{"id":60531,"date":"2022-05-08T14:14:04","date_gmt":"2022-05-08T07:14:04","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=60531"},"modified":"2022-05-08T14:14:12","modified_gmt":"2022-05-08T07:14:12","slug":"cerita-singkat-tentang-musa-dalam-alkitab","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/cerita-singkat-tentang-musa-dalam-alkitab\/","title":{"rendered":"Cerita Singkat Tentang Musa Dalam Alkitab"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Cerita Singkat Tentang Musa Dalam Alkitab<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Cerita Singkat Tentang Musa Dalam Alkitab Diakonia.id - Musa merupakan salah satu tokoh penting yang ada dalam Alkitab. Kisahnya yang melegenda membuat kita sebagai umat Kristen dapat mempelajari dan bahkan merenungi kisah-kisahnya. Sikapnya yang selalu taat pada Tuhan Yesus Kristus membuat Musa layak menjadi slaah satu tokoh yang diteladani. Hal ini terlihat pada surat Ibrani 11:26 yang isinya sebagai berikut : \u201cDia menganggap penghinaan karena Yesus Kristus sebagaisebuah kekayaan yang jauh lebih besar dibandingkan semua harta yang dimilikioleh Mesir. Hal itu dikarenakan pandangannya selalu diarahkan hanya pada upahsaja.\u201d. Musa pun rela terus menderita selaam hidupnya hanya untuk dapat taat pada Tuhan Yesus Kristus. Ada beberapa cerita singkat mengenai Musa semasa hidupnya berdasarkan Alkitab. Untuk mengetahuinya lebih dalam, berikut ulasannya. 1. Kisah Musa dalam penyertaan Tuhan Bangsa Israel pada zaman Musa mendapatkan perlakukan sebagai perbudakan yang cukup berat oleh negeri Mesir. Saat itu, penggenapan Tuhan telah disampaikan pada Abaraham yang merupakan seorang nenek moyang bangsa Israel. Hal itu bisa dilihat pada surat Kejadian 15. Di dalam Alkitab telah disebutkan bahwa bangsa Israel adalah sebuah bangsa yang dijanjikan tuhan bersama Abraham. Pada saat itu diserahkan pada anaknya yang bernama Ishak. Para penduduk Israel menyerukan pada Tuhan israel yang bernama Yahweh sehingga Tuhan pun mengabulkan doa mereka dengan dikirimnya orang bernama Musa. Beliau telah diramalkan menjadi pemimpin Bangsa Israel agar dapat terbebas dari perbudakan Mesir. Firman Tuhan dalam suratUlangan 34:10-12 berbunyi: \u201cSeperti halnya Musa yang dikenal Tuhan dengan saling berhadapan. Tidak ada lagi seorang nabi yang telah bangkit di antara orang Israel. Baik itu dalam segala tanda dan juga mujizat yang dilakukannya merupakan perintah dari Tuhan pada tanah Mesir. Khususnya pada Firaun dan juga semua orang pegawainya. \u201c. 2.Musa dalam menubuatkannya bersama Tuhan Yesus Kristus Kehidupan serta pelayananyang diberikan Musa terhadap Tuhan merupakan sebuah nubutan tentang keberadaan Tuhan Yesus Kristus. Beberapa Firman Tuhan yang sering ditulis dalam Roh Kudus terdapat isinya tentang Tuhan Yesus Kristus. Isi surat tersebut antara lain dari Kitab Kejadian hingga Kitab Ulangan. Di dalam pemimpinan Musa selama empat puluh tahun, Musa senantiasa memberikan ajaran Firman Tuhan terhadap bangsa Israel. Melalui mereka, Tuhan Yahweh mengutus putra-Nya yang masih tunggal. Tuhan Yesus Kristus yang turun ke dunia serta menjadi manusia sehingga mati disalib menjadi korban keselamatan yang kudus serta kekal. Sebuah Firman Tuhan pun berkata dalam Ulangan 18:15 yang berbunyi: \u201cTelah ada seorang nabi yang keberadaannya ada ditengah-tengah kamu, saudaramu, bahkan sama seperti kamu. Dia akan dibangkitkan bagimu oleh Yahweh yang merupakan Tuhanmu. Dia harus kamu dengarkan. \u201c. Musa juga menubuatkan Tuhan Yesus Kristus yang merupakan seseorang yang dari tengah-tengah bangsa israel. Dia datang dari antara dua belas suku israel yakni suku Yehuda yang tidak jauh dengan Musa. Dia juga merupakan seorang anak kandung ketiga dari pasangan Amram dan Yokhebed. 