan sebagai bahan baku pembuat bom,&#8221; kata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":58293,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"CNN","source_url":"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20210615230428-12-654824\/terduga-teroris-jad-bogor-berperan-pasok-bahan-baku-bom","via_name":"","via_url":"","override":[{"single_blog_custom":"","sidebar":"","second_sidebar":"","share_position":"","share_float_style":"","post_date_format":"","post_date_format_custom":"","post_reading_time_wpm":"","zoom_button_out_step":"1","zoom_button_in_step":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"","single_post_gallery_size":""}],"trending_post_position":"","trending_post_label":"","sponsored_post_label":"","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[3],"tags":[448,351,446,7],"class_list":["post-58292","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-gereja-katedral-makassar","tag-jamaah-ansharut-daulah-jad","tag-pengeboman-gereja","tag-terorisme"],"better_featured_image":{"id":58293,"alt_text":"","caption":"","description":"760cdf04db72aeea6d11f7d095ddf281","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/terduga-teroris-jad-bogor-berperan-pasok-bahan-baku-bom_60c96ff8d761c.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/terduga-teroris-jad-bogor-berperan-pasok-bahan-baku-bom_60c96ff8d761c.jpeg?fit=650%2C365&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/terduga-teroris-jad-bogor-berperan-pasok-bahan-baku-bom_60c96ff8d761c.jpeg"},"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/terduga-teroris-jad-bogor-berperan-pasok-bahan-baku-bom_60c96ff8d761c.jpeg?fit=650%2C365&ssl=1","comment_count":0,"views":"966","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58292","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58292"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58292\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58293"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58292"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58292"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58292"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}