{"id":58409,"date":"2021-06-21T09:35:35","date_gmt":"2021-06-21T02:35:35","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=58409"},"modified":"2021-06-21T09:36:05","modified_gmt":"2021-06-21T02:36:05","slug":"densus-tangkap-4-terduga-teroris-di-pangandaran-tasikmalaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/densus-tangkap-4-terduga-teroris-di-pangandaran-tasikmalaya\/","title":{"rendered":"Densus Tangkap 4 Terduga Teroris di Pangandaran &#038; Tasikmalaya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap empat terduga teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di wilayah Jawa Barat dalam tiga hari terakhir. Pertama, polisi mengamankan tiga terduga teroris di Pangandaran, Jawa Barat pada 16 Juni 2021. Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan tiga terduga teroris. &quot;Ada tiga tersangka yang pertama inisial T alias AU, kemudian\u00a0RAH alias BM, dan SU alias SUK,&quot; kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jumat (18\/6). Ramadhan mengatakan bahwa tiga terduga teroris itu tersebut telah melakukan idad atau latihan persiapan aksi teror pada September 2019 lalu dengan kelompok JAD. Mereka menjadi pemateri kajian dalam kegiatan idad tersebut. Sempat pula memimpin baiat para anshor daulah di wilayah Priangan Timur di rumah terduga teroris lain yang telah tertangkap. &quot;Kajian penahanan yang diberikan oleh para tersangka berdampak terhadap salah satu Anshor Daulah R yang ditangkap,&quot; ucap dia. Kemudian, Densus 88 juga menangkap satu terduga teroris lain dari jaringan JAD di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat pada Jumat (18\/6) hari ini. &quot;Yang ditangkap satu orang atas nama dR alias AQD. Penangkapan hari ini, jumat jam 13.30 WIB di desa Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Tasikmalaya, Jawa Barat,&quot; jelasnya. JAD sendiri merupakan kelompok teroris yang berafiliasi langsung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Mereka terlibat dalam sejumlah aksi pengeboman di wilayah Indonesia. Misalnya terakhir ialah bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar pada 2021 ini. (mjo\/bmw)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Detasemen Khusus (<strong>Densus<\/strong>) 88 Antiteror Polri menangkap empat terduga <strong>teroris<\/strong> Jamaah Ansharut Daulah (<strong>JAD<\/strong>) di wilayah Jawa Barat dalam tiga hari terakhir.<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Pertama, polisi mengamankan tiga terduga teroris di Pangandaran, Jawa Barat pada 16 Juni 2021. Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan tiga terduga teroris.<\/p>\n<p>&#8220;Ada tiga tersangka yang pertama inisial T alias AU, kemudian\u00a0RAH alias BM, dan SU alias SUK,&#8221; kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jumat (18\/6).<\/p>\n<p>Ramadhan mengatakan bahwa tiga terduga teroris itu tersebut telah melakukan idad atau latihan persiapan aksi teror pada September 2019 lalu dengan kelompok JAD.<\/p>\n<p>Mereka menjadi pemateri kajian dalam kegiatan idad tersebut. Sempat pula memimpin baiat para anshor daulah di wilayah Priangan Timur di rumah terduga teroris lain yang telah tertangkap.<\/p>\n<p>&#8220;Kajian penahanan yang diberikan oleh para tersangka berdampak terhadap salah satu Anshor Daulah R yang ditangkap,&#8221; ucap dia.<\/p>\n<p>Kemudian, Densus 88 juga menangkap satu terduga teroris lain dari jaringan JAD di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat pada Jumat (18\/6) hari ini.<\/p>\n<p>&#8220;Yang ditangkap satu orang atas nama dR alias AQD. Penangkapan hari ini, jumat jam 13.30 WIB di desa Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Tasikmalaya, Jawa Barat,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>JAD sendiri merupakan kelompok teroris yang berafiliasi langsung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Mereka terlibat dalam sejumlah aksi pengeboman di wilayah Indonesia. Misalnya terakhir ialah bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar pada 2021 ini.<br \/>\n<b>(mjo\/bmw)<\/b><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap empat terduga teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di wilayah Jawa Barat dalam tiga hari terakhir. Pertama, polisi mengamankan tiga terduga teroris di Pangandaran, Jawa Barat pada 16 Juni 2021. Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan tiga terduga teroris. &#8220;Ada tiga tersangka yang pertama inisial T alias AU, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":58410,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"CNN","source_url":"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/nasional\/20210618162815-12-656318\/densus-tangkap-4-terduga-teroris-di-pangandaran-tasikmalaya","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"3"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[3],"tags":[448,420,351,482],"class_list":["post-58409","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-gereja-katedral-makassar","tag-jad","tag-jamaah-ansharut-daulah-jad","tag-teorisme"],"better_featured_image":{"id":58410,"alt_text":"","caption":"","description":"1268f4b3cecd53ea36f49e2ef047c18f","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/densus-tangkap-4-terduga-teroris-di-pangandaran-tasikmalaya_60ceb637896f0.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/densus-tangkap-4-terduga-teroris-di-pangandaran-tasikmalaya_60ceb637896f0.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/densus-tangkap-4-terduga-teroris-di-pangandaran-tasikmalaya_60ceb637896f0.jpeg"},"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/densus-tangkap-4-terduga-teroris-di-pangandaran-tasikmalaya_60ceb637896f0.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"968","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58409","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58409"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58409\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58410"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58409"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58409"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58409"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}