3.Musa yang melayani Tuhan Yesus Kristus Di Dalam firman Tuhan Bilangan 12:6-8 dijelaskan sebagai berikut: \u201cWahai dengarlah firman-Ku ini bahwa di antara kamu ada seorang nabi. Aku, Tuhan yang menyatakan diri-Ku kepadanya di dalam penglihatan Hamba-hamba-Ku seorang. Musa yang seorang paling setia di dalam segenap rumah-Ku. Telah berhadapan dengan Aku yang telah berbicara padanya. \u201c Pelayanan yang telah diberikan Musa merupakan salah satu penyampaian Firman Tuhan yang menubuatkan Tuhan Yesus Kristus akan datang ke dunia ini serta mati tersalib sehingga menjadi korban keselamatan yang kudus serta kekal. Musa juga menyanyikan sebuah lagu pujian dan juga persembahan pada Tuhan Yesus Kristus selama-lamanya. Demikianlah beberapa cerita singkat tentang Musa dalam Alkitab. Dari ulasan di atas, kita bisa melihat bahwa karakter Musa merupakan salah satu tokoh-tokoh Alkitab yang patut untuk diteladani seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Ditambah kisahnya yang berhasil selamat dari kekejaman Firaun merupakan kisah yang tidak akan lekang oleh waktu. Bisa dikatakan Musa merupakan contoh karakter Kristen sejati. Semoga artikel ini bisa memberikan banyak manfaat. (tuhanyesus.org)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Musa merupakan salah satu tokoh penting yang ada dalam Alkitab. Kisahnya yang melegenda membuat kita sebagai umat Kristen dapat mempelajari dan bahkan merenungi kisah-kisahnya. Sikapnya yang selalu taat pada Tuhan Yesus Kristus membuat Musa layak menjadi slaah satu tokoh yang diteladani. Hal ini terlihat pada surat Ibrani 11:26 yang isinya sebagai berikut :<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p><em>\u201cDia menganggap penghinaan karena Yesus Kristus sebagaisebuah kekayaan yang jauh lebih besar dibandingkan semua harta yang dimilikioleh Mesir. Hal itu dikarenakan pandangannya selalu diarahkan hanya pada upahsaja.\u201d.<\/em><\/p>\n<p>Musa pun rela terus menderita selaam hidupnya hanya untuk dapat taat pada Tuhan Yesus Kristus. Ada beberapa cerita singkat mengenai Musa semasa hidupnya berdasarkan Alkitab. Untuk mengetahuinya lebih dalam, berikut ulasannya.<\/p>\n<p>1. <strong>Kisah Musa dalam penyertaan Tuhan<\/strong><\/p>\n<p>Bangsa Israel pada zaman Musa mendapatkan perlakukan sebagai perbudakan yang cukup berat oleh negeri Mesir. Saat itu, penggenapan Tuhan telah disampaikan pada Abaraham yang merupakan seorang nenek moyang bangsa Israel. Hal itu bisa dilihat pada surat Kejadian 15.<\/p>\n<p>Di dalam Alkitab telah disebutkan bahwa bangsa Israel adalah sebuah bangsa yang dijanjikan tuhan bersama Abraham. Pada saat itu diserahkan pada anaknya yang bernama Ishak. Para penduduk Israel menyerukan pada Tuhan israel yang bernama Yahweh sehingga Tuhan pun mengabulkan doa mereka dengan dikirimnya orang bernama Musa. Beliau telah diramalkan menjadi pemimpin Bangsa Israel agar dapat terbebas dari perbudakan Mesir.<\/p>\n<p>Firman Tuhan dalam suratUlangan 34:10-12 berbunyi:<\/p>\n<p><em>\u201cSeperti halnya Musa yang dikenal Tuhan dengan saling berhadapan. Tidak ada lagi seorang nabi yang telah bangkit di antara orang Israel. Baik itu dalam segala tanda dan juga mujizat yang dilakukannya merupakan perintah dari Tuhan pada tanah Mesir. Khususnya pada Firaun dan juga semua orang pegawainya. \u201c.<\/em><\/p>\n<p>2.<strong>Musa dalam menubuatkannya bersama Tuhan Yesus Kristus<\/strong><\/p>\n<p>Kehidupan serta pelayananyang diberikan Musa terhadap Tuhan merupakan sebuah nubutan tentang keberadaan Tuhan Yesus Kristus. Beberapa Firman Tuhan yang sering ditulis dalam Roh Kudus terdapat isinya tentang Tuhan Yesus Kristus. Isi surat tersebut antara lain dari Kitab Kejadian hingga Kitab Ulangan.