{"id":61434,"date":"2022-05-13T16:10:37","date_gmt":"2022-05-13T09:10:37","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=61434"},"modified":"2022-05-13T16:10:37","modified_gmt":"2022-05-13T09:10:37","slug":"paus-membuka-kemungkinan-yudas-bisa-jadi-ada-di-surga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/paus-membuka-kemungkinan-yudas-bisa-jadi-ada-di-surga\/","title":{"rendered":"Paus Membuka Kemungkinan Yudas Bisa Jadi Ada di Surga"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Paus Membuka Kemungkinan Yudas Bisa Jadi Ada di Surga<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Paus Membuka Kemungkinan Yudas Bisa Jadi Ada di Surga Diakonia.id - Berbicara dalam sebuah misa kepausan pada tanggal 8 April, Paus Fransiskus mengatakan, \u201cSesuatu yang menarik perhatian saya adalah bahwa Yesus tidak pernah menyebut dia \u2018pengkhianat\u2019: [Yesus] berkata bahwa Dia akan dikhianati, tetapi Dia tidak pernah berkata kepada [Yudas], \u2018pengkhianat.\u2019 Dia tidak pernah berkata, \u2018Enyahlah, pengkhianat.\u2019 Tidak pernah. Bahkan, Dia menyebutnya \u2018teman,\u2019 dan dia menciumNya. \u2026 Bagaimanakah nasib akhir Yudas? Saya tidak tahu. Yesus memberikan ancaman yang kuat di sini; dia mengancam dengan kuat: \u2018celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan.\u2019 Tetapi apakah ini berarti bahwa Yudas ada dalam neraka? Saya tidak tahu.\u201d Paus juga mengatakan bahwa ada \u2018sedikit Yudas dalam diri masing-masing kita\u201d (\u201cSatan pays badly, warns pope,\u201d Aleteia, 8 Apr. 2020). Paus menganggap enteng kata-kata Yesus bahwa adalah lebih baik bagi Yudas jika ia tidak pernah dilahirkan (Mat. 26:24). Ketika para Rasul memilih pengganti bagi Yudas, setelah kenaikan Kristus, mereka berdoa, \u201cYa Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini, untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya\u201d (Kis. 1:24-25). Apakah \u2018tempat yang wajar bagi\u2019 Yudas itu? Yesus menjawabnya dalam doaNya sebagai imam besar, ketika Ia berkata kepada sang Bapa, \u201cSelama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci\u201d (Yoh. 17:12). \u201cBinasa\u201d berasal dari kata Yunani apoleia, yang juga diterjemahkan \u201ckebinasaan\u201d (Mat. 7:13 dan 2 Pet. 2:3). Kata ini dipakai untuk penghakiman kekal dalam Rom. 9:22; Fil. 3:19; Ibr. 10:39; 2 Pet. 2:1, 3; 3:7, 16; dan Wah. 17:8, 11. Antikristus juga disebut \u2018harus binasa\u201d (2 Tes. 2:3). (wayoflife.org)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Berbicara dalam sebuah misa kepausan pada tanggal 8 April, Paus Fransiskus mengatakan, \u201cSesuatu yang menarik perhatian saya adalah bahwa Yesus tidak pernah menyebut dia \u2018pengkhianat\u2019: [Yesus] berkata bahwa Dia akan dikhianati, tetapi Dia tidak pernah berkata kepada [Yudas], \u2018pengkhianat.\u2019 Dia tidak pernah berkata, \u2018Enyahlah, pengkhianat.\u2019 Tidak pernah. Bahkan, Dia menyebutnya \u2018teman,\u2019 dan dia menciumNya. \u2026 Bagaimanakah nasib akhir Yudas? Saya tidak tahu. Yesus memberikan ancaman yang kuat di sini; dia mengancam dengan kuat: \u2018celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan.\u2019 Tetapi apakah ini berarti bahwa Yudas ada dalam neraka? Saya tidak tahu.\u201d Paus juga mengatakan bahwa ada \u2018sedikit Yudas dalam diri masing-masing kita\u201d (\u201cSatan pays badly, warns pope,\u201d <em>Aleteia<\/em>, 8 Apr. 2020).<\/p>\n<div id=\"post-3457\">\n<div class=\"entry-content\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Paus menganggap enteng kata-kata Yesus bahwa adalah lebih baik bagi Yudas jika ia tidak pernah dilahirkan (Mat. 26:24). Ketika para Rasul memilih pengganti bagi Yudas, setelah kenaikan Kristus, mereka berdoa, \u201cYa Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini, untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya\u201d (Kis. 1:24-25). Apakah \u2018tempat yang wajar bagi\u2019 Yudas itu? Yesus menjawabnya dalam doaNya sebagai imam besar, ketika Ia berkata kepada sang Bapa, \u201cSelama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci\u201d (Yoh. 17:12). \u201cBinasa\u201d berasal dari kata Yunani <i>apoleia<\/i>, yang juga diterjemahkan \u201ckebinasaan\u201d (Mat. 7:13 dan 2 Pet. 2:3). Kata ini dipakai untuk penghakiman kekal dalam Rom. 9:22; Fil. 3:19; Ibr. 10:39; 2 Pet. 2:1, 3; 3:7, 16; dan Wah. 17:8, 11. Antikristus juga disebut \u2018harus binasa\u201d (2 Tes. 2:3). (<strong>wayoflife<\/strong><strong>.org<\/strong><strong><span lang=\"en-US\">)<\/span><\/strong><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Paus Membuka Kemungkinan Yudas Bisa Jadi Ada di Surga Diakonia.id &#8211; Berbicara dalam sebuah misa kepausan pada tanggal 8 April, Paus Fransiskus mengatakan, \u201cSesuatu yang menarik perhatian saya adalah bahwa Yesus tidak pernah menyebut dia \u2018pengkhianat\u2019: [Yesus] berkata bahwa Dia akan dikhianati, tetapi Dia tidak pernah berkata kepada [Yudas], \u2018pengkhianat.\u2019 Dia tidak pernah berkata, \u2018Enyahlah, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":45651,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"floatbottom","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"134"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[134,1],"tags":[],"class_list":["post-61434","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apologetika","category-belajar-alkitab"],"better_featured_image":{"id":45651,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/yudas-iskariot.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/yudas-iskariot.jpg?fit=374%2C300&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/yudas-iskariot.jpg"},"categories_detail":[{"id":134,"name":"Apologetika","description":"","slug":"apologetika","count":299,"parent":0},{"id":1,"name":"Belajar Alkitab","description":"","slug":"belajar-alkitab","count":437,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/yudas-iskariot.jpg?fit=374%2C300&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1557","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61434","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61434"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61434\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45651"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61434"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61434"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61434"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}