{"id":58926,"date":"2021-08-04T10:29:00","date_gmt":"2021-08-04T03:29:00","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=58926"},"modified":"2021-08-02T00:35:06","modified_gmt":"2021-08-01T17:35:06","slug":"gerbang-ziarah-dan-wisata-di-betlehem-dibuka-lagi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/gerbang-ziarah-dan-wisata-di-betlehem-dibuka-lagi\/","title":{"rendered":"Gerbang Ziarah dan Wisata di Betlehem Dibuka Lagi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Setelah lebih dari satu tahun pembatasan perjalanan COVID-19, wisatawan perlahan-lahan kembali ke kota Betlehem, memberikan secercah harapan ke kota yang sangat bergantung pada pendapatan pariwisata. Bethlehem menyaksikan musim pariwisata yang memecahkan rekor pada tahun 2019 sebelum pandemi menutup lokasi wisata, memerintahkan orang-orang untuk mengunci diri dan melarang perjalanan internasional. Menurut Biro Pusat Statistik Palestina, kerugian sektor ini pada tahun 2020 diperkirakan sekitar US$1,02 miliar (sekitar Rp14,4 triliun), turun 68 persen dari tahun sebelumnya. &quot;Banyak orang sekarang ingat bagaimana mereka dulu mengeluh tentang jumlah bus wisata yang biasa masuk ke Betlehem, dan kami dulu berbicara tentang seberapa banyak wisatawan akan menghalangi pergerakan warga lokal, tapi sekarang kami berharap melihat bus wisata memasuki Betlehem lagi,&quot; kata Menteri Pariwisata dan Purbakala Palestina, Rula Ma&#039;ayah, seperti yang dikutip dari REUTERS. Strategi pemulihan yang dikembangkan oleh kementerian untuk memulai kembali pariwisata termasuk memvaksinasi semua pekerja di sektor ini dan memberikan pelatihan tentang cara menangani wisatawan selama pandemi. Sebuah rencana untuk mengizinkan 20 kelompok turis datang dalam sebulan untuk mengunjungi tempat-tempat suci dimulai pada bulan Juni dan berlanjut sepanjang Juli. &quot;Sejujurnya, selama hampir 18 bulan kami tidak kedatangan wisatawan, baru dua minggu yang lalu saya memiliki grup pertama dan hari ini saya memiliki grup kedua dari (Amerika Serikat), kata pemandu wisata Fouteh Mikael, sambil berdiri di luar Gereja Kelahiran. Hingga pertengahan Juni, sekitar 30 persen warga Palestina yang telah memenuhi syarat di Tepi Barat dan Gaza telah menerima setidaknya satu dosis vaksin, menurut pejabat Palestina. (REUTERS\/ard)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Setelah lebih dari satu tahun pembatasan perjalanan COVID-19, wisatawan perlahan-lahan kembali ke kota <strong>Betlehem<\/strong>, memberikan secercah harapan ke kota yang sangat bergantung pada pendapatan pariwisata.<\/p>\n<div id=\"detikdetailtext\" style=\"text-align: justify;\">\n<p>Bethlehem menyaksikan musim pariwisata yang memecahkan rekor pada tahun 2019 sebelum pandemi menutup lokasi wisata, memerintahkan orang-orang untuk mengunci diri dan melarang perjalanan internasional.<\/p>\n<p>Menurut Biro Pusat Statistik <strong>Palestina<\/strong>, kerugian sektor ini pada tahun 2020 diperkirakan sekitar US$1,02 miliar (sekitar Rp14,4 triliun), turun 68 persen dari tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>&#8220;Banyak orang sekarang ingat bagaimana mereka dulu mengeluh tentang jumlah bus wisata yang biasa masuk ke Betlehem, dan kami dulu berbicara tentang seberapa banyak wisatawan akan menghalangi pergerakan warga lokal, tapi sekarang kami berharap melihat bus wisata memasuki Betlehem lagi,&#8221; kata Menteri Pariwisata dan Purbakala Palestina, Rula Ma&#8217;ayah, seperti yang dikutip dari <em>REUTERS<\/em>.<\/p>\n<p>Strategi pemulihan yang dikembangkan oleh kementerian untuk memulai kembali pariwisata termasuk memvaksinasi semua pekerja di sektor ini dan memberikan pelatihan tentang cara menangani wisatawan selama pandemi.<\/p>\n<p>Sebuah rencana untuk mengizinkan 20 kelompok turis datang dalam sebulan untuk mengunjungi tempat-tempat suci dimulai pada bulan Juni dan berlanjut sepanjang Juli.<\/p>\n<p>&#8220;Sejujurnya, selama hampir 18 bulan kami tidak kedatangan wisatawan, baru dua minggu yang lalu saya memiliki grup pertama dan hari ini saya memiliki grup kedua dari (Amerika Serikat), kata pemandu wisata Fouteh Mikael, sambil berdiri di luar Gereja Kelahiran.<\/p>\n<p>Hingga pertengahan Juni, sekitar 30 persen warga Palestina yang telah memenuhi syarat di Tepi Barat dan Gaza telah menerima setidaknya satu dosis vaksin, menurut pejabat Palestina.<br \/>\n<b>(REUTERS\/ard)<\/b><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Setelah lebih dari satu tahun pembatasan perjalanan COVID-19, wisatawan perlahan-lahan kembali ke kota Betlehem, memberikan secercah harapan ke kota yang sangat bergantung pada pendapatan pariwisata. Bethlehem menyaksikan musim pariwisata yang memecahkan rekor pada tahun 2019 sebelum pandemi menutup lokasi wisata, memerintahkan orang-orang untuk mengunci diri dan melarang perjalanan internasional. Menurut Biro Pusat Statistik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":58927,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":""},"jnews_primary_category":{"id":"22"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[22],"tags":[],"class_list":["post-58926","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional"],"better_featured_image":{"id":58927,"alt_text":"","caption":"","description":"e4d8544480d9aab3bb10a224f909848b","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/gerbang-ziarah-dan-wisata-di-betlehem-dibuka-lagi_6100cf3738170.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/gerbang-ziarah-dan-wisata-di-betlehem-dibuka-lagi_6100cf3738170.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/gerbang-ziarah-dan-wisata-di-betlehem-dibuka-lagi_6100cf3738170.jpeg"},"categories_detail":[{"id":22,"name":"Internasional","description":"","slug":"internasional","count":158,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/gerbang-ziarah-dan-wisata-di-betlehem-dibuka-lagi_6100cf3738170.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1016","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58926","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58926"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58926\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58927"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58926"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58926"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58926"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}