<\/p>\n<p>Di dalam pemimpinan Musa selama empat puluh tahun, Musa senantiasa memberikan ajaran Firman Tuhan terhadap bangsa Israel. Melalui mereka, Tuhan Yahweh mengutus putra-Nya yang masih tunggal. Tuhan Yesus Kristus yang turun ke dunia serta menjadi manusia sehingga mati disalib menjadi korban keselamatan yang kudus serta kekal. Sebuah Firman Tuhan pun berkata dalam Ulangan 18:15 yang berbunyi:<\/p>\n<p><em>\u201cTelah ada seorang nabi yang keberadaannya ada ditengah-tengah kamu, saudaramu, bahkan sama seperti kamu. Dia akan dibangkitkan bagimu oleh Yahweh yang merupakan Tuhanmu. Dia harus kamu dengarkan. \u201c.<\/em><\/p>\n<p>Musa juga menubuatkan Tuhan Yesus Kristus yang merupakan seseorang yang dari tengah-tengah bangsa israel. Dia datang dari antara dua belas suku israel yakni suku Yehuda yang tidak jauh dengan Musa. Dia juga merupakan seorang anak kandung ketiga dari pasangan Amram dan Yokhebed.<\/p>\n<p>3.<strong>Musa yang melayani Tuhan Yesus Kristus<\/strong><\/p>\n<p>Di Dalam firman Tuhan Bilangan 12:6-8 dijelaskan sebagai berikut:<\/p>\n<p><em>\u201cWahai dengarlah firman-Ku ini bahwa di antara kamu ada seorang nabi. Aku, Tuhan yang menyatakan diri-Ku kepadanya di dalam penglihatan Hamba-hamba-Ku seorang. Musa yang seorang paling setia di dalam segenap rumah-Ku. Telah berhadapan dengan Aku yang telah berbicara padanya. \u201c<\/em><\/p>\n<p>Pelayanan yang telah diberikan Musa merupakan salah satu penyampaian Firman Tuhan yang menubuatkan Tuhan Yesus Kristus akan datang ke dunia ini serta mati tersalib sehingga menjadi korban keselamatan yang kudus serta kekal. Musa juga menyanyikan sebuah lagu pujian dan juga persembahan pada Tuhan Yesus Kristus selama-lamanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Demikianlah beberapa cerita singkat tentang Musa dalam Alkitab. Dari ulasan di atas, kita bisa melihat bahwa karakter Musa merupakan salah satu tokoh-tokoh Alkitab yang patut untuk diteladani seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Ditambah kisahnya yang berhasil selamat dari kekejaman Firaun merupakan kisah yang tidak akan lekang oleh waktu. Bisa dikatakan Musa merupakan contoh karakter Kristen sejati. Semoga artikel ini bisa memberikan banyak manfaat. (tuhanyesus.org)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cerita Singkat Tentang Musa Dalam Alkitab Diakonia.id &#8211; Musa merupakan salah satu tokoh penting yang ada dalam Alkitab. Kisahnya yang melegenda membuat kita sebagai umat Kristen dapat mempelajari dan bahkan merenungi kisah-kisahnya. Sikapnya yang selalu taat pada Tuhan Yesus Kristus membuat Musa layak menjadi slaah satu tokoh yang diteladani. Hal ini terlihat pada surat Ibrani [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":61131,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"floatbottom","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"1"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[495,494],"class_list":["post-60531","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-belajar-alkitab","tag-moses","tag-musa"],"better_featured_image":{"id":61131,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Musa-Moses.webp","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Musa-Moses.webp?fit=768%2C512&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Musa-Moses.webp"},"categories_detail":[{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/Musa-Moses.webp?fit=768%2C512&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"10145","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60531","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60531"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60531\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61131"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60531"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60531"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60531"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}